Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kembali Sakit, Ustadz Ba’asyir Sulit Dapatkan Izin Berobat

Kembali Sakit, Ustadz Ba’asyir Sulit Dapatkan Izin Berobat

Jumat, 6 Oktober 2017 - 15:49 WIB

IMG-27051

Ustadz Abu Bakar Baâasyir di Lapas Gunung Sindur, Bogor. Foto: Istimewa

Bogor, kini.co.id – Pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang tengah menjalani masa pidana atas kasus terorisme dikabarkan kembali sakit.

Kondisi ulamah sepuh ini mengalami pembengkakan di kedua kakinya, sama seperti sakit sebelumnya namun kali ini besar.

Hal itu disampaikan pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM), Farid Ghozali.

“Ustadz semestinya sudah harus kontrol kembali ke rumah sakit. Memang permintaan dari dokter waktu beliau general check up beliau harus satu bulan kembalu check up-nya setelah beliau pulang dari rumah sakit,” kata Farid dilansir dari Jurnalis Islam, Jum’at (6/10).

Farid menjelaskan, Ustadz Abu terakhir diperiksa dokter pada Agustus lalu, dan seharusnya mendapat perawatan kembali pada 10 September. Namun sampai saat ini belum mendapat perawatan apapun.

“Jatuhnya itu pada tanggal 10 September kemarin. Ini sudah masuk Oktober sementara izin sudah kita kirim ke berbagai instansi termasuk ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Bahkan tim medis Ustadz dari Mer – C sudah menyurati Presiden untuk minta izin. Namun sampai hari ini belum ada jawaban kapan beliau diizinkan untuk kontrol,” ungkapnya.

Kesulitan perizinan yang disebutkan Farid bukan hanya dirasakan dari pihak pengacara saja, sipir dan perawat di Lapas Gunung Sindur juga menanyakan kapan Ustadz Abu bisa dilakukan kontrol medis ke Rumah Sakit yang lebih memadai.

“Entah pihak mana yang mempersulit, tapi ini memang untuk mendapat surat izin berobat sangat sulit,” ujarnya.

Mantan Amir Jamaah Ansyarut Tauhid (JAT) itu kini telah berusia 81 tahun hingga kini masih berstatus tahanan extraordinary di LP Gunung Sindur Bogor.

Ia divonis 15 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak 2011 lalu.

Dalam dakwaan dituduhkan kepadanya antara lain permufakatan jahat, merencanakan, menggerakkan, hingga memberikan atau meminjamkan dana untuk kegiatan pelatihan di Aceh Besar.

Akibat kegiatan dakwahnya itu beberapa kali Ustadz Abu terpaksa berurusan dengan penegak hukum.

Pada 2004 dia diganjar hukuman dua tahun enam bulan penjara oleh PN Jaksel karena dituding terlibat dalam peristiwa bom Bali dan bom Hotel JW Marriott.

Namun Mahkamah Agung membebaskannya pada Juni 2006. Setelah bebas dia kemudian mendirikan Jamaah Asharut Tauhid pada tahun 2008 dan keluar sebagai Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...