Selasa, 12 Desember 2017 | 19.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kembali Sakit, Ustadz Ba’asyir Sulit Dapatkan Izin Berobat

Kembali Sakit, Ustadz Ba’asyir Sulit Dapatkan Izin Berobat

Jumat, 6 Oktober 2017 - 15:49 WIB

IMG-27051

Ustadz Abu Bakar Baâasyir di Lapas Gunung Sindur, Bogor. Foto: Istimewa

Bogor, kini.co.id – Pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang tengah menjalani masa pidana atas kasus terorisme dikabarkan kembali sakit.

Kondisi ulamah sepuh ini mengalami pembengkakan di kedua kakinya, sama seperti sakit sebelumnya namun kali ini besar.

Hal itu disampaikan pengacara dari Tim Pembela Muslim (TPM), Farid Ghozali.

“Ustadz semestinya sudah harus kontrol kembali ke rumah sakit. Memang permintaan dari dokter waktu beliau general check up beliau harus satu bulan kembalu check up-nya setelah beliau pulang dari rumah sakit,” kata Farid dilansir dari Jurnalis Islam, Jum’at (6/10).

Farid menjelaskan, Ustadz Abu terakhir diperiksa dokter pada Agustus lalu, dan seharusnya mendapat perawatan kembali pada 10 September. Namun sampai saat ini belum mendapat perawatan apapun.

“Jatuhnya itu pada tanggal 10 September kemarin. Ini sudah masuk Oktober sementara izin sudah kita kirim ke berbagai instansi termasuk ke Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Bahkan tim medis Ustadz dari Mer – C sudah menyurati Presiden untuk minta izin. Namun sampai hari ini belum ada jawaban kapan beliau diizinkan untuk kontrol,” ungkapnya.

Kesulitan perizinan yang disebutkan Farid bukan hanya dirasakan dari pihak pengacara saja, sipir dan perawat di Lapas Gunung Sindur juga menanyakan kapan Ustadz Abu bisa dilakukan kontrol medis ke Rumah Sakit yang lebih memadai.

“Entah pihak mana yang mempersulit, tapi ini memang untuk mendapat surat izin berobat sangat sulit,” ujarnya.

Mantan Amir Jamaah Ansyarut Tauhid (JAT) itu kini telah berusia 81 tahun hingga kini masih berstatus tahanan extraordinary di LP Gunung Sindur Bogor.

Ia divonis 15 tahun penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sejak 2011 lalu.

Dalam dakwaan dituduhkan kepadanya antara lain permufakatan jahat, merencanakan, menggerakkan, hingga memberikan atau meminjamkan dana untuk kegiatan pelatihan di Aceh Besar.

Akibat kegiatan dakwahnya itu beberapa kali Ustadz Abu terpaksa berurusan dengan penegak hukum.

Pada 2004 dia diganjar hukuman dua tahun enam bulan penjara oleh PN Jaksel karena dituding terlibat dalam peristiwa bom Bali dan bom Hotel JW Marriott.

Namun Mahkamah Agung membebaskannya pada Juni 2006. Setelah bebas dia kemudian mendirikan Jamaah Asharut Tauhid pada tahun 2008 dan keluar sebagai Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...