Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Jasa Marga tolak usulan top up e-money di tol

Jasa Marga tolak usulan top up e-money di tol

Reporter : Zainal Bakri | Sabtu, 7 Oktober 2017 - 12:40 WIB

IMG-27084

Jalan tol Cipali arah Cirebon- Majalengka. KiniNews/Dok.

Jakarta, kini.co.id – Usulan adanya tempat khusus untuk isi ulang uang elektronik di gerbang tol di tolak PT Jasa Marga. Penolakan tersebut cukup beralasan, pasalnya dengan isi ulang di gerbang tol, dikhawatirkan akan menciptakan masalah baru.

“Kami tidak ingin ada top up (di gerbang tol) karena malah akan menciptakan antrean baru,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Jumat (6/10) kemarin.

Desi menegaskan pihaknya, menginginkan para pengguna jalan tol melalukan top updi luar jalan tol sehingga tidak menganggu pengguna jalan lainnya. Caranya tentu dengan memanfaatkan cara yang sudah ada selama ini.

Misalnya melalui mobile banking dan via anjungan tunai mandiri (ATM). Selain itu juga bisa memanfatkan tempat pengisian uang elektronik di gerai-gerai modern yang tersedia.

“Kalau boleh keinginannya seperti itu. Tetapi mungkin untuk jangka pendek top up dekat gerbang tol tetapi bukan di lokasi gerbang tolnya langsung,” tutur Desi.

Pernyataan Jasa Marga didukung oleh Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution. Menurutnya, top up di gerbang tol pasti akan menyulitkan pengguna jalan tol yang lain.

“Jadi mungkin harus disedikan ada orang mungkin berdiri di situ (dekat gerbang tol) tapi bukan top up di pintu tolnya,” kata Darmin.

Sebelumnya, pemerintah akan meniadakan pembayaran tunai diseluruh gerbang tol pada akhir Oktober 2017. Transaksi di jalan tol akan diganti dengan mengunakan kartu elektronik. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...
Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:48 WIB

Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR

Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tipikor era Jenderal Tito menuai polemik. Satu sisi, beda sikap ditunjukkan pemerintah. Sisi lain, DPR mengatakan ...
Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:18 WIB

Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto menegaskan, pihaknya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat
Hukum - Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat

Hasil awas pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal, Novel Baswedan dan Aris Budiman terindikasi terlibat pelanggaran berat.Novel diduga melakukan pelanggaran berat dengan ...
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:48 WIB

Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!

Kabar gembira untuk Anda para pemburu pekerjaan, sebab saat ini salahsatu BUMN terbesar di Indonesia sedang membuka lowongan pekerjaan.PT Pertamina ...