Selasa, 12 Desember 2017 | 19.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Pendidikan>Kaum liberal jadi hambatan kikis LGBT ditanah air

Kaum liberal jadi hambatan kikis LGBT ditanah air

Reporter : Yudi Andriansyah | Senin, 9 Oktober 2017 - 10:30 WIB

Jakarta, kini.co.id – Penyadaran terhadap masyarakat yang disertai pendidikan penguatan menjunjung norma Pancasila dinilai lebih tepat untuk mengikis pelaku Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

Disamping memberikan efek jera bagi pelakunya yakni tentu penegakan hukum.

Demikian hal itu disampaikan Ketua Gerakan Indonesia Beradab (GIB), Bagus Riyono menyikapi pelaku Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT).

“Saya kira hukum salah satu cara. Cara yang lain dengan penyadaran masyarakat dan pendidikan, dan penguatan komunitas masyarakat yang menjujung norma Pancasila,” katanya kepada Jurnalis Islam, Ahad (8/10) kemarin.

Akan tetapi, upaya hukum untuk menghambat wabah LGBT rupanya tak bisa dilakukan begitu saja.

Justru tantangan datang dari liberasasi yang marak melanda Indonesia saat ini. Di mana, orang-orang liberal terus menyuarakan kebebasan.

Namun anehnya, mereka juga mengaku pancasilais.

“Padahalkan jelas, kita ada Ketuhanan Yang Maha Esa, ada Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Harusnya juga menuju ke kemuliaan. Mereka kan bicaranya kebebasan saja,” ungkapnya.

Menurutnya kaum liberal selalu mengkaitkan ‘kebebasan’ yang mereka maksud dengan hak asasi manusia.

Sementara tujuan untuk mencapai kebebasan itu kerap kali justru tidak mencapai moralitas sebagai manusia.

“Hak asasi itu intinya bukan pada kebebasan. Tapi lebih pada kemuliaan manusia. Jadi kemuliaan manusia itu punya konsekuensi dan jangan mengikuti hawa nafsu saja,” tukasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...