Selasa, 12 Desember 2017 | 19.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Tiga PR yang Harus Dilanjutkan Pasangan Anies-Sandi

Tiga PR yang Harus Dilanjutkan Pasangan Anies-Sandi

Reporter : Rakisa | Senin, 9 Oktober 2017 - 14:43 WIB

IMG-27125

Anies-Sandi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ada tiga pekerjaan rumah (PR) di Ibukota Jakarta yang harus diselesaikan oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Tiga pekerjaan rumah tersebut menurut Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat merupakan hal pokok sudah seharusnya dilanjutkan.

“Ya harus ya terus terang saja ada tiga persoalan pokok,” kata Djarot kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (9/10) siang.

Pertama, kata Djarot persoalan kemacetan lalu lintas di Jakarta. Mantan Wali Kota Blitar ini menegaskan bahwa, Pemprov DKI telah berusaha semaksimal mungkin untuk menata dan meletakkan dasar-dasar sistem transportasi publik berbasis rel maupun berbasis bus rapid transit (BRT).

“Transportasi publik yang berbasis rel belum selesai. Kemudian sudah berusaha mengintegrasikan sistem transportasi itu. Sehingga kami harapkan, lima tahun ke depan, kemacetan Jakarta sudah terurai. Apalagi nanti akan kami pasang ERP,” paparnya.

Kedua, masalah permukiman saat ini masih banyak warga Jakarta yang tinggal di bantaran sungai atau kali.

Namun, Pemprov DKI belum bisa merelokasi semuanya, karena ketersediaan hunian di rumah susun (rusun) belum cukup.

“Kami sudah berusaha membangun rusun. Karena konsep kami untuk pemukiman di Jakarta dilakukan secara vertikal. Kami akan merelokasi mereka yang menempati tempat yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” jelas Djarot.

Yang ketiga, persoalan persampahan yang mana DKI Jakarta selalu bergantung pada tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang untuk membuang sampah yang mencapai sekitar 7.000 ton per hari.

“Maka dari itu kami kebut betul dengan membangun ITF (intermediate treatment facility). Baik yang dikerjakan BUMD, Jakpro dalam hal ini maupun yang dikerjasamakan dengan sistem kerja sama pemerintah dan badan usaha. Ini kan mau kami dorong ke sana. Itu tiga PR yang menjadi pekerjaan rumah kami,” tegasnya.

Djarot juga menitipkan pesan selain ketiga PR itu kepada Anies dan Sandi agar terus melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) dan pemanfaatan trotoar sebagai jalur pedestrian.

Menurutnya untuk menata Jakarta, mengubah Jakarta, lima tahun saja tidak cukup. Miminal 10 tahun. Dan tentunya harus tetap berlanjut untuk 15-20 tahun.

“Karena pembangunan Jakarta ini tidak bisa sepotong-potong. Termasuk mengintegrasikan pembangunan Jakarta dengan kawasan penyangga atau Jabodetabek,” tandasnya

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...