Kamis, 22 Februari 2018 | 15.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Tiga PR yang Harus Dilanjutkan Pasangan Anies-Sandi

Tiga PR yang Harus Dilanjutkan Pasangan Anies-Sandi

Reporter : Rakisa | Senin, 9 Oktober 2017 - 14:43 WIB

IMG-27125

Anies-Sandi. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ada tiga pekerjaan rumah (PR) di Ibukota Jakarta yang harus diselesaikan oleh pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Tiga pekerjaan rumah tersebut menurut Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saeful Hidayat merupakan hal pokok sudah seharusnya dilanjutkan.

“Ya harus ya terus terang saja ada tiga persoalan pokok,” kata Djarot kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (9/10) siang.

Pertama, kata Djarot persoalan kemacetan lalu lintas di Jakarta. Mantan Wali Kota Blitar ini menegaskan bahwa, Pemprov DKI telah berusaha semaksimal mungkin untuk menata dan meletakkan dasar-dasar sistem transportasi publik berbasis rel maupun berbasis bus rapid transit (BRT).

“Transportasi publik yang berbasis rel belum selesai. Kemudian sudah berusaha mengintegrasikan sistem transportasi itu. Sehingga kami harapkan, lima tahun ke depan, kemacetan Jakarta sudah terurai. Apalagi nanti akan kami pasang ERP,” paparnya.

Kedua, masalah permukiman saat ini masih banyak warga Jakarta yang tinggal di bantaran sungai atau kali.

Namun, Pemprov DKI belum bisa merelokasi semuanya, karena ketersediaan hunian di rumah susun (rusun) belum cukup.

“Kami sudah berusaha membangun rusun. Karena konsep kami untuk pemukiman di Jakarta dilakukan secara vertikal. Kami akan merelokasi mereka yang menempati tempat yang tidak sesuai dengan peruntukannya,” jelas Djarot.

Yang ketiga, persoalan persampahan yang mana DKI Jakarta selalu bergantung pada tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang untuk membuang sampah yang mencapai sekitar 7.000 ton per hari.

“Maka dari itu kami kebut betul dengan membangun ITF (intermediate treatment facility). Baik yang dikerjakan BUMD, Jakpro dalam hal ini maupun yang dikerjasamakan dengan sistem kerja sama pemerintah dan badan usaha. Ini kan mau kami dorong ke sana. Itu tiga PR yang menjadi pekerjaan rumah kami,” tegasnya.

Djarot juga menitipkan pesan selain ketiga PR itu kepada Anies dan Sandi agar terus melakukan penataan pedagang kaki lima (PKL) dan pemanfaatan trotoar sebagai jalur pedestrian.

Menurutnya untuk menata Jakarta, mengubah Jakarta, lima tahun saja tidak cukup. Miminal 10 tahun. Dan tentunya harus tetap berlanjut untuk 15-20 tahun.

“Karena pembangunan Jakarta ini tidak bisa sepotong-potong. Termasuk mengintegrasikan pembangunan Jakarta dengan kawasan penyangga atau Jabodetabek,” tandasnya

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...
Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:35 WIB

Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen

Beredar surat keputusan Partai Hanura tentang perombakan komposisi Pimpinan Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Surat keputusan tersebut bernomor SKEP/566/DPP-Hanura/II/2018 ...
Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:20 WIB

Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, ...
Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:11 WIB

Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku berterimakasih kepada Presiden; Joko Widodo, Wapres; Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat ...
Novel Baswedan tiba di gedung KPK
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:46 WIB

Novel Baswedan tiba di gedung KPK

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung lembaga antirasuah Jakarta sekitar pukul 12.45 Wib.Sebelum menuju gedung KPK, Novel ...