Selasa, 12 Desember 2017 | 19.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>IKM Pesantren akan dikembangkan dalam dua model

IKM Pesantren akan dikembangkan dalam dua model

Reporter : Sindi Violinda | Senin, 9 Oktober 2017 - 16:40 WIB

IMG-27130

Dirjen IKM Kemperin Gati Wibawaningsih saat menjadi narasumber dalam dialog Santripreuner di Ponpes Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur. KiniNews/Humas Kemenperin.

Jakarta, kini.co.id – Dua model untuk menumbuhkan unit industri di pondok pesantren bakal dikembangkan oleh Ditjen IkM Kemenperin.

Dua model tersebut yakni Santri Berindustri dan Pesantren Berkreasi.

Ditjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih mengatakan program Santri Berindustri memperhatikan unit industri yang telah ada dan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pondok pesantren yang terdiri dari santri dan alumni santri.

“Terdapat dua pendekatan, pertama akan memberikan fasilitas program untuk mengembangkan unit industri yang telah dimiliki pondok pesantren maupun untuk menumbuhkan unit industri potensial,” tuturnya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (9/10).

Kedua tambahnya, akan memberikan fasilitas program untuk meningkatkan dan mengembangkan skill sumber daya manusia pondok pesantren.

Untuk mengimplementasikan hal itu, Ditjen IKM mengelar bimbingan teknis (bimtek) pengolahan ikan dan serah terima bantuan mesin atau peralatan bagi Industri Kecil Menengah (IKM) di Pondok Pesantren, Sunan Drajat, Lamongan, Jawa Timur.

Ditjen IKM akan mendidik dan membina 20 orang santri terpilih untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan di bidang pengolahan ikan tersebut.

Dalam kesempatan itu bimtek dibuka dengan materi motivasi kewirausahaan, dilanjutkan dengan seminar pembukuan sederhana (Aplikasi Si Apik) dari Bank Indonesia Jawa Timur (Jatim).

Selanjutnya pembekalan materi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Klinik HKI Ditjen IKM dan materi Desain Kemasan dan Merek dari Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Industri Makanan, Minuman (Mamin) dan Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim.

Yang dilanjutkan hari berikutnya dengan materi pelatihan pengolahan ikan dari UPT Mamin dan Kemasan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...