Selasa, 12 Desember 2017 | 19.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>MPR RI Minta Presiden Hentikan Kegaduhan dalam Negeri

MPR RI Minta Presiden Hentikan Kegaduhan dalam Negeri

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 10 Oktober 2017 - 08:01 WIB

IMG-27144

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, menilai tindakan Saracen menebar fitnah lebih kejam dari pembunuhan. (KiniNews /Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memiliki penilaian khusus terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Selain penilaian program kerja, Zulkifli juga memiliki catatan lain, seperti kegaduhan selama negeri ini dipimpin Jokowi.

“Tapi kalau kegaduhan ini enggak dihentikan bisa berbahaya,” kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, (9/10) kemarin.

Zulkifli menuturkan, kegaduhan kerap terjadi selama duet kepemimpinan Jokowi-JK. Bahkan, beberapa kelompok saling menistakan dan menyalahkan.

“Kegaduhan yang enggak penting dan mengotak-ngotakkan orang. Walaupun jalannya bagus, tapi kalau saling melotot kan enggak bagus juga,” ucap dia.

Ketua Umum Partai Amanat Nasional ini juga mengkritisi soal kesejahteraan masyarakat. Beberapa kali harga kebutuhan pokok melonjak.

“Lalu sulitnya lapangan pekerjaan. Ini agak sulit. Ada beberapa kabupaten yang didominasi pekerja asing, sedangkan warga kita sulit mendapatkan pekerjaan di sana,” kata bekas Menteri Kehutanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Di sisi lain, Zulkifli mengapresiasi cepatnya pertumbuhan infrastruktur. Kemajuan bidang infrastruktur tak bisa dinafikan. Berbagai pembangunan dilakukan dari pelosok hingga kota besar.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...
Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:41 WIB

Nah lho, kabar kematian Bahrun Naim adalah hoax

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan bahwa kabar tewasnya kombatan Islamic State (IS) asal Indonesia, Bahrun Naim adalah kabar bohong alias ...
Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:30 WIB

Pimpinan DPR pastikan tak ada kocok ulang

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan, tidak ada wacana kocok ulang kursi pimpinan DPR. Yang ada hanya pembahasan pergantian Ketua ...
Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 15:43 WIB

Pendapatan PLN Distribusi Jabar capai Rp47,07 triliun

Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Distribusi Jawa Barat membukukan pendapatan perusahaan total Rp47,074 triliun dari total target Rp51 triliun hingga ...
PKS serukan boikot produk AS dan Israel
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 14:51 WIB

PKS serukan boikot produk AS dan Israel

Pernyataan Donal Trump menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Israel adalah ahistoris dan menyiram api di Yerusalem."Akibatnya dunia bergolak dan memprotes pernyataan ...