Selasa, 20 Februari 2018 | 08.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gelar Seminar, PKS Ingin Tahu Dinamika Politik Global

Gelar Seminar, PKS Ingin Tahu Dinamika Politik Global

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 10 Oktober 2017 - 15:14 WIB

IMG-27153

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Fraksi PKS DPR RI menggelar seminar internasional bertajuk ‘Asia Pasifik Dalam Dinamika Politik Regional’ di Kantor Fraksi PKS, Gedung Nusantara I Lantai 3, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10).

Seminar ini menghadirkan sederet pembicara, baik dari dalam maupun luar negeri, yaitu Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Dr. Desra Percaya, Pakar Politik Regional dari Malaysia Prof. Ahmad Tarmizi Ramli, Guru Besar Ilmu Hukum dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Syaiful Bakhri dan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq (2011-2016).

Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Fraksi PKS sengaja mengangkat tema strategis ini untuk mengetahui dinamika politik global khususnya di Kawasan Asia Pasifik dan pengaruhnya bagi regional khususnya bagi Indonesia. Hal ini mengingat strategisnya Asia Pasifik sebagai jantung kekuatan dunia.

“Sebagai negara besar di kawasan, Indonesia punya peran dan posisi penting untuk ambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas kawasan dan mengambil peluang benefit untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia,” terang Jazuli dalam sambutannya.

Fraksi PKS, lanjut Anggota Komisi I, menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten untuk berbagi pandangan dan perspektif bagaimana melihat dinamika politik di Asia Pasifik dan Regional ASEAN, serta posisi atau peran strategis yang bisa dimainkan Indonesia.

“Positioning ini penting karena kita telah memasuki era globalisasi yang semakin dalam. Apapun perkembangan di kawasan bisa berdampak pada kondisi dalam negeri Indonesia. Apalagi negara-negara besar seperti AS dan China sedang bermain pengaruh di kawasan ini,” katanya.

Indonesia yang sedang giat membangun membutuhkan kerjasama dan kemiteraan strategis dengan negara-negara di kawasan.

Untuk itu, kita harus benar-benar menghitung posisi dan peran di kawasan ini. Jangan sampai sekadar menjadi penonton tapi harus menjadi aktor penting/dominan.

Dalam pandangan Fraksi PKS, pergeseran kekuatan dunia dari Eropa/Eropa Timur ke Asia Pasifik harus bisa dioptimalkan oleh Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai aktor utama dalam kontestasi geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi.

Di samping potensi kekuatan/pertumbuhan tersebut, yang perlu diwaspadai dari dinamika kawasan adalah eskalasi konflik di dalamnya mulai dari konflik perbatasan, kepemilikan pulau, laut cina selatan, kelompok sparatis, termasuk pemusnahan etnis di Rohingya.

“Kondisi tersebut memerlukan kajian mendalam untuk menelaahnya baik untuk kepentingan stabilitas kawasan maupun untuk kepentingan analisis geopolitik dan geostrategi negara-negara besar di kawasan Asia-Pasifik sehingga Indonesia bisa mengambil posisi dan peran yang tepat,” pungkas Jazuli.

Seminar Internasional Fraksi PKS ini dihadiri tamu undangan sebagai peserta aktif dari Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PKS, Staf Ahli Fraksi, Sekretariat ASEAN, lembaga-lembaga kajian internasional, serta akademisi, mahasiswa, dan praktisi hubungan internasional.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...