Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.00 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gelar Seminar, PKS Ingin Tahu Dinamika Politik Global

Gelar Seminar, PKS Ingin Tahu Dinamika Politik Global

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 10 Oktober 2017 - 15:14 WIB

IMG-27153

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini. (KiniNews/Bayu Putra)

Jakarta, kini.co.id – Fraksi PKS DPR RI menggelar seminar internasional bertajuk ‘Asia Pasifik Dalam Dinamika Politik Regional’ di Kantor Fraksi PKS, Gedung Nusantara I Lantai 3, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10).

Seminar ini menghadirkan sederet pembicara, baik dari dalam maupun luar negeri, yaitu Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu Dr. Desra Percaya, Pakar Politik Regional dari Malaysia Prof. Ahmad Tarmizi Ramli, Guru Besar Ilmu Hukum dan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof. Syaiful Bakhri dan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq (2011-2016).

Menurut Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini, Fraksi PKS sengaja mengangkat tema strategis ini untuk mengetahui dinamika politik global khususnya di Kawasan Asia Pasifik dan pengaruhnya bagi regional khususnya bagi Indonesia. Hal ini mengingat strategisnya Asia Pasifik sebagai jantung kekuatan dunia.

“Sebagai negara besar di kawasan, Indonesia punya peran dan posisi penting untuk ambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas kawasan dan mengambil peluang benefit untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia,” terang Jazuli dalam sambutannya.

Fraksi PKS, lanjut Anggota Komisi I, menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten untuk berbagi pandangan dan perspektif bagaimana melihat dinamika politik di Asia Pasifik dan Regional ASEAN, serta posisi atau peran strategis yang bisa dimainkan Indonesia.

“Positioning ini penting karena kita telah memasuki era globalisasi yang semakin dalam. Apapun perkembangan di kawasan bisa berdampak pada kondisi dalam negeri Indonesia. Apalagi negara-negara besar seperti AS dan China sedang bermain pengaruh di kawasan ini,” katanya.

Indonesia yang sedang giat membangun membutuhkan kerjasama dan kemiteraan strategis dengan negara-negara di kawasan.

Untuk itu, kita harus benar-benar menghitung posisi dan peran di kawasan ini. Jangan sampai sekadar menjadi penonton tapi harus menjadi aktor penting/dominan.

Dalam pandangan Fraksi PKS, pergeseran kekuatan dunia dari Eropa/Eropa Timur ke Asia Pasifik harus bisa dioptimalkan oleh Indonesia untuk menegaskan posisinya sebagai aktor utama dalam kontestasi geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi.

Di samping potensi kekuatan/pertumbuhan tersebut, yang perlu diwaspadai dari dinamika kawasan adalah eskalasi konflik di dalamnya mulai dari konflik perbatasan, kepemilikan pulau, laut cina selatan, kelompok sparatis, termasuk pemusnahan etnis di Rohingya.

“Kondisi tersebut memerlukan kajian mendalam untuk menelaahnya baik untuk kepentingan stabilitas kawasan maupun untuk kepentingan analisis geopolitik dan geostrategi negara-negara besar di kawasan Asia-Pasifik sehingga Indonesia bisa mengambil posisi dan peran yang tepat,” pungkas Jazuli.

Seminar Internasional Fraksi PKS ini dihadiri tamu undangan sebagai peserta aktif dari Bidang Hubungan Luar Negeri DPP PKS, Staf Ahli Fraksi, Sekretariat ASEAN, lembaga-lembaga kajian internasional, serta akademisi, mahasiswa, dan praktisi hubungan internasional.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...
Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:48 WIB

Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR

Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tipikor era Jenderal Tito menuai polemik. Satu sisi, beda sikap ditunjukkan pemerintah. Sisi lain, DPR mengatakan ...
Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:18 WIB

Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto menegaskan, pihaknya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat
Hukum - Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat

Hasil awas pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal, Novel Baswedan dan Aris Budiman terindikasi terlibat pelanggaran berat.Novel diduga melakukan pelanggaran berat dengan ...
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:48 WIB

Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!

Kabar gembira untuk Anda para pemburu pekerjaan, sebab saat ini salahsatu BUMN terbesar di Indonesia sedang membuka lowongan pekerjaan.PT Pertamina ...