Kamis, 22 Februari 2018 | 15.34 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Politeknik Industri Furniture Kendal dinilai mampu tarik investasi

Politeknik Industri Furniture Kendal dinilai mampu tarik investasi

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 10 Oktober 2017 - 20:16 WIB

IMG-27159

Sekjen Kemenperin Haris Munandar (ketiga kiri) menekan tombol sirine bersama (dari kiri) Direktur Kawasan Industri Kendal Hyanto Wihadi, Kadisperindag Provinsi Jawa Tengah Muhammad Arif Sambodo, Bupati Kendal Mirna Annisa, Ketua HIMKI Soenoto, Wakil Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Bernadus Arwin, serta Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Industri Kemenperin Mujiyono tanda peresmian Pemancangan Tiang Pertama Pembangunan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, Selasa (10/10). KiniNews/Biro Humas Kementerian Perindustrian.

Jakarta, kini.co.id – Pembangunan Politeknik Industri Furniture ini mampu menjadi daya tarik bagi para investor yang ingin menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kendal dan sekitarnya.

Hal ini menjadi salah satu upaya strategis untuk penguatan daya saing kawasan industri melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja.

“Oleh karena itu, Bapak Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto telah menetapkan kebijakan untuk memfasilitasi pembangunan politeknik atau akademi komunitas di setiap kawasan industri atau Wilayah Pusat pertumbuhan Industri (WPPI),” ujar Sekjen Kementerian Perindustrian, Haris Munandar dalam keterangannya, Selasa (10/10).

Haris menyebutkan, hingga saat ini pelaksanaan pendidikan vokasi industri tingkat tinggi yang diinisiasi oleh Kemenperin, telah diterapkan di Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil, Solo serta Politeknik Industri Logam di Morowali. “Kami juga telah mendapat izin penyelenggaraan pendidikan vokasi Akademi Komunitas Industri Manufaktur di Bantaeng,” imbuhnya.

Selain mendukung investasi di kawasan industri, menurut Haris, pembangunan politeknik atau akademi komunitas diyakini pula mampu memberdayakan masyarakat setempat agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri saat ini dan dapat siap bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di kawasan industri tersebut. “Kebutuhan SDM yang kompeten adalah sebuah faktor penting dalam mendorong pertumbuhan industri serta pengembangan teknologi dan investasi,” jelasnya.

Kemudian, Haris menyatakan, Kawasan Industri Kendal merupakan salah satu kawasan industri yang diprioritaskan pengembangannya sesuai kesepakatan antara Presiden RI Joko Widodo dengan PM Singapura Lee Hsien Loong pada Leader’s Retreat dalam rangkaian kegiatan acara peresmian Kawasan Industri Kendal, 14 November 2016.

Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, dalam momen peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik RI-Singapura yang telah dilaksanakan pada 7 September 2017 di Singapura, kedua pimpinan negara kembali menyepakati beberapa hal, di antaranya terkait dengan pengembangan kawasan industri dan pendidikan vokasi. Misalnya, RI-Singapura akan bersinergi dalam pengembangan kawasan industri di daerah lain di Indonesia, seperti di Kalimantan Utara (Tanah Kuning), Sumatera Utara (Kuala Tanjung) dan Sulawesi Utara (Bitung). Di samping itu juga disepakati kerja sama tentang penyediaan tenaga kerja terampil untuk memenuhi kebutuhan di kawasan industri melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, salah satunya diimplementasi pada proyek pembangunan Politeknik Industri Furniture dan Pengolahan Kayu.

Sebelumnya, Menteri Airlangga menyampaikan, realisasi nilai investasi di Kawasan Industri Kendal sampai Agustus 2017 telah mencapai Rp4,7 triliun dengan 34 investor yang berasal dari Indonesia, Singapura, Malaysia, China dan Jepang dengan menyerap 5.000 tenaga kerja. Kawasan ini ditargetkan akan menyerap potensi investasi hingga Rp200 triliun dan tenaga kerja sebanyak 500 ribu orang.

Menperin juga menegaskan, Singapura merupakan mitra strategis dan investor terbesar di Indonesia. Pada 2016 lalu, nilai investasi dari Negeri Singa ini tercatat mencapai USD9,2 miliar atau di atas Jepang dan Tiongkok. Dengan memiliki 5.874 proyek, investasi Singapura menciptakan pembukaan lapangan kerja baru sebanyak 126.293 orang. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...
Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:35 WIB

Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen

Beredar surat keputusan Partai Hanura tentang perombakan komposisi Pimpinan Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Surat keputusan tersebut bernomor SKEP/566/DPP-Hanura/II/2018 ...
Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:20 WIB

Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, ...
Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:11 WIB

Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku berterimakasih kepada Presiden; Joko Widodo, Wapres; Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat ...
Novel Baswedan tiba di gedung KPK
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:46 WIB

Novel Baswedan tiba di gedung KPK

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung lembaga antirasuah Jakarta sekitar pukul 12.45 Wib.Sebelum menuju gedung KPK, Novel ...