Kamis, 19 Oktober 2017 | 19.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pemerintah tak akan jual BUMN

Pemerintah tak akan jual BUMN

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 10 Oktober 2017 - 20:31 WIB

IMG-27161

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra menyimak paparan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR yang membahas isu penjualan BUMN (Mewakili Menteri BUMN) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/10). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Badan Usaha Umum Milik Negara (BUMN) mengaskan tidak akan menjual anak maupun cucu perusahaan BUMN. Namun, Kementerian BUMN akan tetap melakukan pembentukan holding BUMN.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto yang mewakili Menteri BUMN dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR mengatakan, pemerintah tidak menjual dan tak ada rencana privatisasi BUMN .

Airlangga menyatakan privatisasi BUMN akan dilakukan secara terencana dan atas persetujuan DPR.

“Setiap tahun ada perencanaan (BUMN) hingga tahun 2018, tidak ada rencana untuk privatisasi BUMN,” kata Airlangga di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta Selasa (10/10).

Namun, dia menyatakan untuk anak dan cucu BUMN yang tidak sesuai inti bisnis memungkinkan untuk dimerger atau disapih (spin off). Tapi, tetap dipastikan tidakakan dijual secara menyeluruh.

Untuk itu, Kementerian BUMN lebih memilih melakukan holding BUMN untuk memperkuat aset BUMN.

Airlangga menjelaskan, terkait pelaksaan holding BUMN, sudah ada beberapa kemajuan. Kajian dan harmonisasi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) holding migas dan holding pertambangan, disebutnya sudah selesai. Kajian holding jasa keuangan telah selesai, namun masih menunggu harmonisasi RPP dan menunggu diskusi dengan Komisi VI.

Kajian holding konstruksi dan jalan tol juga telah selesai, tinggal menunggu harmonisasi RPP. Untuk kajian holding BUMN perumahan telah selesai, namun masih menunggu harmonisasi RPP dan FGD bersama Komisi VI.

“Holding BUMN bukan untuk menjual atau akusisisi aset, hanya untuk memperkuat,” tambahnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:47 WIB

Mitsubishi berikan 10 unit purwarupa mobil listrik untuk Indonesia

Di sela kunjungan kerjanya ke Jepang beberapa hari kemarin, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga mengadakan pertemuan dengan CEO Mitsubishi Motors ...
Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri ...
Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:23 WIB

Kemendagri Sebut Langkah Pembubaran HTI Sudah Tepat

Dalam rapat dengan Komisi II DPR, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai, langkah pemerintah sudah tepat membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ...
HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 17:20 WIB

HTI Sambangi DPR untuk Paparkan Konsep Khilafah

Juru Bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto memenuhi undangan rapat dengar pendapat umum (RDPU) Komisi II soal Perppu Nomor ...
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...