Kamis, 22 Februari 2018 | 15.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Pemerintah tak akan jual BUMN

Pemerintah tak akan jual BUMN

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 10 Oktober 2017 - 20:31 WIB

IMG-27161

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Hambra menyimak paparan dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR yang membahas isu penjualan BUMN (Mewakili Menteri BUMN) di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/10). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Badan Usaha Umum Milik Negara (BUMN) mengaskan tidak akan menjual anak maupun cucu perusahaan BUMN. Namun, Kementerian BUMN akan tetap melakukan pembentukan holding BUMN.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto yang mewakili Menteri BUMN dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR mengatakan, pemerintah tidak menjual dan tak ada rencana privatisasi BUMN .

Airlangga menyatakan privatisasi BUMN akan dilakukan secara terencana dan atas persetujuan DPR.

“Setiap tahun ada perencanaan (BUMN) hingga tahun 2018, tidak ada rencana untuk privatisasi BUMN,” kata Airlangga di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta Selasa (10/10).

Namun, dia menyatakan untuk anak dan cucu BUMN yang tidak sesuai inti bisnis memungkinkan untuk dimerger atau disapih (spin off). Tapi, tetap dipastikan tidakakan dijual secara menyeluruh.

Untuk itu, Kementerian BUMN lebih memilih melakukan holding BUMN untuk memperkuat aset BUMN.

Airlangga menjelaskan, terkait pelaksaan holding BUMN, sudah ada beberapa kemajuan. Kajian dan harmonisasi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) holding migas dan holding pertambangan, disebutnya sudah selesai. Kajian holding jasa keuangan telah selesai, namun masih menunggu harmonisasi RPP dan menunggu diskusi dengan Komisi VI.

Kajian holding konstruksi dan jalan tol juga telah selesai, tinggal menunggu harmonisasi RPP. Untuk kajian holding BUMN perumahan telah selesai, namun masih menunggu harmonisasi RPP dan FGD bersama Komisi VI.

“Holding BUMN bukan untuk menjual atau akusisisi aset, hanya untuk memperkuat,” tambahnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 15:25 WIB

Novel Baswedan: Teror Ini Jadi Penyemangat Saya Berantas Korupsi

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan tidak ingin penyerangan terhadapnya ini menjadi sebuah kelemahan dalam memberantas korupsi."Tetapi saya ...
Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:45 WIB

Pegawai KPK Senang Novel Baswedan Kembali

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Harun Al Rasyid mengaku senang Novel Baswedan dapat kembali."Pertama pegawai KPK merasa ...
Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen
Politik - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:35 WIB

Beredar Surat Pencopotan Ketua Fraksi dan Sekretaris Hanura di Parlemen

Beredar surat keputusan Partai Hanura tentang perombakan komposisi Pimpinan Fraksi Hanura di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).Surat keputusan tersebut bernomor SKEP/566/DPP-Hanura/II/2018 ...
Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:20 WIB

Pulang, Novel Baswedan Disambut Salam dan Peluk

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis, ...
Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 14:11 WIB

Penyidik Novel Baswedan Ucapkan Terimakasih untuk Presiden dan Wapres

Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan mengaku berterimakasih kepada Presiden; Joko Widodo, Wapres; Jusuf Kalla dan seluruh masyarakat ...
Novel Baswedan tiba di gedung KPK
Peristiwa - Kamis, 22 Februari 2018 - 13:46 WIB

Novel Baswedan tiba di gedung KPK

Penyidik senior KPK, Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung lembaga antirasuah Jakarta sekitar pukul 12.45 Wib.Sebelum menuju gedung KPK, Novel ...