Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Stasiun Manggarai akan dibangun megaproyek TOD senilai Rp215 triliun

Stasiun Manggarai akan dibangun megaproyek TOD senilai Rp215 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 10 Oktober 2017 - 22:17 WIB

IMG-27163

Direktur utama PTPP Tumiyana, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro pada Groundbreaking proyek TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang , Selasa (10/10). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – PT PP Tbk (PTPP) akan terus mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Perusahaan pelat merah ini berencana akan mengembangkan megaproyek TOD di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatn dengan investasi ditaksir mencapai Rp 215 triliun.

Direktur utama PTPPP Tumiyana mengatakan investasi jumbo tersebut akan digunakan untuk mengembangkan kawasan TOD seluas 60 hektare (ha) yang ditargetkan akan menjadi ikon internasional.

“Investasinya memang besar karena total luas bangunan yang akan dikembangkan disana mencapaai 11,2 juta meter persegi (m2),” ujarnya pada Groundbreaking proyek TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang, Selasa (10/10) yang disaksiakn oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Tumiyana menjelaskan untuk mengembangkan proyek jumbo ini, PTPP akan menggandengn konsultan internasional yang mengembangkan TOD di Hongkong. Namun Tumiyana tidak menyebutkan nama konsultan yang akan digandeng tersebut.

Kawasan TOD tersebut akan dibangun di sebagian lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sebagian lagi masih membutuhkan pembebasan. PTPP akan mengembangkan kawasan tersebut dengan anak usahanya PT PP Properti Tbk (PPRO) dan juga akan menggandeng perusahaan BUMN lain juga seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Selain menggandeng BUMN, Tumiyana menambahkan tidak tertutup kemungkinan juga buat perusahaan untuk menggandeng perusahaan swasta dalam pengembangan megaproyek itu.

Saat ini, PTPP masih mematangkan konsep dan skema pengembangan kawasan TOD Stasiun Manggarai tersebut sehingga Tumiyana belum bisa menjabarkan proyek apa saja yang akan dibangun disana.

“Sampai tahun depan, kami masih akan mematangkan konsepnya,” kata Tumiayana.

Selain di Stasiun Manggarai, PTPP melalui PPRO juga akan mengembangkan dua kawasan TOD lagi di Jakarta yakni di Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang. Total investasi yang akan digelontorkan untuk bangun proyek itu sekitar Rp 1,5 triliun.

PPRO akan membangun sembilan tower hunian di Stasiun Tanah Abang dan dua tower hunian di Stasiun Juanda dimana sekitar 35% dari total hunian vertikal yang akan dibangun akan diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

PPRO telah memulai pembangunan kedua TOD tersebut yang ditandai dengan seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Selasa (10/10). Di Stasiun Juanda, perusahaan akan membangun 627 unit unit di lahan seluas 5.903 m2 dan 171 unit diantaranya merupakan hunian MBR yang akan dijual dengan harga sekitar Rp 7 juta per m2.

Sedangkan di Stasiun Tanah Abang, PPRO akan membangun TOD seluas 4 ha. Lahan ini akan dikembangkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, akan dibangun 1.100 unit hunian vertikal dengan investasi sekitar Rp 400 miliar.

Proyek TOD Stasiun Juanda ditargetkan rampung pada November 2018 dan TOD Stasiun Tanah Abang tahap pertama ditargetkan akan rampung pada Februari 2019.

Tumiyana menambahkan, pengembangan TOD tersebut merupakan langkah PTPP dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan pembangunan sejuta rumah dan mengurangi backlog perumahan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...
Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:48 WIB

Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR

Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tipikor era Jenderal Tito menuai polemik. Satu sisi, beda sikap ditunjukkan pemerintah. Sisi lain, DPR mengatakan ...
Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:18 WIB

Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto menegaskan, pihaknya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat
Hukum - Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat

Hasil awas pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal, Novel Baswedan dan Aris Budiman terindikasi terlibat pelanggaran berat.Novel diduga melakukan pelanggaran berat dengan ...
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:48 WIB

Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!

Kabar gembira untuk Anda para pemburu pekerjaan, sebab saat ini salahsatu BUMN terbesar di Indonesia sedang membuka lowongan pekerjaan.PT Pertamina ...