Rabu, 13 Desember 2017 | 02.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Stasiun Manggarai akan dibangun megaproyek TOD senilai Rp215 triliun

Stasiun Manggarai akan dibangun megaproyek TOD senilai Rp215 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 10 Oktober 2017 - 22:17 WIB

IMG-27163

Direktur utama PTPP Tumiyana, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro pada Groundbreaking proyek TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang , Selasa (10/10). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – PT PP Tbk (PTPP) akan terus mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Perusahaan pelat merah ini berencana akan mengembangkan megaproyek TOD di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatn dengan investasi ditaksir mencapai Rp 215 triliun.

Direktur utama PTPPP Tumiyana mengatakan investasi jumbo tersebut akan digunakan untuk mengembangkan kawasan TOD seluas 60 hektare (ha) yang ditargetkan akan menjadi ikon internasional.

“Investasinya memang besar karena total luas bangunan yang akan dikembangkan disana mencapaai 11,2 juta meter persegi (m2),” ujarnya pada Groundbreaking proyek TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang, Selasa (10/10) yang disaksiakn oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Tumiyana menjelaskan untuk mengembangkan proyek jumbo ini, PTPP akan menggandengn konsultan internasional yang mengembangkan TOD di Hongkong. Namun Tumiyana tidak menyebutkan nama konsultan yang akan digandeng tersebut.

Kawasan TOD tersebut akan dibangun di sebagian lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sebagian lagi masih membutuhkan pembebasan. PTPP akan mengembangkan kawasan tersebut dengan anak usahanya PT PP Properti Tbk (PPRO) dan juga akan menggandeng perusahaan BUMN lain juga seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Selain menggandeng BUMN, Tumiyana menambahkan tidak tertutup kemungkinan juga buat perusahaan untuk menggandeng perusahaan swasta dalam pengembangan megaproyek itu.

Saat ini, PTPP masih mematangkan konsep dan skema pengembangan kawasan TOD Stasiun Manggarai tersebut sehingga Tumiyana belum bisa menjabarkan proyek apa saja yang akan dibangun disana.

“Sampai tahun depan, kami masih akan mematangkan konsepnya,” kata Tumiayana.

Selain di Stasiun Manggarai, PTPP melalui PPRO juga akan mengembangkan dua kawasan TOD lagi di Jakarta yakni di Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang. Total investasi yang akan digelontorkan untuk bangun proyek itu sekitar Rp 1,5 triliun.

PPRO akan membangun sembilan tower hunian di Stasiun Tanah Abang dan dua tower hunian di Stasiun Juanda dimana sekitar 35% dari total hunian vertikal yang akan dibangun akan diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

PPRO telah memulai pembangunan kedua TOD tersebut yang ditandai dengan seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Selasa (10/10). Di Stasiun Juanda, perusahaan akan membangun 627 unit unit di lahan seluas 5.903 m2 dan 171 unit diantaranya merupakan hunian MBR yang akan dijual dengan harga sekitar Rp 7 juta per m2.

Sedangkan di Stasiun Tanah Abang, PPRO akan membangun TOD seluas 4 ha. Lahan ini akan dikembangkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, akan dibangun 1.100 unit hunian vertikal dengan investasi sekitar Rp 400 miliar.

Proyek TOD Stasiun Juanda ditargetkan rampung pada November 2018 dan TOD Stasiun Tanah Abang tahap pertama ditargetkan akan rampung pada Februari 2019.

Tumiyana menambahkan, pengembangan TOD tersebut merupakan langkah PTPP dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan pembangunan sejuta rumah dan mengurangi backlog perumahan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...