Kamis, 22 Februari 2018 | 06.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Stasiun Manggarai akan dibangun megaproyek TOD senilai Rp215 triliun

Stasiun Manggarai akan dibangun megaproyek TOD senilai Rp215 triliun

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 10 Oktober 2017 - 22:17 WIB

IMG-27163

Direktur utama PTPP Tumiyana, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro pada Groundbreaking proyek TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang , Selasa (10/10). KiniNews/Wahyu.

Jakarta, kini.co.id – PT PP Tbk (PTPP) akan terus mengembangkan kawasan Transit Oriented Development (TOD). Perusahaan pelat merah ini berencana akan mengembangkan megaproyek TOD di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatn dengan investasi ditaksir mencapai Rp 215 triliun.

Direktur utama PTPPP Tumiyana mengatakan investasi jumbo tersebut akan digunakan untuk mengembangkan kawasan TOD seluas 60 hektare (ha) yang ditargetkan akan menjadi ikon internasional.

“Investasinya memang besar karena total luas bangunan yang akan dikembangkan disana mencapaai 11,2 juta meter persegi (m2),” ujarnya pada Groundbreaking proyek TOD Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang, Selasa (10/10) yang disaksiakn oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama KAI Edi Sukmoro.

Tumiyana menjelaskan untuk mengembangkan proyek jumbo ini, PTPP akan menggandengn konsultan internasional yang mengembangkan TOD di Hongkong. Namun Tumiyana tidak menyebutkan nama konsultan yang akan digandeng tersebut.

Kawasan TOD tersebut akan dibangun di sebagian lahan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sebagian lagi masih membutuhkan pembebasan. PTPP akan mengembangkan kawasan tersebut dengan anak usahanya PT PP Properti Tbk (PPRO) dan juga akan menggandeng perusahaan BUMN lain juga seperti PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Selain menggandeng BUMN, Tumiyana menambahkan tidak tertutup kemungkinan juga buat perusahaan untuk menggandeng perusahaan swasta dalam pengembangan megaproyek itu.

Saat ini, PTPP masih mematangkan konsep dan skema pengembangan kawasan TOD Stasiun Manggarai tersebut sehingga Tumiyana belum bisa menjabarkan proyek apa saja yang akan dibangun disana.

“Sampai tahun depan, kami masih akan mematangkan konsepnya,” kata Tumiayana.

Selain di Stasiun Manggarai, PTPP melalui PPRO juga akan mengembangkan dua kawasan TOD lagi di Jakarta yakni di Stasiun Juanda dan Stasiun Tanah Abang. Total investasi yang akan digelontorkan untuk bangun proyek itu sekitar Rp 1,5 triliun.

PPRO akan membangun sembilan tower hunian di Stasiun Tanah Abang dan dua tower hunian di Stasiun Juanda dimana sekitar 35% dari total hunian vertikal yang akan dibangun akan diperuntukkan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

PPRO telah memulai pembangunan kedua TOD tersebut yang ditandai dengan seremoni groundbreaking atau peletakan batu pertama pada Selasa (10/10). Di Stasiun Juanda, perusahaan akan membangun 627 unit unit di lahan seluas 5.903 m2 dan 171 unit diantaranya merupakan hunian MBR yang akan dijual dengan harga sekitar Rp 7 juta per m2.

Sedangkan di Stasiun Tanah Abang, PPRO akan membangun TOD seluas 4 ha. Lahan ini akan dikembangkan dalam tiga tahap. Tahap pertama, akan dibangun 1.100 unit hunian vertikal dengan investasi sekitar Rp 400 miliar.

Proyek TOD Stasiun Juanda ditargetkan rampung pada November 2018 dan TOD Stasiun Tanah Abang tahap pertama ditargetkan akan rampung pada Februari 2019.

Tumiyana menambahkan, pengembangan TOD tersebut merupakan langkah PTPP dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan pembangunan sejuta rumah dan mengurangi backlog perumahan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...