Kamis, 19 Oktober 2017 | 14.01 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Puluhan ribu petugas gabungan dikerahkan amankan Pilkada Jabar

Puluhan ribu petugas gabungan dikerahkan amankan Pilkada Jabar

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 11 Oktober 2017 - 00:40 WIB

IMG-27166

Polisi tengah melakukan simulasi pengamanan Pilkada 2018. KiniNews/Rakisa.

Semarang, kini.co.id – Puluhan ribu petugas gabungan Polisi dan TNI akan dikerahkan untuk mengamankan 10 pemilihan bupati dan 6 pemilihan walikota pada Pilkada serentak di Jawa Barat 2018 mendatang.

Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan jumlah personil yang dikerahkan mencapai 21.737 personil ditambah 2.700 TNI dan juga dari linmas yang tersebar di TPS.

Agung menjelaskan personel sebanyak itu akan mengamankan mulai dari penetapan pasangan calon hingga penetapan pemenang Pilkada.

“Potensi pemetaan kerawanan mulai penetapan pasangan calon, kampanye, hari tenang, pemungutan suara, penghitungan suara, semuanya akan kita kawal, sampai dengan penetapan pemenang Pilkada,” ujar Agung di Akademi Kepolisian (Akpol), Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/10)

Menurut Agung pihaknya sudah menjalin komunikasi dengan para pimpinan partai politik, pimpinan ormas dan pemuka agam di Jawa Barat sebagai upaya menciptakan Pilkada yang kondusif.

Ia berharap semua tahapan Pilkada, dari kampanye sampai pelantikan calon terpilih dapat berjalan sesuai dengan mekanisme.

“Saya harap siapapun yang menang nanti tidak boleh ada menekan KPU,” tegasnya.

Sekedar diketahui, pada Pilkada 2018 serentak mendatang, selain pemilihan Gubernur dan wakil gubernur di Jawa Barat, terdapat 16 Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan gelaran pesta demokrasi tersebut, yakni Kabupaten Purwakarta, Bandung Barat Sumedang, Kuningan, Kabupaten Majalengka, Subang, Bogor, Garut, Cirebon, dan Ciamis. Serta Kota Bekasi, Cirebon, Sukabumi, Bandung, Banjar, dan Bogor. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:39 WIB

Perlu Dikaji Ulang, Nasdem Minta Tahan Dana Densus Tipikor

Fraksi NasDem meminta anggaran yang akan dialokasikan untuk Densus Tipikor ditahan terlebih dahulu. Unit baru bentukan Polri ini perlu dikaji ...
Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 13:16 WIB

Pengelola Pasar Diminta Tidak Bermain dengan Dana Revitalisasi

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita meminta agar pengelola pasar tidak bermain-main dengan dana revitalisasi yang diberikan."Pasar direvitalisasi dengan dana APBN, peliharalah ...
Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:48 WIB

Densus Tipikor Didukung Penuh Komisi III DPR

Pembentukan Detasemen Khusus (Densus) Tipikor era Jenderal Tito menuai polemik. Satu sisi, beda sikap ditunjukkan pemerintah. Sisi lain, DPR mengatakan ...
Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas
Politik - Kamis, 19 Oktober 2017 - 12:18 WIB

Sepakat dengan Yusril, PAN Tolak Perppu Ormas

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI Yandri Susanto menegaskan, pihaknya menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat
Hukum - Kamis, 19 Oktober 2017 - 09:41 WIB

Aris Budiman dan Novel Baswedan Diduga Terlibat Pelanggaran Berat

Hasil awas pemeriksaan Direktorat Pengawasan Internal, Novel Baswedan dan Aris Budiman terindikasi terlibat pelanggaran berat.Novel diduga melakukan pelanggaran berat dengan ...
Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!
Ekonomi - Kamis, 19 Oktober 2017 - 08:48 WIB

Pertamina Buka Lowongan Kerja, Ini Syaratnya!

Kabar gembira untuk Anda para pemburu pekerjaan, sebab saat ini salahsatu BUMN terbesar di Indonesia sedang membuka lowongan pekerjaan.PT Pertamina ...