Rabu, 13 Desember 2017 | 02.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kunjungi Korban Gunung Agung, Komnas Anak Akan Beri Pelatihan Kebencanaan

Kunjungi Korban Gunung Agung, Komnas Anak Akan Beri Pelatihan Kebencanaan

Reporter : Yudi | Rabu, 11 Oktober 2017 - 07:28 WIB

IMG-27170

Arist Merdeka Sirait menyerahkan bantuan untuk korban Gunung Agung secara simbolis kepada Bupati Karangasem, IGA Mas Sumantri. (KiniNews/Ist)

Bali, kini.co.id – Komisi Perlindungan Anak (Komnas Anak) akan memberikan pelatihan kebencanaan bagi korban erupsi Gunung Agung Bali khusunya kepada anak-anak dan lansia, Selasa (10/10/2017)

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan pihaknya akan segera menyelenggarakan pelatihan Kebencanaan bagi anak dan lansia yang tersebar di 125 titik pengungsian yang berasal dari 28 desa yang telah ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) di kawasan Karang Asem.

Untuk perencanaan program pelatihan kebencanaan untuk anak dan lansia ini dalam waktu tidak terlalu lama akan diselenggarakan rapat kordinasi lintas Satuan Kerja Pemerintahan Daerah (SKPD) untuk merumuskan dan menyusun program teknis pelatihan kebencanaan tersebut.

Komnas Anak, kata dia, bekerjasama dengan expert kebencanaan akan bertindak sebagai fasilitator pelatihan dan menyambut baik tawaran kerjasama Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk penanganan anak selama dalam situadi kebencanaan.

Rencana pelatihan kebencanaan bagi anak dan lansia dampak dari erupsi Gunung Agung berapi ini juga di kordinasikan dengan Posko Induk Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dan kepada lembaga-lembaga pegiat kebencanaan yang sebelumnya telah memberikan bantuan sosial kemanusiaan bagi para pengungsi.

Pelatihan ini dimaksudkan selain untuk mensosialisasi situasi dan sifat gunung api, juga untuk memberikan pengetahuan cara cerdas, tenang dan , tidak panik dan selamat bagi anak dan lansia dalam menghadapi erupsi dan meletusnya Gunung Agung.

“Pelatihan dalam bentuk simulasi kebencanaan ini bukan saja dimaksudkan untuk sekedar menghindari dampak erupsi gunung berapi tetapi juga memberikan kesiapan yang cerdas dan tenang bagi anak dalam menghadapi bencana erupsi seperti mengenali tanda-tanda dan cara menyelamatkan diri baik secara sendiri-sendiri dan kelompok,” ungkapnya.

Hal ini juga disambut baik oleh Bupati Karang Asem IGA Mas Sumantri.

Ia menunjuk Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KADIS PPPA) sebagai mitra pelaksana program dengan Komnas Anak dan pemangku kepetingan dan aktivis kemanusuaan dan perlindungan anak di Bali.

Sebelumnya, Komnas Anak juga menyerahkan bantuan berupa selimut dan makanan ringan untuk anak-anak yang berada di pengungsian Gedung Serba Guna Kecamatan Abang, Kabupaten Karang Asem dan di Gedung Olah Raga (GOR) Swecapura Kabupaten Klungkung.

Dalam kesempatan itu, Komnas Perlindungan Anak selain menyerahkan bantuan selimut secara simbolis sebagai tanda solidari terhadap anak dan makanan ringan, juga bersama ibu Bupati Komnas Perlindungan anak menyempatkan bercengkrama, bermain dan bernyanyi bersama dengan anak-anak di lokasi pengungsian.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...