Kamis, 22 Februari 2018 | 06.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kunjungi Korban Gunung Agung, Komnas Anak Akan Beri Pelatihan Kebencanaan

Kunjungi Korban Gunung Agung, Komnas Anak Akan Beri Pelatihan Kebencanaan

Reporter : Yudi | Rabu, 11 Oktober 2017 - 07:28 WIB

IMG-27170

Arist Merdeka Sirait menyerahkan bantuan untuk korban Gunung Agung secara simbolis kepada Bupati Karangasem, IGA Mas Sumantri. (KiniNews/Ist)

Bali, kini.co.id – Komisi Perlindungan Anak (Komnas Anak) akan memberikan pelatihan kebencanaan bagi korban erupsi Gunung Agung Bali khusunya kepada anak-anak dan lansia, Selasa (10/10/2017)

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan pihaknya akan segera menyelenggarakan pelatihan Kebencanaan bagi anak dan lansia yang tersebar di 125 titik pengungsian yang berasal dari 28 desa yang telah ditetapkan pemerintah sebagai Kawasan Rawan Bencana (KRB) di kawasan Karang Asem.

Untuk perencanaan program pelatihan kebencanaan untuk anak dan lansia ini dalam waktu tidak terlalu lama akan diselenggarakan rapat kordinasi lintas Satuan Kerja Pemerintahan Daerah (SKPD) untuk merumuskan dan menyusun program teknis pelatihan kebencanaan tersebut.

Komnas Anak, kata dia, bekerjasama dengan expert kebencanaan akan bertindak sebagai fasilitator pelatihan dan menyambut baik tawaran kerjasama Wahana Visi Indonesia (WVI) untuk penanganan anak selama dalam situadi kebencanaan.

Rencana pelatihan kebencanaan bagi anak dan lansia dampak dari erupsi Gunung Agung berapi ini juga di kordinasikan dengan Posko Induk Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dan kepada lembaga-lembaga pegiat kebencanaan yang sebelumnya telah memberikan bantuan sosial kemanusiaan bagi para pengungsi.

Pelatihan ini dimaksudkan selain untuk mensosialisasi situasi dan sifat gunung api, juga untuk memberikan pengetahuan cara cerdas, tenang dan , tidak panik dan selamat bagi anak dan lansia dalam menghadapi erupsi dan meletusnya Gunung Agung.

“Pelatihan dalam bentuk simulasi kebencanaan ini bukan saja dimaksudkan untuk sekedar menghindari dampak erupsi gunung berapi tetapi juga memberikan kesiapan yang cerdas dan tenang bagi anak dalam menghadapi bencana erupsi seperti mengenali tanda-tanda dan cara menyelamatkan diri baik secara sendiri-sendiri dan kelompok,” ungkapnya.

Hal ini juga disambut baik oleh Bupati Karang Asem IGA Mas Sumantri.

Ia menunjuk Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KADIS PPPA) sebagai mitra pelaksana program dengan Komnas Anak dan pemangku kepetingan dan aktivis kemanusuaan dan perlindungan anak di Bali.

Sebelumnya, Komnas Anak juga menyerahkan bantuan berupa selimut dan makanan ringan untuk anak-anak yang berada di pengungsian Gedung Serba Guna Kecamatan Abang, Kabupaten Karang Asem dan di Gedung Olah Raga (GOR) Swecapura Kabupaten Klungkung.

Dalam kesempatan itu, Komnas Perlindungan Anak selain menyerahkan bantuan selimut secara simbolis sebagai tanda solidari terhadap anak dan makanan ringan, juga bersama ibu Bupati Komnas Perlindungan anak menyempatkan bercengkrama, bermain dan bernyanyi bersama dengan anak-anak di lokasi pengungsian.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...