Kamis, 22 Februari 2018 | 06.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Ajak Golkar Dukung Khofifah, Demokrat Ogah Buru-buru

Ajak Golkar Dukung Khofifah, Demokrat Ogah Buru-buru

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 11 Oktober 2017 - 13:44 WIB

IMG-27178

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa bersama anak suku baduy (dok.Nury Sybli)

Jakarta, kini.co.id – Demokrat masih mempertimbangkan sejumlah nama yang akan diusung di Pilgub Jatim 2018.

Meski diajak Golkar untuk mengusung Khofifah Indar Parawansa, partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu enggan terburu-buru.

Waketum Demokrat Roy Suryo mengatakan, pihaknya tetap membuka komunikasi dengan berbagai parpol.

Komunikasi tersebut bukan hanya untuk Pilkada Jatim, tapi juga Pilkada Serentak 2018.

“Sikap PD tentu mengapresiasi semua ajakan dan membuka komunikasi dengan berbagai pihak dalam beberapa Pilkada, termasuk Pilgub Jatim,” kata Roy saat ditemui di Gedung Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta, (11/10).

Keputusan nama calon yang akan diusung, terang Roy, akan ditetapkan dalam sidang Majelis Tinggi Partai Demokrat.

“Bagaimana pun juga apa-apa yang diputuskan nantinya, semuanya menunggu keputusan Sidang Majelis Tinggi yang akan digelar. Untuk menentukan siapa calon yang akan diusung PD,” ucap Roy.

“Jadi sabar dulu, oke,” imbuh anggota DPR RI itu.

Sebelumnya, Partai Golkar menunggu partai politik lain untuk ikut mengusung Khofifah di Pilgub Jatim. Khofifah pun merayu agar Demokrat ikut mengusung sosok mensos tersebut.

“Kita berharap ada partai-partai lain, misalnya Demokrat, untuk bisa bergabung untuk sama-sama mengusung Ibu Khofifah,” ujar Wasekjen Golkar Ace Hasan Syadzily.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata  KPK
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:42 WIB

Dituding Bersekongkol dengan Nazaruddin, Ini Kata KPK

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah membantah tudingan Fahri Hamzah yang menyebut bahwa lembaga antirasuah ini bersekongkol ...
KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 20:33 WIB

KPK Konfirmasi Dokumen Ratas Kabinet kepada Dorojatun Kuntjoro

Mantan Menteri Perekonomian, Dorojatun Kuntjoro Jakti kembali diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu, (21/2).Ia diperiksa sebagai saksi dalam ...
Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah  Kemen PUPR diapresiasi
Politik - Rabu, 21 Februari 2018 - 18:00 WIB

Atasi ambruknya lnfrastruktur, langkah Kemen PUPR diapresiasi

Berbagai musibah dalam proyek infrastruktur yang belakangan terjadi mendapat sorotan dari DPR. Anggota Komisi VI Nyat Kadir menyatakan menyesalkan terjadinya ...
Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:46 WIB

Diduga Terima Suap Rp11,1 Miliar, Yudi Widiana Dituntut 10 Tahun Penjara

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Politikus PKS, Yudi Widiana Adia untuk dijatuhi hukuman 10 tahun penjara."Menuntut supaya majelis hakim ...
Mantan Dokter Novanto Segera Diadili
Hukum - Rabu, 21 Februari 2018 - 17:42 WIB

Mantan Dokter Novanto Segera Diadili

Bimanesh Sutardjo bakal segera diadili atas kasus dugaan dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan ...
KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat
Peristiwa - Rabu, 21 Februari 2018 - 16:58 WIB

KPK: Evaluasi Proyek Tol Melayang Dinilai Telat

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyoroti insiden kecelakaan kerja pada sejumlah proyek infrastruktur di tanah air.Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ...