Selasa, 12 Desember 2017 | 13.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Fadli Zon minta pemerintah tak buat gaduh soal reklamasi

Fadli Zon minta pemerintah tak buat gaduh soal reklamasi

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 11 Oktober 2017 - 19:47 WIB

IMG-27184

Reklamasi pantai Jakarta Utara. Foto Antara.

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua DPR Fadli Zon meminta pemerintah tidak menimbulkan kegaduhan dan polemik baru terkait dilanjutkannya proyek reklamasi, setelah Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan resmi mencabut penghentian sementara (moratorium) pembangunan pulau reklamasi di Teluk Jakarta.

Menurut Fadli, seharusnya Luhut dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati, mengajak diskusi Gubernur baru Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno.

“Seharusnya kalau mau fair, mau adil, tunggu saja, dinegoisasikan, didudukkan bagaimana duduk persoalannya, jangan sampai menimbulkan kegaduhan dan polemik baru seperti sekarang,” kata Fadli di Kompleks Parlemen DPR RI Senayan, Jakarta,┬áRabu (11/10).

Lebih jauh, Fadli tidak menampik kalau Jakarta memang butuh kemajuan pembangunan. Namun, kata dia, apakah rakyat diuntungkan atau tidak dengan proyek reklamasi tersebut.

“Kan harus kita tanya kepada rakyat juga,” ujarnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini meminta pemerintah tidak gegabah mengambil keputusan yang masih menimbulkan masalah, khususnya soal pengelolaan tata lingkungan.

“Dari faktor lingkungan hidup juga ada masalah, belum lagi dari persoalan komersil lainnya,” imbuhnya.

Diketahui, Luhut telah mengeluarkan Surat Menko Maritim Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 pada 5 Oktober 2017 tentang pencabutan penghentian sementara (moratorium) pembangunan proyek reklamasi Teluk Jakarta.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 WIB

Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Mabes Polri memastikan jika KR (45) dan JS (15), ayah dan anak yang ditangkap Densus 88 di kediamannya Jalan ...
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...