Selasa, 12 Desember 2017 | 13.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Belasan orang dimanakan Polisi terkait kericuhan di Kantor Kemendagri

Belasan orang dimanakan Polisi terkait kericuhan di Kantor Kemendagri

Reporter : Zainal Bakri | Rabu, 11 Oktober 2017 - 20:15 WIB

IMG-27186

Kantor Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Belasan orang dari ratusan massa dari Barisan Merah Putih Talikora diamankan aparat kepolisian, Rabu (11/10) sore.

Mereka membuat keributan menyerang ke Gedung Kemendagri, Jl Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

Diduga ratusan massa tersebut pendukung salah seorang calon Bupati Kabupaten Tolikara, Papua di Pilkada 2017 yang ingin melakukan pertemuan untuk membahas sengketa Pilkada 2017 di Tolikara, Papua disana.

Namun, tanpa alasan yang jelas tiba-tiba keributan pecah dan melempari kantor Tjahjo Kumolo.

Kondisi Gedung Kemendagri saat ini sudah kembali normal. Suasana dan kegiatan di wilayah Kantor Menteri Tjahjo Kumolo itu pun sudah kondusif seperti semula.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Nico Afinta mengatakan sediktinya 170 orang membuat kericuhan di depan Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, memiliki keterkaitan dengan sengketa Pilkada 2017 di Tolikara, Papua.

‚ÄúDari 170 orang yang membuat kericuhan, 15 orang sudah kita amankan, sementara semuanya pelaku,” kata Nico Afinta saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (11/10) malam.

Menurut Nico, para pelaku melemparkan batu kedalam gedung Kemendagri sehingga menyebabkan fasilitas gedung seperti komputer, kaca dan lainnya hancur oleh amuk massa.

“Kantor rusak, kaca pecah, beberapa komputer rusak. Setelah itu tim gabungan Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya melakukan penyisiran,” ungkap Nico.

Sampai saat ini, menurut Nico belum diketahui adanya korban jiwa dari peristiwa kericuhan di depan gedung kantor

“Ya kalau kena lemparan batu orangnya masih kami cek, jadi korban persilahkan datang ke kantor. Kalau ada wartawan jadi korban silahlan ke kantor,” ujar Nico.

Lebih lanjut Nico menuturkan saat ini para pelaku sudah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Sementara semua pelaku, semuanya masih pemeriksaan,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 WIB

Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Mabes Polri memastikan jika KR (45) dan JS (15), ayah dan anak yang ditangkap Densus 88 di kediamannya Jalan ...
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...