Selasa, 20 Februari 2018 | 08.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Isu warga China membludak DPR sarankan buka data keimigrasian

Isu warga China membludak DPR sarankan buka data keimigrasian

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:18 WIB

IMG-27203

Asrul Sani. (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyarankan agar pemerintah membuka data keimigrasian soal jumlah WN Cina yang mengunjungi Indonesia.

Hal itu disarankan Arsul menanggapi banyaknya isu bahwa orang-orang Cina berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk melakukan penguasaan wilayah.

“Buka saja secara teratur masuknya orang asing, mana yang wisatawan dan mana yang pekerja. Kalau data itu tidak benar baru kita persoalkan,” ujar Arsul Sani di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta,  Kamis (12/10).

Menurutnya, jika kabar membludaknya orang Cina di Indonesia tidak berbasis data dari keimigrasian, maka hal itu hanya isu.

Kecuali, kata Arsul, jika data keimigrasian tidak cocok dengan data instansi lainnya baru harus dipersoalkan. Tetapi, jika ingin dipersoalkan juga harus menggunakan data, tidak menggunakan isu-isu bohong untuk menyerang pemerintah.

“Itu ada datanya di Imigrasi, kalau mau menilai itu harus berbasis data imigrasi. Kecuali data Imigrasi itu tidak benar, tidak benar itu adalah data imigrasi dengan instansi lain itu beda. Itu baru kita persoalkan, tapi kan kesannya ini ada serombongan orang china datang naik bus dikawal polisi terus pada ramai, kan tidak bisa begitu menanggapinya,” ungkap Sekjen DPP PPP itu.

“Lalu yang jadi permasalahan adalah ketika mereka datang itu ilegal atau legal. Permasalahannya sekarang kan kedatangan mereka itu belum jelas ilegal atau legalnya harus ada kajian dulu. Nanti kalau ilegal kan kita akan melakukan kunjungan spesifisik,” tambahnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...