Selasa, 20 Februari 2018 | 08.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dua Ekor Kuda Sandalwood Jokowi Jadi Milik Negara

Dua Ekor Kuda Sandalwood Jokowi Jadi Milik Negara

Reporter : Fadilah | Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:33 WIB

IMG-27206

Gedung KPK, Jakarta Selatan. KiniNews/Dok.

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi yang pernah melaporkan pemberian dua ekor kuda sandalwood dari masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kuda tersebut nilainya Rp 170 juta. Terakhir KPK tengah mempelajari akan diapakan kuda tersebut. Lantas Bagaimana perkembangannya saat ini?

Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengatakan dua ekor kuda tersebut kini telah dinyatakan menjadi milik negara.

“Sudah milik negara dan direkomendasikan untuk dirawat oleh negara,” tuturnya melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis, (12/10).

Giri menambahkan, sampai dengan September 2017, total gratifikasi yang telah ditetapkan sebagai milik negara mencapai sekitar Rp 113,4 miliar. Gratifikasi itu berupa jam tangan mewah, berlian, pulpen mewah, perhiasan, kuda, lukisan, barang elektronik, tiket perjalanan hingga voucher. 

“Pelaporan ini sekaligus menekankan bahwa yang wajib menolak dan melaporkan gratifikasi adalah pegawai negeri dan (anggota) TNI, Polri, BUMN, BUMD, termasuk di dalamnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dua ekor kuda senilai Rp 170 juta itu didapatkan oleh Jokowi saat dirinya dan rombongan melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada Juli 2017 lalu.

Saat itu, Jokowi dinobatkan sebagai Rato di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi NTT. Penobatan mantan Walikota Solo itu sebagai Rato atau tokoh adat SBD itu sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih atas kunjungannya ke SBD.

Penobatan Jokowi sebagai Rato itu dilakukan secara adat oleh Bupati SBD, Markus Dairo Talu didampingi Ketua Dekranasda SBD, Ratu Wulla Talu di pendopo Rumah Jabatan Bupati. Penobatan Jokowi sebagai Rato didampingi ibu negara Iriana Joko Widodo itu, ditandai dengan pemberian parang khas Sumba bergagang gading, juga selembar kain dan seekor kuda sandalwood. Jokowi juga mengenakan busana adat khas Rato SBD. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres
Peristiwa - Senin, 19 Februari 2018 - 20:01 WIB

Maruarar akui salah atas insiden Anies Baswedan diadang Paspampres

Ketua Panitia Pengarah Piala Presiden 2018, Maruarar Sirait, mengaku bersalah atas insiden usai final Piala Presiden 2018, Sabtu (17/2), yang ...
Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:50 WIB

Pemerintah targetkan 50 persen lelang blok migas terjual

Pemerintah menargetkan setidak-tidaknya 50 persen penawaran lelang dari 26 blok minyak dan gas bumi (migas) pada 2018 dapat laku terjual."Kami ...
BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia
Ekonomi - Senin, 19 Februari 2018 - 19:34 WIB

BPH Migas keluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) mengeluhkan minimnya cadangan BBM Indonesia sehingga belum dapat menjamin ketersediaan cadangan ...
KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:20 WIB

KPK Geledah Tiga Lokasi di Subang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di tiga lokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Langkah itu berkaitan dengan kasus dugaan ...
Bupati Nganjuk Segera Diadili
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:10 WIB

Bupati Nganjuk Segera Diadili

Bupati Nganjuk nonaktif Taufiqurrahman tak lama lagi akan duduk di kursi terdakwa Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.Pasalnya penyidik Komisi ...
Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 19:07 WIB

Rekomendasi Asimilasi dan Pembebasan Bersyaratnya Ditolak, Ini Kata Nazaruddin

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin meminta agar semua institusi penegak hukum mentaati aturan hukum yang ada. Hal ini ...