Selasa, 12 Desember 2017 | 13.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dua Ekor Kuda Sandalwood Jokowi Jadi Milik Negara

Dua Ekor Kuda Sandalwood Jokowi Jadi Milik Negara

Reporter : Fadilah | Kamis, 12 Oktober 2017 - 17:33 WIB

IMG-27206

Gedung KPK, Jakarta Selatan. KiniNews/Dok.

Jakarta, kini.co.id – Presiden Jokowi yang pernah melaporkan pemberian dua ekor kuda sandalwood dari masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) kepada Direktorat Gratifikasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kuda tersebut nilainya Rp 170 juta. Terakhir KPK tengah mempelajari akan diapakan kuda tersebut. Lantas Bagaimana perkembangannya saat ini?

Direktur Gratifikasi KPK, Giri Suprapdiono mengatakan dua ekor kuda tersebut kini telah dinyatakan menjadi milik negara.

“Sudah milik negara dan direkomendasikan untuk dirawat oleh negara,” tuturnya melalui pesan singkat di Jakarta, Kamis, (12/10).

Giri menambahkan, sampai dengan September 2017, total gratifikasi yang telah ditetapkan sebagai milik negara mencapai sekitar Rp 113,4 miliar. Gratifikasi itu berupa jam tangan mewah, berlian, pulpen mewah, perhiasan, kuda, lukisan, barang elektronik, tiket perjalanan hingga voucher. 

“Pelaporan ini sekaligus menekankan bahwa yang wajib menolak dan melaporkan gratifikasi adalah pegawai negeri dan (anggota) TNI, Polri, BUMN, BUMD, termasuk di dalamnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, dua ekor kuda senilai Rp 170 juta itu didapatkan oleh Jokowi saat dirinya dan rombongan melakukan kunjungan ke Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur pada Juli 2017 lalu.

Saat itu, Jokowi dinobatkan sebagai Rato di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) Provinsi NTT. Penobatan mantan Walikota Solo itu sebagai Rato atau tokoh adat SBD itu sebagai bentuk penghargaan dan terima kasih atas kunjungannya ke SBD.

Penobatan Jokowi sebagai Rato itu dilakukan secara adat oleh Bupati SBD, Markus Dairo Talu didampingi Ketua Dekranasda SBD, Ratu Wulla Talu di pendopo Rumah Jabatan Bupati. Penobatan Jokowi sebagai Rato didampingi ibu negara Iriana Joko Widodo itu, ditandai dengan pemberian parang khas Sumba bergagang gading, juga selembar kain dan seekor kuda sandalwood. Jokowi juga mengenakan busana adat khas Rato SBD. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris
Peristiwa - Selasa, 12 Desember 2017 - 13:25 WIB

Pelaku ujaran kebencian di Kalbar diduga terkait jaringan teroris

Mabes Polri memastikan jika KR (45) dan JS (15), ayah dan anak yang ditangkap Densus 88 di kediamannya Jalan ...
KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang
Hukum - Selasa, 12 Desember 2017 - 11:01 WIB

KPK Kembali Periksa Setnov untuk Lengkapi Berkas Anang

Tersangka kasus korupsi e-KTP (Kartu Tanda Penduduk elektronik) TA 2011-2012 Setya Novanto tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, ...
Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:29 WIB

Begini Cara Ajukan Pinjaman UMi di Pegadaian

Pemerintah Indonesia terus berupaya mendorong kemajuan UMKM di daerah. Di antaranya dengan menyalurkan kredit untuk pelaku usaha kecil.Sebagai pilihan, pemerintah ...
Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 10:15 WIB

Citilink raih LCC terbaik ke tujuh kali

Untuk yang ke-7 kalinya ajang Indonesia Travel and Tourism Award (ITTA) 2017/2018 yang digagas oleh Indonesia Travel and Tourism ...
70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM
Ekonomi - Selasa, 12 Desember 2017 - 09:40 WIB

70 IKM komponen otomotif jalin sinergi dengan pemasok APM

Kementerian Perindustrian memfasilitasi sebanyak 70 industri kecil dan menengah (IKM) komponen otomotif yang berasal dari beberapa sentra Pulau Jawa untuk bekerja sama dengan 30 pemasok ...
Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 07:34 WIB

Kompak F-PKS Gunakan Syal Palestina-Indonesia di DPR

Sikap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel terus mendapat kecaman. Sebagai bentuk dukungan ...