Tuesday, 17 July 2018 | 18.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Reporter : Sindi Violinda | Thursday, 19 October 2017 - 18:41 WIB

IMG-27365

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berbincang dengan Senior Executive Vice President Mitsubishi Corporation/Regional CEO Asia & Oceania Mr. Eiichi Tanabe sebelum melakukan pertemuan dengan Mitsubishi Corporation di Tokyo. KiniNews/ Biro Humas Kementerian Perindustrian.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri lokal. 

Perusahaan raksasa Jepang tersebut memiliki potensi besar untuk memacu pengembangan daya saing dan produktivitas di berbagai sektor manufaktur dalam negeri.   “Sejumlah anak perusahaan dan afiliasi Mitsubishi Corporation mampu terlibat dalam berbagai kegiatan usaha skala global. Ini menjadi peluang besar kita ke depannya,” kata Airlangga dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (19/10).

Airlangga menyampaikan hal itu seusai bertemu dengan Senior Executive Vice President Mitsubishi Corporation/Regional CEO Asia & Oceania, Eiichi Tanabe di Tokyo.   Airlangga telah meminta kelompok usaha Mitsubishi untuk lebih banyak menanamkan modalnya di sektor garmen guna mendukung upaya Indonesia melakukan revitalisasi industri tekstil, dengan meningkatkan kapasitas produksi serat rayon. 

“Rayon sebagai basis material baru. Apalagi, Indonesia akan memproduksi rayon dalam jumlah besar yang berbasis forest pulp,” ujarnya.   Bahkan, setelah membentuk joint venture dengan Uniqlo selaku perusahaan pakaian Jepang, Mitsubishi diyakini dapat menjadi mitra yang kuat untuk memperluas pasar ekspor bagi produk tekstil Indonesia. 

Saat ini, Uniqlo memiliki lebih dari 12 gerai di Jakarta dan kota lainnya. “Selain itu, Indonesia sudah punya satu fasilitas produksi yang memasok ke Uniqlo sehingga ini bisa terintegrasi,” tutur Airlangga.   Airlangga mengungkapkan, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. 

Capaian ini terlihat dari penerimaan devisa negara melalui ekspor TPT sebesar 11,78 miliar dollar AS atau 8,2 persen dari total ekspor nasional, sehingga surplus 4,31 miliar dollar AS pada 2016.   Selanjutnya, industri TPT berkontribusi sekitar 1,16 persen terhadap PDB nasional dan mencatatkan nilai investasi mencapai Rp7,54 triliun pada tahun 2016. 

Di samping itu mampu menjadi jaring pengaman sosial karena menyerap tenaga kerja langsung yang cukup banyak sebesar 2,69 juta orang atau 17,3 persen dari total pekerja industri manufaktur di Tanah Air.   Selain di sektor garmen, Menteri Airlangga mendorong pula Mitsubishi gencar berinvestasi di sektor petrokimia. 

Langkah agresif ini seperti yang dilakukan anak perusahaannya di Indonesia, Asahi Glass melalui PT Asahimas Flat Glass Tbk dalam memperluas pabriknya yang memproduksi soda kostik dan kaca. 

Apalagi, Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan penanaman modal di industri petrokimia guna mendukung ketersediaan bahan baku bagi sektor manufaktur lainnya di dalam negeri.   Oleh karena itu, Kemenperin telah mengusulkan agar industri petrokimia termasuk produsen kaca bisa mendapatkan harga gas yang kompetitif.

“Industri kaca merupakan sektor yang potensial, karena sudah mampu ekspor,” tegas Airlangga. Dengan adanya kelancaran produksi, efek ganda yang dibawa industri akan berjalan baik seperti peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa.   “Sebagai produsen eskalator dan elevator, Mitsubishi juga telah kami dorong untuk memproduksi motor mesinnya di Indonesia,” imbuhnya. 

Airlangga pun berharap, dari pertemuan ini, terjalin kerja sama lanjutan untuk memperkuat dan memperdalam struktur industri di Indonesia sehingga bisa masuk dalam rantai pasok global.   Sementara itu, Tanabe menyatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang penting dan strategis untuk menjadi tujuan investasi Mitsubishi Corporation ke depannya. 

“Kami melihat, ekonomi Indonesia saat ini sangat baik, karena upaya pemerintah dan kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo,” ungkapnya.    Tanabe juga menyampaikan, pihaknya ingin ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan kelas menengah di Indonesia. 

“Kami berminat pula memperluas bisnis di bidang infrastruktur dan otomotif, serta bisnis konsumsi seperti makanan. Apalagi, kami sudah punya mitra usaha dengan Lawson dan Uniqlo, yang gerainya sudah cukup banyak di Indonesia,” tuturnya.   Mitsubishi Corporation selama ini memproduksi dan memasarkan berbagai macam produk industri, di antaranya logam, mesin, bahan kimia, kendaraan, alat-alat berat, pembangkit listrik dan barang konsumsi lainnya melalui jaringan pasar domestik dan luar negeri.

Perusahaan ini juga terlibat dalam beragam bisnis dengan berinvestasi di sektor keuangan serta menciptakan model usaha baru di bidang energi dan teknologi baru. 

Hingga Juni 2017, jumlah anak usaha Mitusbishi sebanyak 835 perusahaan dan afiliasi yang terlibat mencapai 432 perusahaan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...