Kamis, 18 Januari 2018 | 04.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Menperin minta Mitsubishi tambah investasi garmen hingga petrokimia

Reporter : Sindi Violinda | Kamis, 19 Oktober 2017 - 18:41 WIB

IMG-27365

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berbincang dengan Senior Executive Vice President Mitsubishi Corporation/Regional CEO Asia & Oceania Mr. Eiichi Tanabe sebelum melakukan pertemuan dengan Mitsubishi Corporation di Tokyo. KiniNews/ Biro Humas Kementerian Perindustrian.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto mendorong Mitsubishi Corporation agar terus berinvestasi di Indonesia sekaligus meningkatkan kemitraan dengan para pelaku industri lokal. 

Perusahaan raksasa Jepang tersebut memiliki potensi besar untuk memacu pengembangan daya saing dan produktivitas di berbagai sektor manufaktur dalam negeri.   “Sejumlah anak perusahaan dan afiliasi Mitsubishi Corporation mampu terlibat dalam berbagai kegiatan usaha skala global. Ini menjadi peluang besar kita ke depannya,” kata Airlangga dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (19/10).

Airlangga menyampaikan hal itu seusai bertemu dengan Senior Executive Vice President Mitsubishi Corporation/Regional CEO Asia & Oceania, Eiichi Tanabe di Tokyo.   Airlangga telah meminta kelompok usaha Mitsubishi untuk lebih banyak menanamkan modalnya di sektor garmen guna mendukung upaya Indonesia melakukan revitalisasi industri tekstil, dengan meningkatkan kapasitas produksi serat rayon. 

“Rayon sebagai basis material baru. Apalagi, Indonesia akan memproduksi rayon dalam jumlah besar yang berbasis forest pulp,” ujarnya.   Bahkan, setelah membentuk joint venture dengan Uniqlo selaku perusahaan pakaian Jepang, Mitsubishi diyakini dapat menjadi mitra yang kuat untuk memperluas pasar ekspor bagi produk tekstil Indonesia. 

Saat ini, Uniqlo memiliki lebih dari 12 gerai di Jakarta dan kota lainnya. “Selain itu, Indonesia sudah punya satu fasilitas produksi yang memasok ke Uniqlo sehingga ini bisa terintegrasi,” tutur Airlangga.   Airlangga mengungkapkan, industri tekstil dan produk tekstil (TPT) merupakan sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional. 

Capaian ini terlihat dari penerimaan devisa negara melalui ekspor TPT sebesar 11,78 miliar dollar AS atau 8,2 persen dari total ekspor nasional, sehingga surplus 4,31 miliar dollar AS pada 2016.   Selanjutnya, industri TPT berkontribusi sekitar 1,16 persen terhadap PDB nasional dan mencatatkan nilai investasi mencapai Rp7,54 triliun pada tahun 2016. 

Di samping itu mampu menjadi jaring pengaman sosial karena menyerap tenaga kerja langsung yang cukup banyak sebesar 2,69 juta orang atau 17,3 persen dari total pekerja industri manufaktur di Tanah Air.   Selain di sektor garmen, Menteri Airlangga mendorong pula Mitsubishi gencar berinvestasi di sektor petrokimia. 

Langkah agresif ini seperti yang dilakukan anak perusahaannya di Indonesia, Asahi Glass melalui PT Asahimas Flat Glass Tbk dalam memperluas pabriknya yang memproduksi soda kostik dan kaca. 

Apalagi, Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan penanaman modal di industri petrokimia guna mendukung ketersediaan bahan baku bagi sektor manufaktur lainnya di dalam negeri.   Oleh karena itu, Kemenperin telah mengusulkan agar industri petrokimia termasuk produsen kaca bisa mendapatkan harga gas yang kompetitif.

“Industri kaca merupakan sektor yang potensial, karena sudah mampu ekspor,” tegas Airlangga. Dengan adanya kelancaran produksi, efek ganda yang dibawa industri akan berjalan baik seperti peningkatan nilai tambah, penyerapan tenaga kerja, dan penerimaan devisa.   “Sebagai produsen eskalator dan elevator, Mitsubishi juga telah kami dorong untuk memproduksi motor mesinnya di Indonesia,” imbuhnya. 

Airlangga pun berharap, dari pertemuan ini, terjalin kerja sama lanjutan untuk memperkuat dan memperdalam struktur industri di Indonesia sehingga bisa masuk dalam rantai pasok global.   Sementara itu, Tanabe menyatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang penting dan strategis untuk menjadi tujuan investasi Mitsubishi Corporation ke depannya. 

“Kami melihat, ekonomi Indonesia saat ini sangat baik, karena upaya pemerintah dan kepemimpinan Bapak Presiden Joko Widodo,” ungkapnya.    Tanabe juga menyampaikan, pihaknya ingin ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan kelas menengah di Indonesia. 

“Kami berminat pula memperluas bisnis di bidang infrastruktur dan otomotif, serta bisnis konsumsi seperti makanan. Apalagi, kami sudah punya mitra usaha dengan Lawson dan Uniqlo, yang gerainya sudah cukup banyak di Indonesia,” tuturnya.   Mitsubishi Corporation selama ini memproduksi dan memasarkan berbagai macam produk industri, di antaranya logam, mesin, bahan kimia, kendaraan, alat-alat berat, pembangkit listrik dan barang konsumsi lainnya melalui jaringan pasar domestik dan luar negeri.

Perusahaan ini juga terlibat dalam beragam bisnis dengan berinvestasi di sektor keuangan serta menciptakan model usaha baru di bidang energi dan teknologi baru. 

Hingga Juni 2017, jumlah anak usaha Mitusbishi sebanyak 835 perusahaan dan afiliasi yang terlibat mencapai 432 perusahaan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 00:13 WIB

Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan

Advokat Fredrich Yunadi akan mengajukan gugatan praperadilan pada Kamis (18/1) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fredrich sebelumnya telah ditetapkan tersangka ...
Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan  Bimanesh
Hukum - Rabu, 17 Januari 2018 - 22:37 WIB

Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan Bimanesh

Tiga dokter menolak menjadi saksi meringankan untuk Bimanesh Sutarjo, tersangka tindak pidana merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP ...
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...