Kamis, 18 Januari 2018 | 04.25 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

IMG-27394

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Dok DPR)

Jakarta, kini.co.id – Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Menurutnya, perseteruan harus segera diakhiri.

“Kita harus adil antara melindungi rakyat dengan melindungi pengusaha,” kata Taufik kepada wartawan di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta, Jumat (20/10).

Politisi Partai Amanat Nasional ini menyarankan agar pemerintah menjelaskan secara arif kepada rakyat terkait nilai manfaat reklamasi Pantai Jakarta agar tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan terkait proyek reklamasi.

Presiden, lanjut Taufik, sebaiknya segera memfasilitasi pertemuan informal atau konsultasi untuk menemukan solusi antara Gubernur Anies dengan Menko Maritim, Luhut.

Sampai saat ini Gubernur Anies belum dapat mengambil kebijakan strategis termasuk soal reklamasi dengan alasan masih menungu rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta.

“Etika di dalam pemerintahan, kami sebagai eksekutif yang baru menjabat, harus bicara di depan DPRD. Kami hormati perwakilan rakyat dan kami ingin sampaikan semua rencana kami di hadapan para wakil rakyat,” kata Anies seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan apabila rapat paripurna istimewa itu sudah dilaksanakan, baru setelah itu pihaknya akan mengambil langkah-langkah strategis untuk merealisasikan seluruh rencana program.

“Sekarang ada satu agenda yang harus dituntaskan terlebih dahulu, yaitu rapat paripurna istimewa. Sesudah rapat itu dilakukan, baru kami mulai ambil langkah. Untuk saat ini, kami masih menunggu rapat itu,” ujar Anies. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan
Hukum - Kamis, 18 Januari 2018 - 00:13 WIB

Fredrich Yunadi melawan, ajukan gugatan praperadilan

Advokat Fredrich Yunadi akan mengajukan gugatan praperadilan pada Kamis (18/1) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Fredrich sebelumnya telah ditetapkan tersangka ...
Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan  Bimanesh
Hukum - Rabu, 17 Januari 2018 - 22:37 WIB

Demi independensi, tiga dokter tolak jadi saksi ringankan Bimanesh

Tiga dokter menolak menjadi saksi meringankan untuk Bimanesh Sutarjo, tersangka tindak pidana merintangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek e-KTP ...
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...