Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

IMG-27394

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan (Dok DPR)

Jakarta, kini.co.id – Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Menurutnya, perseteruan harus segera diakhiri.

“Kita harus adil antara melindungi rakyat dengan melindungi pengusaha,” kata Taufik kepada wartawan di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta, Jumat (20/10).

Politisi Partai Amanat Nasional ini menyarankan agar pemerintah menjelaskan secara arif kepada rakyat terkait nilai manfaat reklamasi Pantai Jakarta agar tidak ada lagi kecurigaan-kecurigaan terkait proyek reklamasi.

Presiden, lanjut Taufik, sebaiknya segera memfasilitasi pertemuan informal atau konsultasi untuk menemukan solusi antara Gubernur Anies dengan Menko Maritim, Luhut.

Sampai saat ini Gubernur Anies belum dapat mengambil kebijakan strategis termasuk soal reklamasi dengan alasan masih menungu rapat paripurna istimewa DPRD DKI Jakarta.

“Etika di dalam pemerintahan, kami sebagai eksekutif yang baru menjabat, harus bicara di depan DPRD. Kami hormati perwakilan rakyat dan kami ingin sampaikan semua rencana kami di hadapan para wakil rakyat,” kata Anies seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan apabila rapat paripurna istimewa itu sudah dilaksanakan, baru setelah itu pihaknya akan mengambil langkah-langkah strategis untuk merealisasikan seluruh rencana program.

“Sekarang ada satu agenda yang harus dituntaskan terlebih dahulu, yaitu rapat paripurna istimewa. Sesudah rapat itu dilakukan, baru kami mulai ambil langkah. Untuk saat ini, kami masih menunggu rapat itu,” ujar Anies. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...