Friday, 17 August 2018 | 16.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Reporter : Fadilah | Monday, 23 October 2017 - 15:50 WIB

IMG-27449

Staff Bagian Keuangan PT Sandipala Arthaputra, Fajri Agus Setiawan bersaksi di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik) ke-14 di Pengadilan Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, hari ini, Senin, (15/5/2017). (kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).

Awalnya, Ia mengaku kenal dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang merupakan terdakwa kasus korupsi e-KTP. Isnu mengenal Andi sejak tahun 2010 silam.

“Suatu saat kami dipanggil oleh Pak Irman, kemudian dikenalkan dengan Pak Andi,” tuturnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin, (23/10/2017).

Isnu mengaku bahwa perkenalan itu berkaitan dengan proyek e-KTP yang saat ini diketahui menjadi bancakan. Namun ketika itu, dia hanya tahu bahwa Andi adalah seorang pengusaha.

“Kalau pembicaraan yang pasti saya lupa, pada intinya, saya mencoba memahami bahwa saudara Andi ini barangkali nanti akan ikut dalam proyek e-KTP, tapi sebagai apanya saya tidak tahu,” katanya.

Hakim Jhon Halasan Butar Butar tak percaya begitu saja dan kembali mencecar Isnu. Termasuk mempertanyakan soal peran Andi dalam pertemuan di Fatmawati yang dihadiri Isnu.

“Ini rasanya lucu, dia (Andi Narogong) sudah melakukan banyak hal. Mengundang orang rapat. Memberikan penjelasan-penjelasan, menyediakan tempat bertemu, beberapa kali mendatangi Anda. Belum lagi saya kaitkan dengan kenyataan lain nanti, mengeluarkan uang begitu banyak. Melakukan hal sebegini tanpa tujuan yang jelas? Tidak masuk di akal. Makanya saya tanya ulang, yang saudara tahu apalagi yang dilakukan saudara Andi?” tanya hakim Jhon.

Beberapa detik Isnu tak memberi jawaban. Sampai akhirnya terdengar isak dari mantan Ketua Konsorsium PNRI itu.

“Maaf yang mulia,” ucap Isnu.

“Tidak tahu?” tanya Jhon.

“Tidak,” jawab Isnu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...