Rabu, 19 Desember 2018 | 17.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

IMG-27449

Staff Bagian Keuangan PT Sandipala Arthaputra, Fajri Agus Setiawan bersaksi di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik) ke-14 di Pengadilan Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, hari ini, Senin, (15/5/2017). (kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).

Awalnya, Ia mengaku kenal dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang merupakan terdakwa kasus korupsi e-KTP. Isnu mengenal Andi sejak tahun 2010 silam.

“Suatu saat kami dipanggil oleh Pak Irman, kemudian dikenalkan dengan Pak Andi,” tuturnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin, (23/10/2017).

Isnu mengaku bahwa perkenalan itu berkaitan dengan proyek e-KTP yang saat ini diketahui menjadi bancakan. Namun ketika itu, dia hanya tahu bahwa Andi adalah seorang pengusaha.

“Kalau pembicaraan yang pasti saya lupa, pada intinya, saya mencoba memahami bahwa saudara Andi ini barangkali nanti akan ikut dalam proyek e-KTP, tapi sebagai apanya saya tidak tahu,” katanya.

Hakim Jhon Halasan Butar Butar tak percaya begitu saja dan kembali mencecar Isnu. Termasuk mempertanyakan soal peran Andi dalam pertemuan di Fatmawati yang dihadiri Isnu.

“Ini rasanya lucu, dia (Andi Narogong) sudah melakukan banyak hal. Mengundang orang rapat. Memberikan penjelasan-penjelasan, menyediakan tempat bertemu, beberapa kali mendatangi Anda. Belum lagi saya kaitkan dengan kenyataan lain nanti, mengeluarkan uang begitu banyak. Melakukan hal sebegini tanpa tujuan yang jelas? Tidak masuk di akal. Makanya saya tanya ulang, yang saudara tahu apalagi yang dilakukan saudara Andi?” tanya hakim Jhon.

Beberapa detik Isnu tak memberi jawaban. Sampai akhirnya terdengar isak dari mantan Ketua Konsorsium PNRI itu.

“Maaf yang mulia,” ucap Isnu.

“Tidak tahu?” tanya Jhon.

“Tidak,” jawab Isnu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...