Senin, 25 Maret 2019 | 05.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

IMG-27449

Staff Bagian Keuangan PT Sandipala Arthaputra, Fajri Agus Setiawan bersaksi di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik) ke-14 di Pengadilan Pengadilan Tipikor, Bungur, Jakarta Pusat dengan terdakwa Irman dan Sugiharto, hari ini, Senin, (15/5/2017). (kininews/fadilah)

Jakarta, kini.co.id – Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).

Awalnya, Ia mengaku kenal dengan Andi Agustinus alias Andi Narogong yang merupakan terdakwa kasus korupsi e-KTP. Isnu mengenal Andi sejak tahun 2010 silam.

“Suatu saat kami dipanggil oleh Pak Irman, kemudian dikenalkan dengan Pak Andi,” tuturnya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Senin, (23/10/2017).

Isnu mengaku bahwa perkenalan itu berkaitan dengan proyek e-KTP yang saat ini diketahui menjadi bancakan. Namun ketika itu, dia hanya tahu bahwa Andi adalah seorang pengusaha.

“Kalau pembicaraan yang pasti saya lupa, pada intinya, saya mencoba memahami bahwa saudara Andi ini barangkali nanti akan ikut dalam proyek e-KTP, tapi sebagai apanya saya tidak tahu,” katanya.

Hakim Jhon Halasan Butar Butar tak percaya begitu saja dan kembali mencecar Isnu. Termasuk mempertanyakan soal peran Andi dalam pertemuan di Fatmawati yang dihadiri Isnu.

“Ini rasanya lucu, dia (Andi Narogong) sudah melakukan banyak hal. Mengundang orang rapat. Memberikan penjelasan-penjelasan, menyediakan tempat bertemu, beberapa kali mendatangi Anda. Belum lagi saya kaitkan dengan kenyataan lain nanti, mengeluarkan uang begitu banyak. Melakukan hal sebegini tanpa tujuan yang jelas? Tidak masuk di akal. Makanya saya tanya ulang, yang saudara tahu apalagi yang dilakukan saudara Andi?” tanya hakim Jhon.

Beberapa detik Isnu tak memberi jawaban. Sampai akhirnya terdengar isak dari mantan Ketua Konsorsium PNRI itu.

“Maaf yang mulia,” ucap Isnu.

“Tidak tahu?” tanya Jhon.

“Tidak,” jawab Isnu.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...