Selasa, 21 November 2017 | 17.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

Reporter : Fadilah | Senin, 30 Oktober 2017 - 20:31 WIB

IMG-27554

enyidik KPK memperlihatkan barang bukti dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/10). Antara/Wahyu A Putro.

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap terkait perekrutan dan pengelolaan aparatur sipil negara/pegawai negeri sipil (ASN/PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk yang menjerat Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman.

Dalam mengusut kasus jual beli jabatan ini, KPK menggeledah sekitar 15 lokasi di Nganjuk, sejak Jumat (27/10) hingga Senin (30/10).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan tim penyidik telah menggeledah rumah milik lima tersangka, yakni Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Sekolah SMPN 2 Ngronggot Suwandi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nganjuk Ibnu Hajar, Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk Mokhammad Bisri, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Hariyanto.

Selain itu, kata dia, tim penyidik juga menggeledah dua kantor dinas di lingkungan Pemkab Nganjuk, yakni kantor Dinas Lingkungan Hidup dan kantor Dinas Pendidikan.

Bahkan, tim penyidik KPK menggeledah rumah milik delapan orang saksi yang terkait kasus ini.

“Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” terang Febri di Jakarta, Senin (30/10).

Dalam mengusut kasus ini, KPK sedang mendalami sumber uang suap yang diterima Taufiqurrahman. Uang suap tersebut, dikumpulkan oleh Suwandi dan Ibnu Hajar dari para PNS di Nganjuk.

“Penyidik mendalami terkait sumber uang suap yang dikumpulkan dan diserahkan kepada kedua tersangka SUW (Suwandi) dan IH (Ibnu Hajar),” katanya.

Untuk mendalami hal ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 10 orang saksi sejak Sabtu (27/10) hingga hari ini. 10 orang saksi yang diperiksa KPK di Mapolres Nganjuk itu berasal dari unsur PNS sejumlah dinas di Nganjuk.

“PNS Dinas pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...