Rabu, 17 Oktober 2018 | 13.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 30 Oktober 2017 - 20:31 WIB

IMG-27554

enyidik KPK memperlihatkan barang bukti dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/10). Antara/Wahyu A Putro.

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap terkait perekrutan dan pengelolaan aparatur sipil negara/pegawai negeri sipil (ASN/PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk yang menjerat Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman.

Dalam mengusut kasus jual beli jabatan ini, KPK menggeledah sekitar 15 lokasi di Nganjuk, sejak Jumat (27/10) hingga Senin (30/10).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan tim penyidik telah menggeledah rumah milik lima tersangka, yakni Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Sekolah SMPN 2 Ngronggot Suwandi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nganjuk Ibnu Hajar, Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk Mokhammad Bisri, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Hariyanto.

Selain itu, kata dia, tim penyidik juga menggeledah dua kantor dinas di lingkungan Pemkab Nganjuk, yakni kantor Dinas Lingkungan Hidup dan kantor Dinas Pendidikan.

Bahkan, tim penyidik KPK menggeledah rumah milik delapan orang saksi yang terkait kasus ini.

“Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” terang Febri di Jakarta, Senin (30/10).

Dalam mengusut kasus ini, KPK sedang mendalami sumber uang suap yang diterima Taufiqurrahman. Uang suap tersebut, dikumpulkan oleh Suwandi dan Ibnu Hajar dari para PNS di Nganjuk.

“Penyidik mendalami terkait sumber uang suap yang dikumpulkan dan diserahkan kepada kedua tersangka SUW (Suwandi) dan IH (Ibnu Hajar),” katanya.

Untuk mendalami hal ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 10 orang saksi sejak Sabtu (27/10) hingga hari ini. 10 orang saksi yang diperiksa KPK di Mapolres Nganjuk itu berasal dari unsur PNS sejumlah dinas di Nganjuk.

“PNS Dinas pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:54 WIB

Kalau Sukses di Jabar, PAN Bisa Menangkan Prabowo-Sandi

Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hassan mengatakan jika PAN sukses menang di Jawa Barat, maka mereka akan bisa memenangkan Prabowo-Sandi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...