Rabu, 19 Desember 2018 | 17.48 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 30 Oktober 2017 - 20:31 WIB

IMG-27554

enyidik KPK memperlihatkan barang bukti dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/10). Antara/Wahyu A Putro.

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap terkait perekrutan dan pengelolaan aparatur sipil negara/pegawai negeri sipil (ASN/PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk yang menjerat Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman.

Dalam mengusut kasus jual beli jabatan ini, KPK menggeledah sekitar 15 lokasi di Nganjuk, sejak Jumat (27/10) hingga Senin (30/10).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan tim penyidik telah menggeledah rumah milik lima tersangka, yakni Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Sekolah SMPN 2 Ngronggot Suwandi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nganjuk Ibnu Hajar, Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk Mokhammad Bisri, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Hariyanto.

Selain itu, kata dia, tim penyidik juga menggeledah dua kantor dinas di lingkungan Pemkab Nganjuk, yakni kantor Dinas Lingkungan Hidup dan kantor Dinas Pendidikan.

Bahkan, tim penyidik KPK menggeledah rumah milik delapan orang saksi yang terkait kasus ini.

“Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” terang Febri di Jakarta, Senin (30/10).

Dalam mengusut kasus ini, KPK sedang mendalami sumber uang suap yang diterima Taufiqurrahman. Uang suap tersebut, dikumpulkan oleh Suwandi dan Ibnu Hajar dari para PNS di Nganjuk.

“Penyidik mendalami terkait sumber uang suap yang dikumpulkan dan diserahkan kepada kedua tersangka SUW (Suwandi) dan IH (Ibnu Hajar),” katanya.

Untuk mendalami hal ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 10 orang saksi sejak Sabtu (27/10) hingga hari ini. 10 orang saksi yang diperiksa KPK di Mapolres Nganjuk itu berasal dari unsur PNS sejumlah dinas di Nganjuk.

“PNS Dinas pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:03 WIB

Jalan Gubeng Surabaya Amblas, Ini Penjelasan RS Siloam

Management Rumah Sakit Siloam nampaknya enggan disalahkan soal amblasnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya yang diduga karena proyek pengerjaan basement RS ...
Politik - Rabu, 19 Desember 2018 - 17:01 WIB

Fahri Hamzah: Banyak Orang Salah Paham Tentang Pidato Prabowo

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai, banyak orang keliru tentang pernyataan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang Indonesia ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:29 WIB

Ditargetkan Selesai Tahun Ini, Kasus RJ Lino Belum Juga Disentuh KPK

Akhir Desember 2017 silam, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencanangkan berbagai target. Salah satu target besar yang dicanangkan adalah penyelesaian kasus ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 15:25 WIB

Fahri Hamzah Minta Polisi Ungkap Fakta Soal Penahanan Habib Bahar

Ketua DPR, Fahri Hamzah meminta pihak kepolisian menjelaskan kepada publik atas penahanan Habib Bahar bin Smith atas dugaan penganiayaan terhadap ...
Hukum - Rabu, 19 Desember 2018 - 13:25 WIB

Begini korban penganiayaan Bahar Smith

KEPALA Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan remaja korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Bahar bin ...
Peristiwa - Rabu, 19 Desember 2018 - 11:59 WIB

Penyebab amblesnya jalan Gubeng-Surabaya mulai terkuak

DUGAAN penyebab amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya mulai terkuak. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan amblesnya jalan disebabkan oleh ...