Senin, 25 Maret 2019 | 05.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

KPK Geledah 15 Lokasi di Nganjuk

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 30 Oktober 2017 - 20:31 WIB

IMG-27554

enyidik KPK memperlihatkan barang bukti dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Nganjuk di Gedung KPK Jakarta, Kamis (26/10). Antara/Wahyu A Putro.

Jakarta, kini.co.id – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap terkait perekrutan dan pengelolaan aparatur sipil negara/pegawai negeri sipil (ASN/PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk yang menjerat Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman.

Dalam mengusut kasus jual beli jabatan ini, KPK menggeledah sekitar 15 lokasi di Nganjuk, sejak Jumat (27/10) hingga Senin (30/10).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan tim penyidik telah menggeledah rumah milik lima tersangka, yakni Bupati Nganjuk Taufiqurrahman, Kepala Sekolah SMPN 2 Ngronggot Suwandi, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Nganjuk Ibnu Hajar, Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk Mokhammad Bisri, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk Hariyanto.

Selain itu, kata dia, tim penyidik juga menggeledah dua kantor dinas di lingkungan Pemkab Nganjuk, yakni kantor Dinas Lingkungan Hidup dan kantor Dinas Pendidikan.

Bahkan, tim penyidik KPK menggeledah rumah milik delapan orang saksi yang terkait kasus ini.

“Dari penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik,” terang Febri di Jakarta, Senin (30/10).

Dalam mengusut kasus ini, KPK sedang mendalami sumber uang suap yang diterima Taufiqurrahman. Uang suap tersebut, dikumpulkan oleh Suwandi dan Ibnu Hajar dari para PNS di Nganjuk.

“Penyidik mendalami terkait sumber uang suap yang dikumpulkan dan diserahkan kepada kedua tersangka SUW (Suwandi) dan IH (Ibnu Hajar),” katanya.

Untuk mendalami hal ini, tim penyidik telah memeriksa sekitar 10 orang saksi sejak Sabtu (27/10) hingga hari ini. 10 orang saksi yang diperiksa KPK di Mapolres Nganjuk itu berasal dari unsur PNS sejumlah dinas di Nganjuk.

“PNS Dinas pendidikan dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Nganjuk,” tandasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...