Selasa, 21 November 2017 | 17.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Didesak Bentuk TGPF untuk Novel Baswedan, Ini Kata KPK

Didesak Bentuk TGPF untuk Novel Baswedan, Ini Kata KPK

Reporter : Fadilah | Selasa, 31 Oktober 2017 - 16:49 WIB

IMG-27571

Ketua KPK Agus Raharjo (tengah) bersama Mantan Ketua Abraham Samad (kedua kiri), Mantan Wakil Ketua M Jasin (kiri) dan Busyro Muqoddas (kedua kanan) serta Najwa Shihab bergandengan tangan sebelum memberikan keterangan seusai menggelar pertemuan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (31/10). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah mantan Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi mengusulkan kepada Pimpinan KPK untuk menyampaikan pembentukan TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) terkait kasus teror terhadap Novel Baswedan setelah 200 hari berlalu pelaku penyerangan belum juga berhasil diungkap.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo mengatakan pihaknya masih mempertimbangkan usulan tersebut.

“Kami akan tanya kepada pimpinan KPK yang lain terlebih dahulu, sehingga hasilnya belum bisa disampaikan hari ini,” tuturnya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa, (31/10/2017).

Agus belum bisa bicara jauh tentang usulan pembentukan TGPF kasus Novel. Dia hanya berjanji akan membawa usulan dari sejumlah mantan pimpinan KPK dan Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi dibahas bersama pimpinan lainnya.

“Nanti kita diskusikan, tapi kita perlu optimis, melihat situasi, melihat perkembangan, mungkin saja banyak pimpinan juga berubah sikap. Kita tunggu, saya tidak bisa mendahului pendapat pimpinan yang lain,” pungkas Agus.

Untuk diketahui, Penyiraman terhadap Novel terjadi pada (11/4/2017) lalu. Ia diserang menggunakan air keras oleh dua pelaku setelah melaksanakan salat subuh di masjid dekat rumahnya.

Kepolisian telah memeriksa puluhan saksi untuk menemukan pelakunya, tapi masih nihil. Polisi baru mampu membuat sketsa satu terduga pelaku.

Adapun Novel sendiri telah menjalani beberapa kali operasi untuk menyembuhkan matanya di Singapura.

Seharusnya ia menjalani operasi besar tahap kedua pada mata kirinya. Namun operasi tersebut ditunda karena proses pemulihan belum merata.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...