Tuesday, 17 July 2018 | 18.48 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Polisi ungkap peran dua terduga teroris Bima yang ditembak mati

Polisi ungkap peran dua terduga teroris Bima yang ditembak mati

Tuesday, 31 October 2017 - 18:22 WIB

IMG-27573

Ilustrasi Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penjagaan saat berlangsung penggeledahan di rumah terduga teroris. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha.

Bima, kini.co.id – Dua terduga teroris yang tewas tertembak Densus Anti Teror 88 di Pegunungan Oi Sarume Dusun Mawu Dalam, Desa Mawu Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima pada Senin (30/10) kemarin, terkait dengan peristiwa penembakan dua anggota Polres Bima pada 11 September lalu.

Kedua terduga teroris tersebut yakni Muhamad Amirullah alias Once Dance (37) dan Rahmad Fadlizil Jalil alias Yaman (27), keduanya merupakan warga Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpuda Kabupaten Bima.

Keduanya juga terindikasi sebagai anggota kelompok Imam Munandar, yang diduga kuat pelaku penembakan terhadap 2 orang anggota Polres Bima Kota, yakni Bripka Gafur dan Bripka Zaenal Abidin yang terjadi pada Senin (11/9) pagi saat kedua anggota tersebut mengantar anaknya berangkat sekolah.

Wakapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Komisaris Besar Tajuddin mengungkap peran dua terduga teroris yang tewas dalam aksi baku tembak dengan Tim Densus 88 pada Senin (30/10) pagi.

“Mereka adalah pelaku yang turut terlibat dalam penembakan dua anggota polisi yang bertugas di Bima beberapa waktu lalu,” kata Kombes Pol Tajuddin di Mataram, Selasa (31/10), seperti dilansir Antara.

Ia menyatakan peran dan identitas dua terduga teroris itu terungkap berdasarkan serangkaian penyelidikan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Tim Densus 88/Antiteror.

Untuk itu, Wakapolda mengaku tidak meragukan lagi bahwa keduanya terlibat dalam aksi penembakan dua anggota kepolisian pada 11 September 2017 di Bima Kota.

“Tentunya Polri melakukan suatu tindakan sudah berdasarkan bukti-bukti yang kuat sehingga meyakinkan bahwa itulah pelakunya,” kata dia.

Dia mengatakan, usai baku tembak itu, polisi langsung mengevakuasi kedua jenazah.

Selain itu, polisi juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua pucuk senjata api rakitan, amunisi sebanyak 10 butir yang dibungkus dalam kain hitam, dan sebilah pisau.

Polisi juga menemukan perlengkapan bertahan hidup di hutan, seperti jaket, ransel, gunting, pisau, korek api dan beberapa bahan makanan seperti ikan asin, mi instan, minyak goreng, susu kental manis dan kopi, serta uang tunai Rp90 ribu.

Berdasarkan data yang dihimpun kini.co.id. saat ini, tim Densus 88 Anti teror bersama petugas gabungan masih memburu dua terduga lainnya yang diduga terlibat dalam penembakan dua anggota polisi itu.

Identitas keduanya saat ini sudah dikantongi dan diduga kuat merupakan pentolan dari jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Almarhum Santoso alias Abu Wardah dan menerima perintah dari Santoso untuk melakukan aksi teror di Bima.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...