Selasa, 24 April 2018 | 17.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Densus buru dua terduga teroris yang kabur ke gunung Rotr, Bima

Densus buru dua terduga teroris yang kabur ke gunung Rotr, Bima

Reporter : Yudi Andriansyah | Selasa, 31 Oktober 2017 - 18:57 WIB

IMG-27576

Dua personil tim densus 88 anti teror. KiniNews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Tim gabungan Densus 88 Anti teror masih mengejar Iqbal dan Nandar, dua terduga teroris yang melarikan diri saat baku tembak di Gunung Rotr Asakota, Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (30/10) kemarin.

Sedangkan dua terduga teroris lainnya tewas di tempat, yakni Muhamad Amirullah alias Once Dance (37) dan Rahmad Fadlizil Jalil alias Yaman (27), keduanya merupakan warga Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpuda Kabupaten Bima.

Para terduga terindikasi sebagai anggota kelompok Imam Munandar, yang diduga kuat pelaku penembakan terhadap 2 orang anggota Polres Bima Kota, yakni Bripka Gafur dan Bripka Zaenal Abidin yang terjadi pada Senin (11/9) pagi saat kedua anggota tersebut mengantar anaknya berangkat sekolah.

Mereka juga diduga kuat merupakan pentolan dari jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan almarhum Santoso alias Abu Wardah yang sepak terjangnya terendus sejak lama.

Kadiv Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto mengatakan, Iqbal dan Nandar, dua terduga teroris yang melarikan diri sesaat baku tembak dengan tim Densus 88 Anti teror masih terus dikejar.

“Sampai sekarang dari tim Densus 88 anti teror masih melakukan pengejaran,” kata Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (31/10).

Setyo mengatakan, Amirullah alias Dance dan Yaman tewas dalam baku tembak dengan tim Densus 88 anti teror.

Sementara Iqbal dan Nandar melarikan diri di sekitar kawasan Gunung Rotr Asakota, tepatnya di gununh Mawu Rite perbatasan Kota Bima dengan Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat.

Mereka juga merupakan kelompok teroris Jamaah Ansoru Daulah (JAD) Bima yang berafiliasi dengan Santoso dan juga Islamic State (IS).

“Dua orang masih di sekitar gunung itu. Kemungkinan tipis ya (melarikan diri terlalu jauh). Karena itu daerah pegunungan. Mereka pasti bertahan hidup di situ,” ujarnya.

Setyo mengimbau agar Iqbal dan Nandar menyerahkan diri kepada Polisi. Pasalnya jika keduanya menyerahkan diri, pasti akan diperlakukan baik.

Akan tetapi jika keduanya tetap melawan, pihaknya tidak segan-segan untuk memberikan tindakan tegas.

“Pasti lah kalau mereka menyerahkan diri akan diperlakukan baik, kalau melawan apa boleh buat,” tegasnya.

Seperti diketahui, dua dari empat terduga teroris kelompok Imam Manandar terlibat baku tembak saat akan ditangkap terkait keterlibatannya menembak dua anggota polisi pada 11 September lalu, dalam baku tembak tersebut dua diantaranya tewas tertembak Densus Anti Teror 88 di Pegunungan Oi Sarume Dusun Mawu Dalam, Desa Mawu Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima pada Senin (30/10) kemarin.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...