Sabtu, 16 Februari 2019 | 15.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Konsorsium industri fotovoltaik didorong perkuat komponen PLTS

Konsorsium industri fotovoltaik didorong perkuat komponen PLTS

Reporter : Sindi Violinda | Selasa, 31 Oktober 2017 - 19:38 WIB

IMG-27584

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara bersama Sekjen KKIFN Nandang Suhendra, Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Sumber Daya Industri Dyah Winarni Poedjiwati, Kepala Balai Besar Teknologi Konversi Energi BPPT Andhika Prastawa, kepada Kasubdit Investasi dan Kerjasama Energi Baru Terbarukan EBTKE Kementerian ESDM, Abdi harma Saragih, serta Wakil Ketua Umum KKIFN Didi Apriadi di Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (31/10). KiniNews/Humas Kemenperin.

Jakarta, kini.co.id – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian Ngakan Timur Antara mengatakan , Konsorsium Kemandirian Industri Fotovoltaik Nasional (KKIFN) di dorong untuk penguatan struktur industri komponen Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Menurutnya fotovoltaik merupakan sektor energi dan penelitian yang berhubungan dengan aplikasi panel surya untuk energi dengan mengubah sinar matahari menjadi listrik.

“Industri fotovoltaik merupakan salah satu sektor yang diharapkan berkontribusi dalam pengembangan sistem ketenaga listrikan nasional sebagai alternatif dari penggunaan energi fosil,” kata Ngakan, yang juga sebagai Ketua Umum KKIFN dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (31/10).

Ia mengatakan, konsorsium tersebut akan menyuarakan betapa pentingnya penggunaan energi surya, serta mendorong tumbuhnya industri komponen pendukung PLTS di Indonesia.

Menurut Ngakan, untuk membangun PLTS, yang dibutuhkan bukan hanya modul surya saja, namun juga baterai, kabel, inverter (pengubah daya) dan beberapa komponen pendukung lainnya.

“Kalau modul surya kita bisa bikin dengan kapasitas 500 megawatt per tahun. Kalau inverter kita belum punya,” ungkap Ngakan.

Untuk itu, lanjutnya, KKIFN mengundang para investor terkait komponen yang mendukung PLTS berinvestasi di Indonesia dan mengkonsultasikan rencana investasinya bersama KKIFN.

“Kami juga akan memberikan insentif yang disesuaikan dengan sektor industri berupa tax holiday dan tax allowance tergantung investasi itu menjadi pionir di daerah mana,” pungkasnya.

Diketahui, KKIFN dibentuk pada 27 Juni 2016 dengan anggota dari berbagai kementerian dan lembaga, di antaranya BPPI Kemenperin, Kementerian ESDM, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Institut Teknologi Bandung (ITB), serta Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Kamis, 31 Januari 2019 - 22:56 WIB

Yusril minta anggota FPI angkat kaki dari PBB

KETUA Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, meminta kepada seluruh anggota Front Pembela Islam (FPI) agar angkat kaki ...
Peristiwa - Kamis, 31 Januari 2019 - 21:54 WIB

Mantan Kapolri Jenderal Pol Awaloedin Djamin berpulang

MANTAN Kapolri Awaloeddin Djamin, meninggal dunia di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, sore ini (Kamis, 31/1/2019) sekira pukul 14.55 WIB.Kapolri pada ...
Politik - Rabu, 30 Januari 2019 - 18:39 WIB

Prabowo sakit, TKN Jokowi merasa sedih

CALON Presiden Prabowo Subianto saat ini tengah sakit. Mendengar hal itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa sedih ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 15:59 WIB

Akhirnya Vanessa Angel ditahan

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Jatim akhirnya melakukan penahanan terhadap artis Vanessa Angel terkait kasus prostitusi online. Artis FTV bahkan terancam pidana ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:31 WIB

TKN apresiasi polisi periksa Rocky Gerung

IRMA Suryani, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, mengapresiasi polisi yang dikabarkan memeriksa aktivis dan pengamat politik ...
Hukum - Rabu, 30 Januari 2019 - 14:07 WIB

Tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik

TABLOID Indonesia Barokah, yang menghebohkan sejumlah wilayah di Jawa, menurut Dewan Pers (DP), bukanlah produk jurnalistik. Sebab itu DP mempersilahkan ...