Senin, 26 Februari 2018 | 05.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rudi Alfonso Penuhi Panggilan KPK

Rudi Alfonso Penuhi Panggilan KPK

Reporter : Fadilah | Rabu, 1 November 2017 - 12:12 WIB

IMG-27603

Gedung KPK baru (KiniNews/doc)

Jakarta, kini.co.id – Pengacara Rudi Alfonso mendadak menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal namanya tidak tercantum dalam jadwal pemeriksaan yang dirilis oleh tim Biro Humas KPK, Rabu, (1/11/2017) ini.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Rudi hari ini merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pada Jumat (27/10/2017). Rudi ketika itu tak bisa memenuhi panggilan penyidik KPK lantaran tengah berada di luar kota.

“Rudi Alfonso Penjadwalan ulang dari agenda pemeriksaan tanggal 27 oktober 2017,” katanya saat dikonfirmasi.

Kata Febri, Rudi akan diperiksa dalam pengusutan kasus dugaan merintangi proses penyidikan, persidangan, dan memberikan keterangan palsu pada persidang perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

“Rudi diperiksa untuk tersangka MN (Markus Nari),” katanya.

Rudi disinyalir tahu banyak soal tindakan Markus yang disebut-sebut meminta agar sejumlah saksi mencabut keterangannya.

Sebelum memeriksa Rudi, penyidik KPK kemarin memanggil mantan Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Golkar Yorrys Raweyai dalam kasus ini. Yorrys merupakan bekas atasan langsung Rudi di struktur organisasi partai berlambang beringin tersebut.

Usai pemeriksaan pada Selasa, (31/10/2017) kemarin, Yorrys mengaku penyidik menanyakan soal hubungan antara Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dan pengacara Rudi Alfonso.

Kepada penyidik KPK, Yorrys kemudian menjelaskan bahwa Rudi Alfonso merupakan Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar dan Ketua Mahkamah Partai Golkar.

Selain itu, Rudi juga memiliki kantor pengacara, yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Yorrys, Rudi sudah lama menangani persoalan-persoalan hukum yang dihadapi Golkar.

“Sejak lama (Rudi) menangani masalah-masalah advokasi terhadap Golkar,” tutur Yorrys saat itu.

Dikatakannya, keterlibatan Rudi dalam advokasi Partai Golkar ini lantaran hubungan persahabatan dan pekerjaan yang sudah lama dijalinnya dengan Novanto.

Hal inilah yang membuat Rudi menjadi koordinator advokasi segala permasalahan hukum yang menjerat kader Golkar, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Masih kata Yorrys, tim penyidik juga sempat mencecarnya mengenai hubungan kerja dengan Rudi di dalam kerja-kerja internal partai. Termasuk mengenai kasus dugaan korupsi e-KTP yang sempat menjerat Setnov, sapaan Novanto sebagai tersangka.

Meski Bidang Hukum dan HAM yang dipimpin Rudi secara struktur organisasi berada di bawah Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Yorrys mengaku tak pernah berkomunikasi dengan Rudi mengenai kasus dugaan korupsi e-KTP yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Yorrys mengklaim tak tahu menahu soal dugaan Rudi dan Markus merancang rencana untuk meminta sejumlah pihak mencabut keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk anggota DPR dari Fraksi Hanura Miryam S Haryani yang telah menjadi terdakwa perkara dugaan memberikan keterangan tidak benar di persidangan perkara e-KTP.

Yorrys mengaku tak tahu mengenai hal tersebut lantaran bertentangan dengan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar dalam menyikapi kasus e-KTP.

Nama Rudi sendiri sempat mencuat dalam persidangan Miryam S Haryani. Rudi disebut-sebut mengatur dan memengaruhi saksi-saksi dalam kasus korupsi e-KTP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...