Selasa, 21 November 2017 | 17.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rudi Alfonso Penuhi Panggilan KPK

Rudi Alfonso Penuhi Panggilan KPK

Reporter : Fadilah | Rabu, 1 November 2017 - 12:12 WIB

IMG-27603

Gedung KPK baru (KiniNews/doc)

Jakarta, kini.co.id – Pengacara Rudi Alfonso mendadak menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal namanya tidak tercantum dalam jadwal pemeriksaan yang dirilis oleh tim Biro Humas KPK, Rabu, (1/11/2017) ini.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan Rudi hari ini merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pada Jumat (27/10/2017). Rudi ketika itu tak bisa memenuhi panggilan penyidik KPK lantaran tengah berada di luar kota.

“Rudi Alfonso Penjadwalan ulang dari agenda pemeriksaan tanggal 27 oktober 2017,” katanya saat dikonfirmasi.

Kata Febri, Rudi akan diperiksa dalam pengusutan kasus dugaan merintangi proses penyidikan, persidangan, dan memberikan keterangan palsu pada persidang perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.

“Rudi diperiksa untuk tersangka MN (Markus Nari),” katanya.

Rudi disinyalir tahu banyak soal tindakan Markus yang disebut-sebut meminta agar sejumlah saksi mencabut keterangannya.

Sebelum memeriksa Rudi, penyidik KPK kemarin memanggil mantan Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Golkar Yorrys Raweyai dalam kasus ini. Yorrys merupakan bekas atasan langsung Rudi di struktur organisasi partai berlambang beringin tersebut.

Usai pemeriksaan pada Selasa, (31/10/2017) kemarin, Yorrys mengaku penyidik menanyakan soal hubungan antara Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto dan pengacara Rudi Alfonso.

Kepada penyidik KPK, Yorrys kemudian menjelaskan bahwa Rudi Alfonso merupakan Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Partai Golkar dan Ketua Mahkamah Partai Golkar.

Selain itu, Rudi juga memiliki kantor pengacara, yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Menurut Yorrys, Rudi sudah lama menangani persoalan-persoalan hukum yang dihadapi Golkar.

“Sejak lama (Rudi) menangani masalah-masalah advokasi terhadap Golkar,” tutur Yorrys saat itu.

Dikatakannya, keterlibatan Rudi dalam advokasi Partai Golkar ini lantaran hubungan persahabatan dan pekerjaan yang sudah lama dijalinnya dengan Novanto.

Hal inilah yang membuat Rudi menjadi koordinator advokasi segala permasalahan hukum yang menjerat kader Golkar, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Masih kata Yorrys, tim penyidik juga sempat mencecarnya mengenai hubungan kerja dengan Rudi di dalam kerja-kerja internal partai. Termasuk mengenai kasus dugaan korupsi e-KTP yang sempat menjerat Setnov, sapaan Novanto sebagai tersangka.

Meski Bidang Hukum dan HAM yang dipimpin Rudi secara struktur organisasi berada di bawah Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Yorrys mengaku tak pernah berkomunikasi dengan Rudi mengenai kasus dugaan korupsi e-KTP yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun.

Yorrys mengklaim tak tahu menahu soal dugaan Rudi dan Markus merancang rencana untuk meminta sejumlah pihak mencabut keterangannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), termasuk anggota DPR dari Fraksi Hanura Miryam S Haryani yang telah menjadi terdakwa perkara dugaan memberikan keterangan tidak benar di persidangan perkara e-KTP.

Yorrys mengaku tak tahu mengenai hal tersebut lantaran bertentangan dengan sejumlah pengurus DPP Partai Golkar dalam menyikapi kasus e-KTP.

Nama Rudi sendiri sempat mencuat dalam persidangan Miryam S Haryani. Rudi disebut-sebut mengatur dan memengaruhi saksi-saksi dalam kasus korupsi e-KTP.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...