Rabu, 17 Januari 2018 | 17.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dua Penyidik dan Satu Penyelidik KPK Dilaporkan, Polisi Bergerak Cepat

Dua Penyidik dan Satu Penyelidik KPK Dilaporkan, Polisi Bergerak Cepat

Reporter : Fadilah | Kamis, 2 November 2017 - 09:40 WIB

IMG-27613

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). KiniNews/Rakisa.

Jakarta, kini.co.id – Pihak kepolisian rupanya bergerak cepat terkait kasus penyalahgunaan wewenang dan perbuatan tidak menyenangkan yang diduga dilakukan oleh Penyelidik dan Penyidik Komisi Penberantasan Korupsi (KPK).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan sudah ada 11 saksi yang diperiksa.

“Sudah ada 11 saksi yang kami periksa,” tutur Argo saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis, (2/11/2017).

Namun Argo tak menjelaskan secara detil siapa saja saksi tersebut termasuk apa saja yang didalami oleh penyidik.

Untuk diketahui satu penyelidik dan dua penyidik KPK dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penyalahgunaan wewenang dan perbuatan tidak menyenangkan sebagaimana Pasal 421 dan Pasal 335 KUHP. Ketiganya dilaporkan oleh dua orang yang berbeda.

Rinciannya Arend Arthur Durna dan Edy Kurniawan dilaporkan oleh Kepala Subauditorat Utama Keuangan Negara VI, Arief Fadillah. Sedangkan Ario Bilowo dilaporkan oleh anak Rochmadi Sapto Giri yakni Ikham Aufar Zuhairi.

Laporan ketiganya pun sudah naik ke tahap penyidikan. Bahkan pihak kepolisian telah mengeluarkan Surat Perintah Penyidikan No. SP. Sidik/3574/X/2017/Ditreskrimum untuk laporan atas nama Arief Fadilah dan SPDP nomor B/6280/X/2017/ tertanggal 13 Oktober 2017 untuk Laporan atas Nama Ikham Aufar Zuhairi.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...