Selasa, 21 November 2017 | 17.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Tujuh terduga teroris Bima ditangkap, dua tewas

Tujuh terduga teroris Bima ditangkap, dua tewas

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 2 November 2017 - 15:42 WIB

IMG-27617

Ilustrasi penangkapan lima terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal.

Jakarta, kini.co.id – Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri menangkap tujuh orang yang diduga terkait dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Imam Munandar di Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (1/11) kemarin.

Dari tujuh orang tersebut, dua diantaranya meninggal dunia yakni Muhamad Amirullah alias Once Dance (37) dan Rahmad Fadlizil Jalil alias Yaman (27), warga Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpuda Kabupaten Bima.

Sementara kelima orang terduga lainnya, yakni masing-masing Muhammad Ikbal Tanjung (28) yang diduga berperan sebagai eksekutor penembakan, Abdul Hamid alias Dami (60) yang diduga memberikan bantuan logistik kepada para pelaku yang dalam pelarian karena terkait dengan penembakan anggota Polres Bima.

Kemudian, Jasman Ahmad (28) yang diduga berperan sebagai koordinator penyedia logistik untuk diberikan kepada para pelaku yang sedang dalam pelarian karena terkait dengan penembakan anggota Polres Bima sekaligus anggota JAD, Yaser bin Thamrin (29) yang diduga ikut dalam pelatihan fisik yang dilakukan di internal JAD Bima, serta Arkam (3) yang diduga ikut dalam pelatihan fisik yang dilakukan pada internal JATD Bima.

Kepala Biro Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rikwanto mengatakan, penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari operasi yang dilakukan Densus 88 di Gunung Mawu Rite, Kabupaten Bima sehari sebelumnya.

Kelima terduga teroris juga diduga terkait insiden penembakan anggota Polri Brigadir Kepala Abdul Gafur dan Brigadir Kepala Zainal Abidin di Penatoi, Mpunda, Kota Bima, 11 September 2017 silam. Densus 88 sehari sebelumnya terlibat baku tembak dengan kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Munandar di Gunung Mawu Rite, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kontak senjata itu mengakibatkan dua terduga teroris tewas. Baku tembak terjadi sekitar pukul 09.45 WITA di Gunung Rite Asakota, tepatnya di Gunung Mawu Rite perbatasan Kota Bima dengan Kecamatan Ambalawi.

Terpisah Wakapolda NTB Komisaris Besar Tajuddin di Mataram, Kamis (2/11) mengatakan ada sembilan terduga teroris yang ditangkap termasuk dua orang yang meninggal.

Saat ini keberadaan dari para terduga yang diamankan secara terpisah tersebut masih dalam perjalanan dari Bima Kota menuju Bandara Internasional Lombok (BIL), Kabupaten Lombok Tengah.

“Sekarang mereka dalam perjalanan ke sini, tentunya dalam pengawalan ketat,” kata Tajuddin saat dihubungi.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...