Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.16 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Tolak reklamasi, Amien Rais mau blusukan ke Istana temui Jokowi

Tolak reklamasi, Amien Rais mau blusukan ke Istana temui Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 2 November 2017 - 19:52 WIB

IMG-27626

mien Rais (tengah) bersama Sudirman Said (kanan) dan Chandra Tirta Wijaya (kiri) dalam diskusi di Gedung DPR, Kamis (2/11). Antara/M Adimaja

Jakarta, kini.co.id – Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan ingin menemui Presiden Jokowi membahas penolakannya soal reklamasi Teluk Jakarta.

Amien pun meminta Indonesian Resources Studies (IRESS) pimpinan Marwan Batubara membentuk tim, termasuk melibatkan sejumlah tokoh Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun para nelayan yang terdampak reklamasi Teluk Jakarta untuk menemui Jokowi.

“Jadi nanti minta waktu ketemu Pak Jokowi. Pak Jokowi di tengah kesibukannya blusukan, kami akan blusukan ke Istana,” kata Amien dalam diskusi ‘Setop Reklamasi Teluk Jakarta’ di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta, Kamis (2/11).

Mantan Ketua MPR ini mengatakan, lebih baik bertemu langsung Presiden Jokowi ketimbang Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Pak Jokowi pusat kekuasaan. LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) cuma kepanjangan tangan dan penyambung lidah Jokowi. Jadi, tim ini (IRESS cs) nanti harus ketemu Jokowi,” kata Amien.

Menurutnya, sejumlah masukan yang akan disampaikan kepada Presiden Jokowi akan diketik rapi agar tidak terjadi kesalahan persepsi.

“Pokoknya (isinya) hentikan reklamasi,” ucapnya.

Amien menegaskan, orang yang ngotot ingin melanjutkan proyek reklamasi harus diseret ke pengadilan lantaran menyalahgunakan kekuasaan (abuse of power).

“Ini abuse of power. Siapa itu? Nanti akan ketemu,” imbuh Amien.

Diskusi ini digelar Fraksi PAN di DPR. Hadir sebagai narasumber pakar teknik kelautan ITB Muslim Muin, pengamat hukum tata negara Margarito Kamis, mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Martin Hadiwinata, Direktur IRESS Marwan Batubara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...