Tuesday, 17 July 2018 | 18.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Tolak reklamasi, Amien Rais mau blusukan ke Istana temui Jokowi

Tolak reklamasi, Amien Rais mau blusukan ke Istana temui Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Thursday, 2 November 2017 - 19:52 WIB

IMG-27626

mien Rais (tengah) bersama Sudirman Said (kanan) dan Chandra Tirta Wijaya (kiri) dalam diskusi di Gedung DPR, Kamis (2/11). Antara/M Adimaja

Jakarta, kini.co.id – Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan ingin menemui Presiden Jokowi membahas penolakannya soal reklamasi Teluk Jakarta.

Amien pun meminta Indonesian Resources Studies (IRESS) pimpinan Marwan Batubara membentuk tim, termasuk melibatkan sejumlah tokoh Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun para nelayan yang terdampak reklamasi Teluk Jakarta untuk menemui Jokowi.

“Jadi nanti minta waktu ketemu Pak Jokowi. Pak Jokowi di tengah kesibukannya blusukan, kami akan blusukan ke Istana,” kata Amien dalam diskusi ‘Setop Reklamasi Teluk Jakarta’ di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta, Kamis (2/11).

Mantan Ketua MPR ini mengatakan, lebih baik bertemu langsung Presiden Jokowi ketimbang Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Pak Jokowi pusat kekuasaan. LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) cuma kepanjangan tangan dan penyambung lidah Jokowi. Jadi, tim ini (IRESS cs) nanti harus ketemu Jokowi,” kata Amien.

Menurutnya, sejumlah masukan yang akan disampaikan kepada Presiden Jokowi akan diketik rapi agar tidak terjadi kesalahan persepsi.

“Pokoknya (isinya) hentikan reklamasi,” ucapnya.

Amien menegaskan, orang yang ngotot ingin melanjutkan proyek reklamasi harus diseret ke pengadilan lantaran menyalahgunakan kekuasaan (abuse of power).

“Ini abuse of power. Siapa itu? Nanti akan ketemu,” imbuh Amien.

Diskusi ini digelar Fraksi PAN di DPR. Hadir sebagai narasumber pakar teknik kelautan ITB Muslim Muin, pengamat hukum tata negara Margarito Kamis, mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Martin Hadiwinata, Direktur IRESS Marwan Batubara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...