Rabu, 17 Januari 2018 | 17.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Tolak reklamasi, Amien Rais mau blusukan ke Istana temui Jokowi

Tolak reklamasi, Amien Rais mau blusukan ke Istana temui Jokowi

Reporter : Bayu Putra | Kamis, 2 November 2017 - 19:52 WIB

IMG-27626

mien Rais (tengah) bersama Sudirman Said (kanan) dan Chandra Tirta Wijaya (kiri) dalam diskusi di Gedung DPR, Kamis (2/11). Antara/M Adimaja

Jakarta, kini.co.id – Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan ingin menemui Presiden Jokowi membahas penolakannya soal reklamasi Teluk Jakarta.

Amien pun meminta Indonesian Resources Studies (IRESS) pimpinan Marwan Batubara membentuk tim, termasuk melibatkan sejumlah tokoh Institut Teknologi Bandung (ITB) maupun para nelayan yang terdampak reklamasi Teluk Jakarta untuk menemui Jokowi.

“Jadi nanti minta waktu ketemu Pak Jokowi. Pak Jokowi di tengah kesibukannya blusukan, kami akan blusukan ke Istana,” kata Amien dalam diskusi ‘Setop Reklamasi Teluk Jakarta’ di Kompleks Parlemen DPR Senayan, Jakarta, Kamis (2/11).

Mantan Ketua MPR ini mengatakan, lebih baik bertemu langsung Presiden Jokowi ketimbang Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

“Pak Jokowi pusat kekuasaan. LBP (Luhut Binsar Pandjaitan) cuma kepanjangan tangan dan penyambung lidah Jokowi. Jadi, tim ini (IRESS cs) nanti harus ketemu Jokowi,” kata Amien.

Menurutnya, sejumlah masukan yang akan disampaikan kepada Presiden Jokowi akan diketik rapi agar tidak terjadi kesalahan persepsi.

“Pokoknya (isinya) hentikan reklamasi,” ucapnya.

Amien menegaskan, orang yang ngotot ingin melanjutkan proyek reklamasi harus diseret ke pengadilan lantaran menyalahgunakan kekuasaan (abuse of power).

“Ini abuse of power. Siapa itu? Nanti akan ketemu,” imbuh Amien.

Diskusi ini digelar Fraksi PAN di DPR. Hadir sebagai narasumber pakar teknik kelautan ITB Muslim Muin, pengamat hukum tata negara Margarito Kamis, mantan Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Martin Hadiwinata, Direktur IRESS Marwan Batubara. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...