Sabtu, 18 November 2017 | 08.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Najwa Shihab masih belum minat jadi menteri

Najwa Shihab masih belum minat jadi menteri

Kamis, 2 November 2017 - 21:16 WIB

IMG-27630

Nazwa Shihab di KPK. KiniNews/Fadillah

Palu, kini.co.id – Jurnalis Najwa Shihab menyatakan diri belum berminat untuk menjadi seorang menteri, pascamundurnya dari salah satu media nasional, beberapa waktu lalu.

Pernyataan itu disampaikannya dalam kegiatan “Meet n Greet With Najwa Shihab” di Universitas Tadulako (Untad) Palu, yang dilaksanakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Hitam Putih, Fakultas Hukum Untad, Kamis (2/11).

Di hadapan ribuan peserta kegiatan, duta baca nasional itu menjelaskan bahwa informasi itu tidak benar, karena berhenti dari salah satu stasiun televisi, bukan berarti berhenti dari profesi sebagai wartawan.

Dia mengakui, sejak berhenti dari televisi, seiring dengan itu, munculnya isu dirinya akan menjadi menteri dan mendapatkan pertanyaan kapan menjadi menteri. Padahal menurutnya, menjadi menteri itu hanya dua yang tahu, yakni Jokowi dan Allah SWT.

Najwa menegaskan bahwa profesi sebagai wartawan, jauh lebih seru dari pada menjadi pejabat pemerintah.

“Apalagi wartawan di Indonesia itu paling menggairahkan, jadi maaf,” ujarnya.

Najwa menceritakan, informasi menjadi menteri berawal dari profesinya sebagai duta baca di Inonesia, yang memiliki masa tugas selama lima tahun, oleh Perpustakaan Nasional. Dirinya banyak membantu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun lalu.

Najwa mengakui, dengan tugas itu, dirinya beberapa kali berkunjung ke Istana Negara, untuk berkoordinasi dengan Kemensesneg atau kesekretariatan Presiden, dalam rangka membicarakan kampanye membaca.

“Nah, mungkin saja kedatangan itu ditafsirkan berbeda dan dihubung-hubungkan, jadilah itu satu berita yang bergulir,” ungkap Najwa dilansir Antara.

Sehingga dengan kejadian itu, bisa menjadi contoh bagaimana sebenarnya masyarakat harus cerdas menganalisis informasi.

“Kalau dulu susah mendapat informasi, sekarang terlalu banyak informasi, yang kita perlukan adalah kemampuan bagaimana memilih dan memilah informasi, ini informasi betul, ini sampah, ini fitnah, ini dusta atau ini bohong,” jelas Najwa.

Sehingga dengan kemampuan itu, dapat memberikan manfaat untuk tidak mendekati kepada informasi yang negatif, dan itu menjadi tantangan yang dihadapi sekarang ini. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...