Tuesday, 17 July 2018 | 18.30 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Sambil Tertawa, Setya Novanto Sebut Ganjar Pranowo Ngarang

Sambil Tertawa, Setya Novanto Sebut Ganjar Pranowo Ngarang

Reporter : Fadilah | Friday, 3 November 2017 - 12:09 WIB

IMG-27639

Ketua DPR Setya Novanto meninggalkan ruang sidang seusai bersaksi dalam sidang kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11). Antara/Hafid Mubarak A.

Jakarta, kini.co.id – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto yang hadir memenuhi panggilan Jaksa KPK dalam sidang kasus e-KTP, mengakui pernah bertemu dengan politisi PDIP Ganjar Pranowo di Bandara Internasional I Ngurah Rai, Denpasar Bali.

Namun, Novanto membantah jika pertemuan keduanya tersebut membahas mengenai e-KTP.

“Memang tidak dibicarakan. Kita ketemu biasa saja,” kata Novanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Jumat (3/11).

Anggota majelis hakim kemudian mengulang pernyataan Ganjar Pranowo saat bersaksi di persidangan e-KTP beberapa waktu lalu.

Hakim mengatakan bahwa Ganjar saat itu menyebutkan diminta Setya Novanto agar tidak bersikap keras saat pembahasan e-KTP.

“Saudara pernah menyampaikan agar Pak Ganjar dalam membahas anggaran e-KTP, tidak perlu keras-keras?” tanya hakim kepada Novanto.

“Tidak benar, Yang Mulia. Ngarang itu,” katanya sambil tertawa.

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui pernah diminta oleh Ketua DPR Setya Novanto agar tak galak-galak dalam pembahasan proyek pengadaan e-KTP pada kurun waktu 2010-2011.

Namun Ganjar mengaku tidak tahu sebab Novanto berpesan agar tidak galak. Politikus PDI Perjuangan itu menganggap dirinya bukanlah sebagai sosok yang galak.

“Tidak tahu. Kayanya saya tidak galak deh,” kata Ganjar saat itu. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...