Tuesday, 17 July 2018 | 18.41 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Pimpinan JAD Bima, Imam Munandar menyerahkan diri

Pimpinan JAD Bima, Imam Munandar menyerahkan diri

Reporter : Zainal Bakri | Friday, 3 November 2017 - 14:07 WIB

IMG-27643

Ilustrasi Tim Densus 88 Anti Teror melakukan penjagaan saat berlangsung penggeledahan di rumah terduga teroris. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha.

Jakarta, kini.co.id – Imam Munandar, pimpinan dari kelompok Jamaah Ansyaruh Daulah (JAD) Bima, NTB, yang diduga merupakan kelompok yang menembak mati dua polisi September lalu, dilaporkan telah menyerahkan diri ke aparat kepolisian.

Wakapolda NTB Komisaris Besar Tajuddin di Mataram, Jumat (3/11) membenarkan bahwa Nandar telah menyerahkan dirinya pada Kamis (2/11) malam ke Polres Bima Kota.

“Betul, saya dapat laporannya seperti itu dari wilayah, tadi malam menyerahkan diri,” kata Tajudin.

Menurut informasi, Imam Munandar diduga berperan sebagai penggagas aksi penembakan dua anggota kepolisian di Bima Kota pada 11 September lalu.

Dalam insiden penembakan dua anggota kepolisian di Bima Kota, Nandar bertindak sebagai eksekutor dan beraksi bersama MA alias One Dance, yang sebelumnya tewas dalam aksi baku tembak di pegunungan Oi Sarume, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, pada Senin (30/10) pagi.

Sementara di TKP kedua, dalam waktu yang hampir bersamaan, MIT alias Iqbal, melancarkan aksi penembakan bersama RFJ alias Yaman, yang juga dilaporkan telah tewas bersama One Dance di pegunungan Oi Sarume.

Informasi tersebut didapatkan dari hasil pemeriksaan Iqbal yang saat ini telah diamankan bersama delapan warga Penato’i, Kecamatan Mpunda, Bima kota. Rencananya, Nandar pada Jumat sore ini akan diberangkatkan ke Mabes Polri menyusul sembilan rekannya yang sudah lebih dulu diberangkatkan pada Kamis (2/11) malam.

“Sekarang yang bersangkutan masih dalam perjalanan dari Bima Kota, rencananya sore ini akan berangkat ke Jakarta (Mabes Polri) lewat Bandara Internasional Lombok (BIL),” ujarnya.

Sebelumnya sebanyak tujuh jaringan Imam Munandar ditangkap tim Densus 88 Anti Teror di Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (1/11) kemarin.

Dari tujuh orang tersebut, dua diantaranya meninggal dunia yakni Muhamad Amirullah alias Once Dance (37) dan Rahmad Fadlizil Jalil alias Yaman (27), warga Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpuda Kabupaten Bima.

Sementara kelima orang terduga lainnya, yakni masing-masing Muhammad Ikbal Tanjung (28) yang diduga berperan sebagai eksekutor penembakan, Abdul Hamid alias Dami (60) yang diduga memberikan bantuan logistik kepada para pelaku yang dalam pelarian karena terkait dengan penembakan anggota Polres Bima.

Kemudian, Jasman Ahmad (28) yang diduga berperan sebagai koordinator penyedia logistik untuk diberikan kepada para pelaku yang sedang dalam pelarian karena terkait dengan penembakan anggota Polres Bima sekaligus anggota JAD, Yaser bin Thamrin (29) yang diduga ikut dalam pelatihan fisik yang dilakukan di internal JAD Bima, serta Arkam (3) yang diduga ikut dalam pelatihan fisik yang dilakukan pada internal JATD Bima. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...