Rabu, 17 Januari 2018 | 17.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Eni Saragih serahkan ratusan kit konventer untuk nelayan Lamongan

Eni Saragih serahkan ratusan kit konventer untuk nelayan Lamongan

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 3 November 2017 - 16:24 WIB

IMG-27654

Politisi Golkar, Eni Saragih. KinkNews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Politikus Partai Golkar Eni Maulani Saragih mengatakan, alasan dirinya membantu para nelayan dengan memberikan ratusan unit konverter kit adalah sebagai wujud komitmen Partai Golkar untuk menyejahterakan rakyat.

Demikian disampaikan Eni di sela-sela penyerahan bantuan ratusan unit konverter kit untuk nelayan Paciran, Lamongan.

“Alhamdulillah sebanyak 279 nelayan kita berikan konverter kit secara gratis. Pemberian bantuan konverter kit ini untuk meringankan beban para nelayan,” kata anggota DPR Fraksi Golkar Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih saat menyerahkan bantuan didampingi Sekretaris Ditjen Migas, Susyanto, Kepala Dinas KKP Lamongan Moko dan Perwakilan PT Pertamina sebagai mitra melalui siaran persnya di Lamongan,┬áJumat (3/11).

Dikatakannya, program konversi nasional bahan bakar minyak ke gas atau BBG tahun 2017 merupakan program nasional yang dirancang presiden dalam rangka konversi BBM ke BBG sebagai bahan bakar perahu nelayan untuk menangkap ikan.

Sebagai anggota Komisi VII dan Banggar DPR RI, Eni mengaku bangga karena konversi gas ini bisa terealisasi.

“Bantuan ini ditambah dengan alat pendeteksi ikan, sehingga memudahkan nelayan menangkap ikan,” ujarnya.

Konversi BBM ke BBG ini diperuntukkan bagi nelayan dengan kapasitas mesin dibawah 6 GT. Sehingga sifatnya nelayan dengan daya tangkap mikro.

“Jadi sementara ini bagi yang memiliki mesin di atas spesifikasi ini, belum bisa menerima bantuan dari program ini,” kata Legislator dari Dapil Jatim X itu.

Eni berharap para nelayan yang sudah menerima bantuan bisa menggunakan dan memanfaatkan alat tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Bantuan ini nilainya tidak kecil. Sekitar Rp 11 juta per unit. Mulai dari mesin hingga tabung pengisiannya,” terang Eni.

Rencananya, lanjut Eni, Januari 2018 nanti, Lembaga penerbangan dan Antariksa ( LAPAN) akan turun ke Lamongan dan Gresik dalam rangka pelatihan dan penyerahan bantuan alat deteksi ikan bagi nelayan.

“Ini bisa dimanfaatkan karena alat ini akan membantu nelayan untuk mengetahui dimana titik kumpul ikan dilaut dan meramalkan cuaca saat melaut,” tutur Alumnus SMA 70 itu.

Alat ini, lanjut dia, akan bekerja dengan menggunakan satelit, sehingga nelayan dapat mengukur jarak dan kapasitas angkut hasil yang ingin didapatkan.

“Lamongan mendapat jatah pertama dari program LAPAN ini,” ungkapnya sambil menjelaskan bahwa bantuan ini nilainya cukup besar, per unit harganya mencapai sekitar Rp 230 juta.

Untuk diketahui, Sebanyak 279 nelayan di Paciran, Lamongan mendapat bantuan konverter kit, Kamis (2/11/2017).

Sementara itu Ketua Rukun Nelayan Kecamatan Paciran, Mukhlisin berharap agar kekurangan untuk 243 nelayan yang belum menerima bantuan segera terealisasi. “Katanya kekurangan itu akan direalisasikan pada 2018,” ucapnya.

Wiwit, seorang nelayan mengaku gembira mendapat bantuan tersebut. “Ini akan mengurangi biaya dan menambah penghasilan,” ujarnya.

Apalagi ditambah alat pendeteksi ikan yang membantu memudahkan nelayan mencari sasaran dan penangkapan.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...