Sabtu, 18 November 2017 | 08.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gula industri bocor ke pasaran, DPR: Penegak hukum tak berdaya

Gula industri bocor ke pasaran, DPR: Penegak hukum tak berdaya

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 3 November 2017 - 17:32 WIB

IMG-27662

Ilustrasi gula pasir. ANTARA/Adhitya Hendra

Jakarta, kini.co.id – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VI DPR dari Fraksi Gerindra, Abdul Wachid mengungkapkan, bocornya gula rafinasi yang notabenenya diperuntukkan bagi industri makanan dan minuman ke pasaran sebenarnya sudah lama terjadi.

Demikian disampaikan Wachid saat menanggapi kasus bocornya gula rafinasi ke sejumlah hotel dan cafe baru-baru ini.

“Gula rafinasi sudah lama beredar di hotel- hotel dan cafe-cafe bahkan di toko-toko ritel seperti Alfamart, Indomart. Padahal gula rafinasi hanya untuk industri Mamin, tapi anehnya penegak hukum seakan akan tidak berdaya,” tandas Ketua Umum Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) itu saat dihubungi di Jakarta,┬áJumat (3/11).

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD Gerindra Jateng itu pun mendesak agar aparat penegak hukum bertindak secepatnya.

“Kalau perlu Reskrimsus turun operasi ke mini market-mini market sekarang, pasti akan dapat,” tegasnya.

“Saya katakan demikian karena gula lokal yang untuk konsumsi rumah tangga dari awal giling bulan Mei 2017 sampai sekarang masih menumpuk di gudang-gudang pabrik gula yang jumlahnya kurang lebih masih ada 800 ribu ton. Karena pasar di isi gula rafinasi yang berasal dari raw sugar import,” sambungnya.

Tak hanya itu, Wachid juga menduga adanya praktik kotor dalam import gula rafinasi saat ini.

Untuk itulah, kata dia, semua aparat penegak hukum harus turun tangan memeriksa instansi-instansi terkait guna mengetahui persoalan yang sesungguhnya mengenai import gula ini.

“Kalau perlu KPK dan Polri turun, cek bongkar import raw sugar import yang datanya ada di Perdagangan dan Bea Cukai. Karena dengan banjirnya gula rafinasi ini jangan-jangan import raw sugarnya melebihi Kuota,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Bareskrim Polri menetapkan Direktur Utama PT Crown Pratama berinisial BB sebagai tersangka atas kasus penyimpangan distribusi gula rafinasi ke 56 hotel dan cafe mewah.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...