Sabtu, 18 November 2017 | 08.02 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Menangkan Gugatan, Anak Pendiri Bank KOPRAH: Papah Kami Tak Ambil Hak Rakyat

Menangkan Gugatan, Anak Pendiri Bank KOPRAH: Papah Kami Tak Ambil Hak Rakyat

Reporter : Bayu Putra | Minggu, 5 November 2017 - 14:45 WIB

IMG-27678

Jakarta, kini.co.id – Pihak penggugat Taty Djuairiah dan Irene Ratnawati Rusli merupakan anak pendiri Bank Kopra yang saat ini berganti nama menjadi PT Bank Danamon Indonesia Tbk berharap menang dalam persidangan yang digelar di PN Jakarta Selatan.

“Menang, dalam hal ini Danamon mengakui ayah kami sebagai pendiri dan pemilik saham bank Kopra,” Katanya di Jakarta, Sabtu (4/11) kemarin.

Dikatakannya ia teringat pesan almarhum ayahnya yang berpesan agar tidak mengambil hak rakyat.

“Papah tidak mengambil hak rakyat, dan papa berpesan ’Im still the owner of the Bank, one day you can’t get it.” katanya lagi.

Sementara itu, Kuasa hukum pihak penggugat Hasanuddin Nasution mengatakan kemenangan itu sudah diprediksikan.

“Kemengan ini kami sudah sebutkan sejak awal ia (Ibu Taty) datang bertemu saya pertama kali,” ujarnya.

Pasalnya kata dia hampir semua poin dalam persidangan cukup bagus.

“Pertama bukti yang kedua saksi spesifik, mengenai keperdataan ibu Taty ini sangat berurut, dari bukti-bukti dan saksi kita yakin menang,” katanya.

Hasanuddin juga mengatakan kalau sejarah itu harus beraturan.

“Kalau orang lahir itulah akta kelahirannya dan disitu haruslah ada nama almarhum Daud Badaruddin itu sebagai pendiri sekaligus pengurus bank tersebut dan juga sebagai pemegang saham Menurut saya itu. Yang utama pak Rusli Ali diartikan sebagai pengurus bank sebagai presiden komisaris dan juga sebagai pemegang saham dan juga sebagai pendiri,” tegasnya.

Ia memaparkan, dalam rapat pemegang saham 4 Juli tahun 1964 kepada siapa pun termasuk kepada keluarganya tidak ada satupun yang mengatakan bahwa kedua orang pendiri bank Koprah tersebut menjual sahamnya.

“Ini ada saksi fakta mengatakan, Pemegang saham terbesar Bank Danamon waktu itu yang namanya Usman Atmajaya yang dalam perkara ini juga menjadi tergugat mengatakan persoalan Badarudin almarhum dengan Rusli menjadi duri dalam dagingnya kalau itu belum selesai,” katanya.

Sebelum usai, Taty melanjutkan, “Jangan sekali-sekali melupakan sejarah, di dalam darah bank Danamon mengalir darah bank Koprah/ bank Persatuan Nasional mengalir darah Daud Badaruddin dan Rusli Halil. Kita tidak memperburuk citra bank Danamon, kita itu justru menjadikan bank yang bermartabat di mata masyarakat dengan cara menyampaikan kebenaran,” tegasnya.

Selain itu beredar pesan text yang mengetahui sebagai Direktur (Independen) dan Sekretaris Perusahaan Rita Mirasari yang sekaligus juru bicara bank Danamon, berikut isi pesannya.

“Terkait gugatan oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris pendiri Bank Kopra Indonesia, menurut catatan yang ada pada Danamon, gugatan itu tidak benar. 

Setelah Bank Kopra Indonesia berganti nama menjadi Bank Persatuan Nasional yang kemudian lalu berganti nama menjadi Bank Danamon Indonesia, kepemilikan saham atas nama almarhum Daud Badaruddin dan Roesli Halik tersebut sudah tidak ada.

Kami sampaikan bahwa seluruh kegiatan operasional perbankan di Danamon akan tetap berjalan secara normal untuk melayani Bapak/Ibu dan para nasabah kami dengan sebaik-baiknya.

Danamon akan senantiasa patuh dan menghormati proses hukum yang berlangsung.”

Sekedar informasi, hingga berita ini diturunkan pihak bank Danamon belum dapat di konfirmasi, selain itu perkara ini tercatat dengan No. 909/Pdt.G/2016/PN JKT.SEL di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...