Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.17 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Golkar Mengaku Tulus Usung Khofifah di Pilkada Jabar

Golkar Mengaku Tulus Usung Khofifah di Pilkada Jabar

Reporter : Bayu Putra | Senin, 6 November 2017 - 09:25 WIB

IMG-27682

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa bersama anak suku baduy (dok.Nury Sybli)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa III Adies Kadir menyatakan partainya tidak mengajukan syarat apapun terkait pasangan yang akan mendampingi bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Partai Golkar tidak ada prasyarat. Kalau pasangan cawagub dari partai lain yang dipilih bu Khofifah itu cocok ya kita dukung. Partai Golkar mendukung Bu Khofifah dengan tulus dan ikhlas,” kata Adies melalui siaran persnya di Surabaya, (6/11).

Menurut dia, dari Golkar sudah ada sembilan nama bakal calon wakil gubernur Jatim yang diusulkan mendampingi Khofifah di antaranya Ketua DPD Golkar Jatim Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Gresik Sambari, Anggota DPR RI Ridwan Hisyam dan Anggota DPR RI Gatot Sujito.

Saat ditanya apakah nama-nama tersebut masuk dalam penjaringan Tim 17 yang beranggotakan kiai, Adies mengatakan, ada sebagian yang masuk. Hanya saja, Adies enggan menyebutkan siapa saja yang masuk penjaringan tersebut.

“Tapi kami cukup senang, Bu khofifah sudah mulai terbuka kepada media. Tinggal kita sekarang menunggu beliau memilih siapa untuk mendampingi untuk maju di Pilkada Jatim 2018,” kata Wakil Sekjen DPP Partai Golkar yang juga anggota DPR RI ini.

Menurut Adies, selain Golkar, hingga saat ini partai pendukung Khofifah di antaranya Demokrat, Nasdem, PPP dan Hanura.

Hal tersebut berbeda dengan pernyataan sebelumnya dari Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo yang memberikan prasyarat khusus bagi pendamping Khofifah.

Soekarwo mengatakan pihaknya akan mewajibkan pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jatim 2018 untuk memiliki kartu tanda anggota partai tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...