Rabu, 17 Januari 2018 | 17.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Golkar Mengaku Tulus Usung Khofifah di Pilkada Jabar

Golkar Mengaku Tulus Usung Khofifah di Pilkada Jabar

Reporter : Bayu Putra | Senin, 6 November 2017 - 09:25 WIB

IMG-27682

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa bersama anak suku baduy (dok.Nury Sybli)

Jakarta, kini.co.id – Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Jawa III Adies Kadir menyatakan partainya tidak mengajukan syarat apapun terkait pasangan yang akan mendampingi bakal calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Partai Golkar tidak ada prasyarat. Kalau pasangan cawagub dari partai lain yang dipilih bu Khofifah itu cocok ya kita dukung. Partai Golkar mendukung Bu Khofifah dengan tulus dan ikhlas,” kata Adies melalui siaran persnya di Surabaya, (6/11).

Menurut dia, dari Golkar sudah ada sembilan nama bakal calon wakil gubernur Jatim yang diusulkan mendampingi Khofifah di antaranya Ketua DPD Golkar Jatim Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Gresik Sambari, Anggota DPR RI Ridwan Hisyam dan Anggota DPR RI Gatot Sujito.

Saat ditanya apakah nama-nama tersebut masuk dalam penjaringan Tim 17 yang beranggotakan kiai, Adies mengatakan, ada sebagian yang masuk. Hanya saja, Adies enggan menyebutkan siapa saja yang masuk penjaringan tersebut.

“Tapi kami cukup senang, Bu khofifah sudah mulai terbuka kepada media. Tinggal kita sekarang menunggu beliau memilih siapa untuk mendampingi untuk maju di Pilkada Jatim 2018,” kata Wakil Sekjen DPP Partai Golkar yang juga anggota DPR RI ini.

Menurut Adies, selain Golkar, hingga saat ini partai pendukung Khofifah di antaranya Demokrat, Nasdem, PPP dan Hanura.

Hal tersebut berbeda dengan pernyataan sebelumnya dari Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Soekarwo yang memberikan prasyarat khusus bagi pendamping Khofifah.

Soekarwo mengatakan pihaknya akan mewajibkan pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jatim 2018 untuk memiliki kartu tanda anggota partai tersebut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...