Rabu, 17 Oktober 2018 | 13.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Eddy Rumpoko Harap Diizinkan Hadir di Sidang Prapid Melawan KPK

Eddy Rumpoko Harap Diizinkan Hadir di Sidang Prapid Melawan KPK

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 6 November 2017 - 12:45 WIB

IMG-27688

Sidang prapid Edy Rumpoko. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Kuasa Hukum Eddy Rumpoko yaitu Agus Dwi Warsono mengatakan kliennya secara pribadi telah mengirimkan surat permohonan agar bisa menghadiri sidang praperadilan yang diajukannya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Surat permohonan itu sudah dikirimkan pada Jumat kemarin,” tutur Agus di PN Jaksel, Senin, (6/11/2017).

Agus, berharap KPK mengabulkan permohonan tersebut. Sebab tidak ada hak bagi lembaga antirasuah itu untuk tidak mengijinkan Eddy.

“Itu haknya pemohon secara pribadi untuk minta diizinkan hadir meskipun beliau berikan surat kuasa hukum kepada kami. Kemudian kalau si pemohon secara pribadi meminta untuk hadir di dalam perkara, maka tidak ada hak KPK menghalang-halanginya,” kata Agus.

Menurut Agus, jika KPK tak memberikan izin artinya KPK sudah mengesampingkan Hak Asasi Manusi (HAM) yang dimiliki oleh Walikota Batu non-aktif ini.

“Kalau tidak dipenuhi atau dikabulkan, berarti KPK sudah mengesampingkan Hak Asasi Manusia,” katanya.

Sementara itu saat ditanya apa alasan Eddy ingin menghadiri sidang tersebut?

“Pak Eddy mengajukan permohonan agar bisa hadir di sidang, satu ingin mengetahui fakta sebenarnya yang terungkap di persidangan, kedua mungkin kalau ada yang ingin ditanyakan hakim pemeriksa perkara pak Eddy bisa menjelaskan jadi kebenaran metriilnya akan terungkap,” pungkasnya.

Diketahui sidang perdana yang seharusnya digelar hari ini batal dan ditunda hingga pekan depan.

Penundaan dikarenakan KPK sebagai pihak termohon tidak dapat hadir karena alasan yang tidak diketahui.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:54 WIB

Kalau Sukses di Jabar, PAN Bisa Menangkan Prabowo-Sandi

Ketua Umum Partai PAN, Zulkifli Hassan mengatakan jika PAN sukses menang di Jawa Barat, maka mereka akan bisa memenangkan Prabowo-Sandi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...