Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Eddy Rumpoko Yakin Bisa Menangkan Praperadilan

Eddy Rumpoko Yakin Bisa Menangkan Praperadilan

Reporter : Restu Fadilah | Senin, 6 November 2017 - 14:23 WIB

IMG-27690

Kuasa Hukum Eddy Rumpoko, Agus Dwi Warsono. (KiniNews/Fadillah)

Jakarta, kini.co.id – Kuasa Hukum Eddy Rumpoko yaitu Agus Dwi Warsono yakin bisa memenangkan sidang praperadilan atas penangkapan dan penetapan tersangka terhadap kliennya.

“Sebab OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang diajukan oleh KPK itu tidak atas dasar hukum,” katanya.

Menurutnya lembaga antirasuah tidak memiliki dua alat bukti permulaan yang cukup dalam menjerat kliennya ke pusaran kasus suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintahan Kota Batu, Jawa Timur, tahun anggaran 2017.

Hal tersebut mengacu kepada berita acara penyitaan yang disita itu adalah mobil Alphard yang seolah-olah itu adalah hadiah yang datangnya dari Filipus Djap atas nama PT Duta Selaras.

“Padahal PT Duta Selaras sudah tidak ada hubungan dengan pak Eddy karena terhitung sejak 2012, pak Eddy sudah menjual seluruh sahamnya,” katanya.

Agus menegaskan, hal itu bisa dicek di LHKPN Eddy. Laporan harta kekayaan pejabat negara itu sudah dilaporkan dihabisbukukan dengan laporan per 1 Juli 2015. Padahal, dalam pemeriksaan, Mobil Alphard untuk Edy kabarnya dibeli oleh Filipus tahun 2016.

“Sekarang ini yang jadi pertanyaan bahkan PT duta selaras melalui Dirut melaporkan ada penggunaan dokumen palsu atau pembelian kendaraan mobil Alphard,” kata Agus.

Agus juga menduga ada ketidakprofesionalan di dalam konteks penyelidikan.

Agus meyakini, OTT hanya sebagai alat bagi KPK untuk memenuhi alat bukti. OTT itu pun akhirnya memicu itu penahanan, penetapan tersangka itu adalah tidak berdasarkan hukum.

Agus menilai, ketidakpahaman itu yang menjadi pemicu kesalahan OTT terhadap Eddy.

“Ini kita akan ungkap semua di persidangan. Ada ketidakprofesionalan. Kami menduga ada ketidakprofesionalan komisioner KPK dalam menetapkan pak Edy. Intinya itu,” pungkas Agus.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...