Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>HNW Heran Polisi Sangat Sigap Soal Laporan Meme Setnov

HNW Heran Polisi Sangat Sigap Soal Laporan Meme Setnov

Reporter : Yudi | Senin, 6 November 2017 - 16:13 WIB

IMG-27694

Hidayat Nur Wahid. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Setidaknya 36 akun telah dilaporkan karena mengunggah lelucon gambar atau meme terkait Ketua DPR RI, Setya Novanto ketika sedang sakit.

Polisi pun langsung menindaklanjuti dengan menangkap tersangka yang telah diamankan terkait laporan tersebut.

Terkait itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid heran melihat kesigapan polisi terkait kasus tersebut.

Padahal sebelumnya ada sebuah kasus ujaran kebencian yang sudah dilaporkan empat partai politik sekitar empat bulan lalu, tapi sampai sekarang belum ada perkembangannya.

“Kenapa polisi langsung dengan sigap tangkap tentang hal ini, sementara yang lain banyak dilaporkan tapi belum ada progress. Jadi menurut saya ini juga tantangan terhadap keberpihakan polisi untuk menegakan hukum seadil-adilnya,” jelasnya, Senin (6/11/2017).

Begitupun, Hidayat juga mengungkapkan belas kasihan atas munculnya meme tersebut.

Menurutnya, kritik yang baik harus tetap mempertimbangkan kondisi Setnov yang dikabarkan sedang sakit. Lebih bagus apabila kritik tersebut mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan beradab.

Ia pun mengatakan pemberantasan korupsi seharusnya tidak diganggu dengan pengalihan isu ataupun polemik-polemik yang membuat KPK dan polisi tidak fokus dalam tugasnya memberantas korupsi.

“Pemberantasan korupsi jangan teralihkan dengan beragam isu yang sesungguhnya penting untuk diproposionalkan. Sehingga (dengan) demikian, seluruh hukum bisa dikerjakan dan pengaduan profesional tanpa harus mengganggu penegakan hukum yang adil,” kata Hidayat.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...