Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Kader Terjerat Narkoba, Gerindra Siap Berikan Sanksi Berat

Kader Terjerat Narkoba, Gerindra Siap Berikan Sanksi Berat

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 7 November 2017 - 10:58 WIB

IMG-27710

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. Kininews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Partai Gerindra memilih untuk bersikap tegas, terkait kasus narkoba yang menjerat salah satu kadernya, Jero Komang Gede Swastika alias Mang Jangol.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Menurut Fadli, Gerindra tidak memberikan toleransi sedikitpun terhadap kader-kadernya yang terjerat kasus pidana, khususnya yang terserat kasus narkoba.

“Sikap DPP sesuai arahan dari Ketua Umum Gerindra Pak Prabowo dan ikrar kader Partai Gerindra, kita tidak boleh melakukan tindakan-tindakan melawan hukum apalagi tindakan itu terkait dengan narkoba,” ungkap Fadli ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, (7/11).

Menurut Fadli, Gerindra tidak bakal memberikan pendampingan hukum kepada kader yang terseret kasus di kepolisian. Terlebih kasusnya merupakan narkoba, yang perku diberantas secara bersama-sama.

“Kita lihat kasusnya saja. Tapi kalau itu menyangkut pribadi apalagi narkoba, tidak ada ampun,” lanjut dia.

Gerindra menyerahkan kasus yang menyeret Mang Jangol kepada kepolisian. Dia percaya polisi proporsional mengusut kasus ini.

“Kita akan serahkan ke proses hukum. Tapi kalau jelas terbukti yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi partai yang keras,” pungkasnya.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengatakan, Wakil Ketua DPRD Bali, Jro Komang Gede Swastika alias Mang Jangol merupakan bandar besar narkoba di Bali. Hal tersebut dilontarkan karena dari penggeledahan ditemukan banyak paket narkoba di kediaman Mang Jangol.

“Bandar besar karena dia yang suplai ke masyarakat,” kata Hadi Purnomo dalam jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Senin (6/11/2017).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...