Sabtu, 18 November 2017 | 07.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Kader Terjerat Narkoba, Gerindra Siap Berikan Sanksi Berat

Kader Terjerat Narkoba, Gerindra Siap Berikan Sanksi Berat

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 7 November 2017 - 10:58 WIB

IMG-27710

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. Kininews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Partai Gerindra memilih untuk bersikap tegas, terkait kasus narkoba yang menjerat salah satu kadernya, Jero Komang Gede Swastika alias Mang Jangol.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

Menurut Fadli, Gerindra tidak memberikan toleransi sedikitpun terhadap kader-kadernya yang terjerat kasus pidana, khususnya yang terserat kasus narkoba.

“Sikap DPP sesuai arahan dari Ketua Umum Gerindra Pak Prabowo dan ikrar kader Partai Gerindra, kita tidak boleh melakukan tindakan-tindakan melawan hukum apalagi tindakan itu terkait dengan narkoba,” ungkap Fadli ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, (7/11).

Menurut Fadli, Gerindra tidak bakal memberikan pendampingan hukum kepada kader yang terseret kasus di kepolisian. Terlebih kasusnya merupakan narkoba, yang perku diberantas secara bersama-sama.

“Kita lihat kasusnya saja. Tapi kalau itu menyangkut pribadi apalagi narkoba, tidak ada ampun,” lanjut dia.

Gerindra menyerahkan kasus yang menyeret Mang Jangol kepada kepolisian. Dia percaya polisi proporsional mengusut kasus ini.

“Kita akan serahkan ke proses hukum. Tapi kalau jelas terbukti yang bersangkutan akan mendapatkan sanksi partai yang keras,” pungkasnya.

Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo mengatakan, Wakil Ketua DPRD Bali, Jro Komang Gede Swastika alias Mang Jangol merupakan bandar besar narkoba di Bali. Hal tersebut dilontarkan karena dari penggeledahan ditemukan banyak paket narkoba di kediaman Mang Jangol.

“Bandar besar karena dia yang suplai ke masyarakat,” kata Hadi Purnomo dalam jumpa pers di Mapolresta Denpasar, Senin (6/11/2017).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...