Sabtu, 18 November 2017 | 07.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>KPK Akui Keluarkan Sprindik Baru untuk Kasus e-KTP

KPK Akui Keluarkan Sprindik Baru untuk Kasus e-KTP

Reporter : Fadilah | Selasa, 7 November 2017 - 16:51 WIB

IMG-27723

Juru bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK) membenarkan pihaknya telah mengeluarkan surat perintah penyidikan (spirndik) baru.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan sprindik tersebut dikeluarkan pada akhir Oktober 2017 untuk kasus korupsi pengadaan e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).

“Jadi ada surat perintah penyidikan baru di akhir Oktober untuk kasus e-KTP,” tuturnya di Jakarta, Selasa, (7/11).

Febri juga membenarkan di sprindik tersebut sudah ada nama tersangkanya.

Namun Febri belum mau menyebutkan siapa tersangkanya termasuk apa peran dari tersangka tersebut di kasus yang telah merugikan keuangan negara hingga Rp 2 triliun itu.

“Benar sudah ada tersangka baru dalam kasus e-KTP ini. Namun siapa, perannya apa saja, dan rincian lebih lanjut nanti akan kami sampaikan secara lebih lengkap pada konferensi pers yang akan kami umumkan,” kata Febri.

Diketahui, Senin, 6 November 2017, publik dihebohkan oleh beredarnya foto Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas nama Setya Novanto.

Dalam foto SPDP yang bagian atasnya tertulis nama KPK itu juga menyebut bahwa Sprindik terhadap Ketua DPR atau mantan Ketua Fraksi Partai Golkar itu sudah diterbitkan pada 31 Oktober 2017.

Dikonfirmasi hal tersebut, mantan aktivis ICW itu belum mau membeberkannya.

“Soal SPDP yang beredar atau soal nama tersangka atau peran yang lain kami belum bisa konfirmasi hal itu hari ini,” pungkasnya.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...