Senin, 26 Februari 2018 | 06.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Program Kementan dan KKP diharapkan bersinergi dengan pesantren

Program Kementan dan KKP diharapkan bersinergi dengan pesantren

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 7 November 2017 - 17:11 WIB

IMG-27726

Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin. KiniNews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin memberikan masukan agar program di Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dapat disinergikan dengan pondok pesantren.

Pasalnya, dari berbagai pesantren yang ia kunjungi termasuk di daerah pemilihannya di Sulawesi Selatan II, ternyata banyak hal positif untuk mengembangkan pesantren berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan darat.

“Mentan periode ini sudah setuju dan tertarik untuk mensinergikan pertanian dan peternakan di pesantren. Tinggal kementerian kelautan perlu dorongan lebih agar memberikan porsi programnya pada pengembangan perikanan darat di pesantren”, ujar Akmal dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/11).

Akmal menambahkan sinergi program pertanian dan peternakan dengan pesantren mulai gencar sejak periode presiden SBY periode pertama dengan menteri pertaniannya saat itu, yaitu Anton Apriantono.

Saat itu, program andalannya, antara lain Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3), Bantuan Sosial (Bansos Traktor, Pompa Air, Rice Milling Unit), Penyelamatan Sapi Betina Produktif dan Unit Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA).

Program-program kementerian pertanian, tambah Akmal, sangat efektif pada implementasi pesantren karena sangat minim pada kejadian penyimpangan, kelalaian atau wanprestasi.

Bahkan jika perlu, kementerian pertanian dapat mengimplementasikan program SDM Pertanian di pesantren.

Sebagai contoh, dapat diaplikasikan program SMD (Santri Membangun Desa), PPMD (Pemuda Penggerak Membangun Desa), dan PMT (Penyelia Mitra Tani) pada pesantren yang memiliki basis ekonomi syari’ah.

“Saya kira DPR dan Kementan sudah banyak memiliki kesepahaman bahwa program pemerintah bidang pertanian dan peternakan bersumber dari APBN, dapat berjalan di pesantren. Bahkan menteri pertanian saat ini sangat antusias meski porsi untuk program pesantren ini masih kecil,” tambahnya.

Pada program perikanan darat, kata Akmal, Menteri Kelautan Perikanan perlu lebih didorong agar mampu memberikan programnya pada pesantren.

Untuk wilayah-wilayah tertentu, sangat baik pengembangan perikanannya.

Saat ini, budidaya perikanan darat  di pesantren lebih banyak bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas perikanannya.

Sedangkan alokasi dari pemerintah pusat perlu ditingkatkan lagi,” tutup Akmal.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...