Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Program Kementan dan KKP diharapkan bersinergi dengan pesantren

Program Kementan dan KKP diharapkan bersinergi dengan pesantren

Reporter : Bayu Putra | Selasa, 7 November 2017 - 17:11 WIB

IMG-27726

Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin. KiniNews/Istimewa

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal Pasluddin memberikan masukan agar program di Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dapat disinergikan dengan pondok pesantren.

Pasalnya, dari berbagai pesantren yang ia kunjungi termasuk di daerah pemilihannya di Sulawesi Selatan II, ternyata banyak hal positif untuk mengembangkan pesantren berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan darat.

“Mentan periode ini sudah setuju dan tertarik untuk mensinergikan pertanian dan peternakan di pesantren. Tinggal kementerian kelautan perlu dorongan lebih agar memberikan porsi programnya pada pengembangan perikanan darat di pesantren”, ujar Akmal dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/11).

Akmal menambahkan sinergi program pertanian dan peternakan dengan pesantren mulai gencar sejak periode presiden SBY periode pertama dengan menteri pertaniannya saat itu, yaitu Anton Apriantono.

Saat itu, program andalannya, antara lain Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO), Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat (LM3), Bantuan Sosial (Bansos Traktor, Pompa Air, Rice Milling Unit), Penyelamatan Sapi Betina Produktif dan Unit Pengelolaan Jasa Alsintan (UPJA).

Program-program kementerian pertanian, tambah Akmal, sangat efektif pada implementasi pesantren karena sangat minim pada kejadian penyimpangan, kelalaian atau wanprestasi.

Bahkan jika perlu, kementerian pertanian dapat mengimplementasikan program SDM Pertanian di pesantren.

Sebagai contoh, dapat diaplikasikan program SMD (Santri Membangun Desa), PPMD (Pemuda Penggerak Membangun Desa), dan PMT (Penyelia Mitra Tani) pada pesantren yang memiliki basis ekonomi syari’ah.

“Saya kira DPR dan Kementan sudah banyak memiliki kesepahaman bahwa program pemerintah bidang pertanian dan peternakan bersumber dari APBN, dapat berjalan di pesantren. Bahkan menteri pertanian saat ini sangat antusias meski porsi untuk program pesantren ini masih kecil,” tambahnya.

Pada program perikanan darat, kata Akmal, Menteri Kelautan Perikanan perlu lebih didorong agar mampu memberikan programnya pada pesantren.

Untuk wilayah-wilayah tertentu, sangat baik pengembangan perikanannya.

Saat ini, budidaya perikanan darat  di pesantren lebih banyak bantuan dari pemerintah daerah melalui dinas-dinas perikanannya.

Sedangkan alokasi dari pemerintah pusat perlu ditingkatkan lagi,” tutup Akmal.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...