Sabtu, 18 November 2017 | 07.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>KPK imbau tamu pernikahan anak Jokowi tak memberi hadiah

KPK imbau tamu pernikahan anak Jokowi tak memberi hadiah

Reporter : Zainal Bakri | Selasa, 7 November 2017 - 23:46 WIB

IMG-27730

Foto keluarga besar Presiden Joko Widodo dalam rangkaian prosesi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/11). allseasons-photo

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau kepada para tamu pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu dengan Bobby Afif Nasution agar tidak memberikan hadiah berupa uang atau barang lainnya.

Seperti diketahui, sebanyak 8.000 tamu undangan baik dari kalangan pejabat negara, pengusaha serta kerabat pengantin yang bakal menghadiri pernikahan di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Jawa Tengah, Rabu (8/11) ini diimbau cukup memberikan bunga.

Hal itu dilakukan agar Presiden Jokowi tak repot melaporkan hadiah pernikahan anaknya kepada Direktorat Gratifikasi KPK.

“Agar tidak buat sibuk Presiden lapor-lapor ke KPK pasca-pesta ini, ya kasih bunga saja lah cukup buat Bobby dan Kahiyang,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat dikonfirmasi, di Jakarta Selasa (7/11).

Saut menyebut, hadiah yang diterima dari teman Kahiyang dan Bobby, baik sahabat, teman sekolah atau kuliah merupakan tanda persahabatan.

Meski demikian, harus tetap dilihat apakah teman pasangan pengantin ini sudah menjadi pengusaha atau masih pelajar. Oleh karena itu, Saut mengatakan, seluruh hadiah yang diterima Kahiyang dan Bobby agar dilaporkan kepada KPK, mengingat Jokowi merupakan penyelenggara negara.

Nantinya, menurut Saut, Direktorat Gratifikasi KPK akan menilai barang-barang tersebut.

“Secara umum dilaporkan saja ke KPK biar nanti Direktorat Gratifikasi yang menilai apakah itu nanti jadi milik negara atau milik penerima karena akan ada penilaian sisi nilai berapa harganya dan lain-lain,” katanya.

Saut menjelaskan pemberian hadiah pada pernikahan Kahiyang dan Bobby dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan. Apalagi, yang memberikan hadiah kepada Kahiyang dan Bobby, tak menutup kemungkinan dari seorang pejabat negara.

“Yang dikhawatirkan dari sebuah pemberian ialah benturan kepentingan atau conflict of interest (COI) dari seseorang yang makan gaji dari negara. Jadi menolak apapun pemberian ketika seseorang yang sudah menjabat itu yang direkomendasikan KPK,” jelasnya.

Untuk itu, Saut juga menghimbau kepada penyelenggara negara termasuk Jokowi lebih baik menolak segala macam pemberian agar tak menimbulkan ketergantungan yang pada akhirnya berpotensi memunculkan korupsi, kolusi dan nepotisme.

“Jadi lebih baik ditolak segala bentuk pemberian, karena akan ada potensi ketergantungan,” katanya.

Saut juga menyampaikan selamat kepada Jokowi dan berdoa untuk Kahiyang dan Bobby yang akan menempuh hidup baru.

“Dari saya buat Kahiyang dan Bobby teriring doa dan selamat menempuh hidup baru. Sedang buat Pak Presiden saya ucapkan selamat menunggu cucu lainnya. Salam integritas,” tegasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...