Rabu, 17 Januari 2018 | 17.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Voxpol sebut Cak Imin tak laku jadi Capres

Voxpol sebut Cak Imin tak laku jadi Capres

Reporter : Bayu Putra | Rabu, 8 November 2017 - 01:09 WIB

IMG-27732

Ketua DPP PB Muhaimin Iskandar atau biasa disapa Cak Imin. Foto: DPP PKB.

Jakarta, kini.co.id – Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago mengaku pesimis jika Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar bisa bersaing dalam bursa Calon Wakil Presiden di 2019.

Sebab, lanjut dia, kepercayaan publik kepada parpol saat ini memang harus diakui tengah berada dititik nadir.

“Sekarang Ketua Umum parpol banyak yang enggak laku di jual di publik. Sudah mahfum kita melihat bentangan empiris Ketua Umum atau kader parpol tidak punya daya tarik atau dilirik menjadi Capres dan Cawapres,” sindir Pangi saat dihubungi di Jakarta, Selasa (7/11).

Menurutnya, jika Cak Imin serius ingin menjadi Cawapres di 2019, ia menyarankan agar Ketua Umum PKB itu secara legowo mundur dari keanggotaanya sebagai anggota DPR RI saat ini.

“Sebaiknya Muhaimin mundur sebagai aleg sehingga bisa fokus, konsentrasi membesarkan parpol dan mempersiapkan pilpres 2019,” tandasnya.

Sementara itu pengamat politik yang sekaligus Dosen Pasca Sarjana Universitas Nasional (Unas) Alfan Alfian justru menilai Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memiliki peluang dan modal politik sangat besar untuk diusung menjadi wakil presiden (Wapres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Cak Imin punya modal politik yang cukup yakni sebagai Ketua Umum PKB. Dan faktanya kini Cak Imin merupakan politisi terkemuka yang berasal dari kalangan kaum Nahdliyin,” kata Alfian Selasa (7/11).

Alfian mahfum kalau kemudiaƱ kalangan Nahdliyin mendorong tokoh muda muslim potensial seperti Cak Imin menjadi cawapres.

“Saya kira keinginan sejumlah warga Nahdatul Ulama (NU) untuk mencalonkan Cak Imin sudah tepat,” tukasnya. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...
Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna
Nasional - Rabu, 17 Januari 2018 - 13:57 WIB

Resmi Menjabat Sebagai KSAU, Ini Harta Kekayaan Yuyu Sutisna

Marsekal Madya Yuyu Sutisna resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) menggantikan posisi Marsekal Hadi Tjahjanto yang kini menjabat ...