Tuesday, 17 July 2018 | 18.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Kahiyang Putri Jokowi Lepas Masa Lajang, Ini Kata KPK

Kahiyang Putri Jokowi Lepas Masa Lajang, Ini Kata KPK

Reporter : Fadilah | Wednesday, 8 November 2017 - 07:24 WIB

IMG-27735

Foto keluarga besar Presiden Joko Widodo dalam rangkaian prosesi pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (8/11). allseasons-photo

Jakarta, kini.co.id – Putri semata wayang Presiden Joko Widodo (Jokowi) yaitu Kahiyang Ayu akan melepas lajang, hari ini, Rabu, (8/11/2017). Dia akan dinikaih oleh Bobby Nasution.

Akad nikah Kahiyang dan Bobby akan diselenggarakan di Graha Saba Buana, Jalan Letjen Suprapto, Solo, Rabu (8/11/2017) pukul 09.00 WIB.

Mahar pernikahan adalah seperangkat alat salat dan 80 gram emas. Pernikahan Kahiyang dan Bobby rencananya akan dicatat oleh Ketua KUA Banjarsari, Basir.

Saksi pernikahan adalah Wapres Jusuf Kalla dari pihak keluarga Kahiyang dan Menko Perekonomian Darmin Nasution dari pihak keluarga Bobby. Selain itu, akad nikah keduanya akan disaksikan oleh sejumlah tokoh.

Tidak hanya itu, sedikitnya ada 8.000 tamu undangan, baik dari kalangan pejabat negara, pengusaha serta kerabat pengantin, yang bakal hadir pada pernikahan mantan Walikota Solo ini.

Pernikahan Kahiyang anak orang nomor satu di Indonesia ini pun mendapatkan sorotan dari sejumlah pihak. Tak terkecuali dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengimbau agar tamu undangan yang hadir ke pernikahan Kahiyang-Bobby cukup memberikan bunga.

Tujuannya agar Jokowi tak repot melaporkan hadiah pernikahan anaknya kepada Direktorat Gratifikasi KPK.

“Agar tidak buat sibuk Presiden lapor-lapor ke KPK pasca-pesta ini, ya kasih bunga sajalah cukup buat Bobby dan Kahiyang,” katanya.

Sementara itu, bila hadiah tersebut datangnya dari teman Kahiyang dan Bobby, baik sahabat, teman sekolah atau kuliah, itu merupakan tanda persahabatan.

Meskipun demikian, sambung Saut, harus tetap dilihat apakah teman mereka berdua sudah menjadi pengusaha atau masih pelajar.

Pasalnya pemberian hadiah pada pernikahan Kahiyang dan Bobby dikhawatirkan menimbulkan konflik kepentingan.

Karena yang memberikan hadiah kepada Kahiyang dan Bobby, tak menutup kemungkinan dari seorang pejabat negara.

“Jadi menolak apapun pemberian ketika seseorang yang sudah menjabat itu yang direkomendasikan eh KPK,” ujar Saut.

Meskipun demikian, Saut menyampaikan doa dan mengucapkan selamat menempuh hidup baru.

“Dari saya buat Kahiyang dan Bobby teriring doa dan selamat menempuh hidup baru. Sedang buat Pak Presiden saya ucapkan selamat menunggu cucu lainnya. Salam integritas,” pungkasnya.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Peristiwa - Tuesday, 27 March 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Politik - Tuesday, 27 March 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Hukum - Tuesday, 27 March 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...
Place your ads here...