Selasa, 21 November 2017 | 17.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Mangkir Lagi, KPK Cari Cara Hadirkan Sjamsul Nursalim dan Istri

Mangkir Lagi, KPK Cari Cara Hadirkan Sjamsul Nursalim dan Istri

Reporter : Fadilah | Rabu, 8 November 2017 - 11:28 WIB

IMG-27742

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. KiniNews/Dok

Jakarta, kini.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mencari cara untuk bisa menghadirkan pasangan suami istri (pasutri) Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim ke dalam pemeriksaan kasus korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (SKL BLBI).

“Ada problem memang dalam perkara ini karena dua saksi tersebut ada di Singapura. Sehingga ada aturan hukum yang berbeda dan batasan kewenangan KPK ketika tidak ada di wilayah Indonesia. Karena itu kami akan mencari jalan keluar yang sesuai mekanisme kerja sama internasional misalnya namun tidak terlalu lama agar penanganan perkara ini tidak tertunda-tunda nantinya,” tutur Jubir KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Rabu, (8/11/2017).

Diketahui terakhir penyidik KPK melakukan pemanggilan terhadap keduanya pada Senin, (6/11/2017).

Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun pemanggilan pada hari itu merupakan yang kedua kali. Dalam pemanggilan tersebut, keduanya kompak untuk tidak memenuhi panggilan penyidik lemban antirasuah ini.

Dalam kasus ini, KPK baru menetapkan satu orang sbagai tersangka. Dia adalah Syafruddin Arsyad Tumenggung.

KPK menduga Tumenggung telah menguntungkan diri sendiri, atau orang lain atau korporasi dengan cara menyalahgunakan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatannya atau kedudukannya yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara hingga Rp 4,58 triliun dengan penerbitan SKL BLBI untuk BDNI (Bank Dagang Nasional Indonesia).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 15:58 WIB

Pilgub Jatim, Khofifah-Emil Dardak diusung Demokrat

Foto Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua DPD Jatim ...
Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK
Hukum - Selasa, 21 November 2017 - 14:57 WIB

Takut Dilaporkan ke Polisi, Farhat Abbas Minta Perlindungan KPK

Pengacara Farhat Abbas memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan menjalani pemeriksaan kurang lebih dua jam.Farhat Abbas memenuhi panggilan ...
KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin
Politik - Selasa, 21 November 2017 - 14:53 WIB

KPK ingin geledah DPR, Agus Hermanto: Harus ada ijin

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan niat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang ingin menggeledah DPR terutama ruang kerja Ketua DPR ...
Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:47 WIB

Jetstar operasikan penerbangan perdana ke Okinawa

Penerbangan perdana Jetstar Asia 3K791 dari Singapura ke Okinawa hari ini, Selasa (21/11) mendarat di Naha International Airport. Penerbangan ini ...
Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang
Ekonomi - Selasa, 21 November 2017 - 14:17 WIB

Hingga akhir tahun, Citilink targetkan 13 juta penumpang

PT Citilink Indonesia menargetkan jumlah penumpang mencapai 13 juta hingga akhir tahun 2017, hingga September 2017 lalu, jumlah penumpang Citilink ...
Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto
Peristiwa - Selasa, 21 November 2017 - 13:38 WIB

Polisi surati KPK untuk periksa Setya Novanto

Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya melayangkan surat izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto yang kini menjadi tahanan ...