Sabtu, 18 November 2017 | 08.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Sebar Video Seks Sadis, Komplotan Gay Diringkus Polisi

Sebar Video Seks Sadis, Komplotan Gay Diringkus Polisi

Reporter : Yudi Andriansyah | Kamis, 9 November 2017 - 13:30 WIB

IMG-27767

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Pelaku seks abnormal masih terus berkeliaran di dunia maya mencoba menunjukkan eksistensi dan menjaring korban baru.

Mereka pun mulai berani menyebarkan video mesum dengan konten kekerasan seperti bondage, discipline, sadism dan masochism (BDSM).

Alhasil para pelaku pun berhasil diciduk aparat setelah menyebarkan video mesum ke sejumlah grup facebook.

Awalnya, netter merasa resah dengan konten dewasa yang dibagikan salahsatu akun facebook ke dalam grup tersebut. Sehingga banyak yang mengadu ke Siber Patroli Bareskrim Polri.

“Ini ada keluhan-keluhan dari Netizen kepada Siber Patroli Bareskrim Polri,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Kamis (9/11/2017).

Ia menerangkan Polri telah melakukan penangkapan terhadap pelaku penyebaran video dan foto dengan konten asusila sesama jenis dengan klasifikasi BDSM (Bondage, Discipline, sadism, masochism) yaitu hubungan sesksual yang melibatkan kekerasan fisik pada Selasa 7 Nov 2017 pukul 14.30 WIB.

Adapun tersangka yang diringkus polisi adalah E alias AM (42), NH (30), RH dan ER.

Keempat tersangka memainkan peran sebagai slave dan master dalam video mesum yang mereka sebar.

Polisi mengamankan beberapa barang bukti seperti dua unit Handphone, memory card dan barang-barang seperti tali, borgol, karet, rompi, sumpit, hingga pecutan.

Setyo mengatakan dari hasil pemeriksaan para pelaku, AM yang berperan sebagai master 1 menyebarkan vidio tersebut melalui akun Facebook, hal ini mencari peminat baru.

“Modus operandi AM dengan sengaja mempisting video dan foto berkonten asusila BDSM melalui akun Facebook emirjkt (sebagai master) kepada berbagai grup Facebook BDSM baik dalam dan luar negeri untuk mencari peminat baru,” tambahnya.

Setyo menjabarkan, dalam video tersebut yakni Master 1,2 dan Slave 1, 2 melakukan adegan BSDM.

“Empat tersangka beperan sebagai master dan slave dengan berbgai adegan BSDM meliputi Bodage (ikatan), waxing (tetesan lilin panas), Whiping (cambukan), Doggy Style (jilatan), punching (pukulan) dll kemudian diakhiri dengan hubungan badan atau onani,” ujarnya.

Sementara persebaran video-video seks sadis itu dilakukan ke 17 grup Facebok BDSM Indonesia dengan member sebanyak 26.650 dan 20 grup Facebook internasional dengan member mencapai 48.913 sehingga total 75.563 member.

Sehingga mereka dipersangkakan Pasal 45 Ayat (1) UU No 19 tahun 2016 tentang UU ITE ini ancamannya 6 tahun dan atau Pasal 36 uu No 44 tahun 2008 tentang pornografi dengan ancaman hukuman 10 tahun.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:59 WIB

Buka Munas KAHMI, Jokowi singgung tantangan Negara

Presiden Jokowi mengaku berbahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang."KAHMI ...
Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 21:06 WIB

Mahfud MD tegaskan sikap politik KAHMI independen

Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Prof Mahfud MD menegaskan sikap politik organisasinya yang independen dan netral kepada ...
Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov
Hukum - Jumat, 17 November 2017 - 19:59 WIB

Agar tak kabur lagi, IPW sarankan KPK borgol Setnov

Indonesia Police Watch (IPW) menilai kasus kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR Setya Novanto menjadi blessing in disguise (berkah tersembunyi) bagi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Pasalnya, PK ...
14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran
Politik - Jumat, 17 November 2017 - 19:39 WIB

14 Parpol calon peserta Pemilu 2019 harus perbaiki pendaftaran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyampaikan hasil penelitian administrasi terhadap dokumen 14 partai politik (parpol) calon peserta pemilu 2019.Adapun, 14 ...
Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing
Ekonomi - Jumat, 17 November 2017 - 17:10 WIB

Warga Diminta Tidak Bertransaksi dengan Valuta Asing

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengimbau masyarakat menggunakan transaksi di dalam negeri menggunakan Rupiah bukan valuta asing.Hal ini mengingat ...
Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch
Peristiwa - Jumat, 17 November 2017 - 15:46 WIB

Ini penjelasan Pemred Metro TV soal Hilman Mattauch

Pihak Metro TV memberikan klarifikasinya terkait status Hilman Mattauch yang menyupiri Setya Novanto menggunakan mobil Toyota Fortuner B 1732 ZLO ...