Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.13 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penangkapan terduga teroris di Bekasi terkait IS

Penangkapan terduga teroris di Bekasi terkait IS

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 9 November 2017 - 18:53 WIB

IMG-27777

Ilustrasi penangkapan lima terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal.

Jakarta, kini.co.id – Markas Besar Polri meluruskan pemberitaan penangkapan seorang terduga teroris yang disebut-sebut berencana melakukan serangan dalam pesta pernikahan putri Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, mengatakan penangkapan Rizky Anggara Putra (25) di rumah kontrakannya Jalan ‎Yamin RT 01/RW 06, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi,‎ Jawa Barat pada Senin (6/11) lalu itu terkait jaringan Islamic State (IS).

”Saya tidak pernah memberikan pernyataan (soal ini) tapi muncul di media sosial katanya saya yang menyatakan. Densus 88 memang mengamankan seseorang tetapi motifnya tidak ada menyerang mana, saya tidak pernah menyatakan itu,” kata Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (9/11).

“Tidak ada yang mau menyerang, orang dia di Bekasi, kok (dikabarkan) akan menyerang ke Solo. Nggak ada itu. Jadi tolong rekan-rekan jangan berandai-andai, kita berangkat dari fakta dan data yang ada,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kini.co.id Rizky Anggara ditangkap karena terkait dengan kelompok Syamsudin Ubah dan Abu Nusaibah, pentolan IS di Bekasi yang lebih dulu ditangkap tim Densus 88 Mabes Polri.

Sepak terjang kelompok Syamsudin Ubah dan Abu Nusaibah sebenarnya terendus sejak Maret 2016 lalu, dimana ia secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada ISIS.

Sebelumnya ia bersama kelompoknya juga berbaiat dengan Al Bagdhadi di tahun 2013.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...