Senin, 26 Februari 2018 | 06.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Penangkapan terduga teroris di Bekasi terkait IS

Penangkapan terduga teroris di Bekasi terkait IS

Reporter : Zainal Bakri | Kamis, 9 November 2017 - 18:53 WIB

IMG-27777

Ilustrasi penangkapan lima terduga teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal.

Jakarta, kini.co.id – Markas Besar Polri meluruskan pemberitaan penangkapan seorang terduga teroris yang disebut-sebut berencana melakukan serangan dalam pesta pernikahan putri Presiden Jokowi di Solo, Jawa Tengah.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, mengatakan penangkapan Rizky Anggara Putra (25) di rumah kontrakannya Jalan ‎Yamin RT 01/RW 06, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi,‎ Jawa Barat pada Senin (6/11) lalu itu terkait jaringan Islamic State (IS).

”Saya tidak pernah memberikan pernyataan (soal ini) tapi muncul di media sosial katanya saya yang menyatakan. Densus 88 memang mengamankan seseorang tetapi motifnya tidak ada menyerang mana, saya tidak pernah menyatakan itu,” kata Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Kamis (9/11).

“Tidak ada yang mau menyerang, orang dia di Bekasi, kok (dikabarkan) akan menyerang ke Solo. Nggak ada itu. Jadi tolong rekan-rekan jangan berandai-andai, kita berangkat dari fakta dan data yang ada,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kini.co.id Rizky Anggara ditangkap karena terkait dengan kelompok Syamsudin Ubah dan Abu Nusaibah, pentolan IS di Bekasi yang lebih dulu ditangkap tim Densus 88 Mabes Polri.

Sepak terjang kelompok Syamsudin Ubah dan Abu Nusaibah sebenarnya terendus sejak Maret 2016 lalu, dimana ia secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada ISIS.

Sebelumnya ia bersama kelompoknya juga berbaiat dengan Al Bagdhadi di tahun 2013.[]

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...