Jumat, 19 Oktober 2018 | 17.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tanggapi Laporan Novanto, Saut: Tidak Hukuman Mati Kan?

Tanggapi Laporan Novanto, Saut: Tidak Hukuman Mati Kan?

Reporter : Restu Fadilah | Jumat, 10 November 2017 - 10:48 WIB

IMG-27786

Saut Situmorang. (kininews/ist)

Jakarta, kini.co.id – Saut Situmorang menjadi salah satu Pimpinan Komisi Penberantasan Korupsi (KPK) yang dibidik oleh Bareskrim Polri.

Dia dikaitkan dengan kasus dugaan surat oalsu pencegahan ke luar negeri terhadap Setya Novanto.

Saut mengaku tak gentar menghadapi proses hukum yang sedang dilakukan oleh Bareskrim.

Dia pun tak khawatir dengan ancaman hukum atas kasus dugaan yang sebelumnya dilayangkan oleh salah satu tim kuasa hukum Novanto.

Laporan itu saat ini sudah ditingkatkan ke penyidikan oleh Bareskrim Polri.‎

Saut berseloroh, hukuman pidana dalam kasus yang disangkakan kepada dirinya dan Ketua KPK Agus Rahardjo serta sejumlah penyidik lainnya itu tak sampai dihukum mati.

“Saya dilaporin, kalau dipenjara paling-paling dihukum berapa? dua tahun, ya tidak hukuman matikan,” katanya di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat, (9/11/2017).

Surat yang menjadi objek kasus itu berkaitan dengan permintaan pencegahan ke luar negeri (LN) untuk Setnov pada 2 Oktober 2017 lalu.

Dokumen itu dikirimkan KPK ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Terkait hal itu, Saut menegaskan tidak ada yang salah dalam prosedur permintaan pencegahan itu. Surat keimigrasian tersebut ditandatangani oleh Saut setelah mendapat persetujuan dari 4 pimpinan KPK lain.

“Ya sudah (sesuai prosedur) dong emang kita egaliternya disini jalan dan kemudian itukan pimpinan yang lain juga harus setuju gitu. Cumakan waktu itu pak Agus lagi di luar jadi yah saya tandatangankan begitu biasanya,” pungkas Saut.

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Jumat, 19 Oktober 2018 - 14:29 WIB

Ketua DPR Pastikan Insiden Peluru Nyasar Bukan Ulah Teroris

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan insiden peluru nyasar di beberapa ruang kerja anggota dewan tidak terkait dengan aksi ...
Hukum - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:51 WIB

Masa Tahanan Eks Dirut Pertamina Diperpanjang 40 Hari

Masa tahanan Eks Dirut PT Pertamina (Persero), Karen Galaila Agustiawan diperpanjang sampai 22 November 2018. Kejaksaan Agung melakukan perpanjangan masa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:39 WIB

DPR Sebut Pemasangan Kaca Anti Peluru Bisa Batal

Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Anton Sihombing mengatakan, wacana pemasangan kaca antipeluru di Gedung Nusantara I DPR bisa ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 13:30 WIB

Awas, Libatkan Anak Kampanye Politik Bisa Dipidana

Anak-anak tidak diperkenankan untuk terlibat dalam kegiatan politik. Jika para orangtua melibatkan anaknya dalam kegiatan politik seperti kampanye atau apapun, ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 12:06 WIB

Incar Kursi Wagub DKI, Gerindra-PKS Yakin Tetap Mesra

Sepeninggal Sandiaga Uno, kursi Wakil Gubernur DKI kini menjadi incaran. Adalah dua partai yakni PKS dan Gerindra yang kini masih ...
Politik - Jumat, 19 Oktober 2018 - 11:30 WIB

Resolusi Dunia Yang Lebih Aman, Damai, dan Berkeadilan di IPU 139

Delegasi Indonesia yang dipimpin Wakil Ketua DPR Agus Hermanto dan Fadli Zon, Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf dan Wakil Ketua ...