Senin, 26 Februari 2018 | 06.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Gelar IVA test gratis, NasDem tegas komitmen perjuangkan perempuan Indonesia

Gelar IVA test gratis, NasDem tegas komitmen perjuangkan perempuan Indonesia

Reporter : Bayu Putra | Jumat, 10 November 2017 - 11:28 WIB

IMG-27789

Irma Suryani, Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi NasDem. KiniNews/NasDem.

Jakarta, kini.co.id

Perempuan sangat rawan terhadap penyakit kanker terutama kanker serviks. International Agency for Research on Cancer (IARC, 2015), yang berada dibawah organisasi kesehatan dunia (WHO) mengatakan bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak terjadi pada perempuan.

Menyadari hal itu, diperlukan upaya-upaya pencegahan agar penyakit ini tidak terus menjadi pembunuh perempuan Indonesia.

Institute for Health Metric and Evaluation (IHME, 2017), Amerika Serikat, mencatat terjadi tren kenaikan kanker serviks sebagai penyebab kematian bagi perempuan Indonesia sejak tahun 1980-2016.

Perempuan Indonesia usia 25-65 tahun tercatat sebagai meninggal yang terus berjatuhan dari tahun ke tahun akibat kanker serviks. Usia 35-55 menjadi usia yang paling rawan terhadap kematian akibat penyakit ini. Karena itulah IHME, memberi skor 40 terhadap pencapaian SDG’s bidang kesehatan bagi Indonesia, dibawah Malaysia (66), Thailand (58), Filipina (48), dan sangat jauh tertinggal dari Singapura (87) walaupun sedikit lebih baik dari Kamboja (36).

Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan RI (2013) menyatakan 58 perempuan setiap harinya rata-rata terkena kanker serviks dan 26 perempuan di antaranya meninggal dunia.

Sedangkan berdasarkan data dari Badan Kesehatan Dunia (WHO, 2016), Indonesia menjadi negara kedua tertinggi dengan jumlah penderita kanker mulut rahim atau serviks tertinggi di dunia.

Berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara nasional 2016, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar, sementara di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya sekitar Rp87,1 miliar.

Besarnya pembiayaan perawatan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan ternyata tidak akan mencukupi menanggung beban biaya pasien kanker.

Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah yang dapat menekan peningkatan penderita kanker sebagai upaya preventif terhadap meningkatnya penderita kanker serviks bagi perempuan Indonesia.

Menyadari begitu besarnya bahaya kanker serviks, DPP Partai NasDem bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak bersama DPP Garnita Malahayati NasDem dalam rangka merayakan HUT Partai NasDem ke-6 menyelenggarakan kegiatan pemberian IVA Test gratis kepada 1000 kader perempuan Partai NasDem dan masyarakat umum.

“Kegiatan IVA Test ini dilaksanakan 2 (dua) hari di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat bekerja sama dengan Tim Medis dari RCC (Rotary Community Corps-Utami) pimpinan dokter Toni Sumartono Moerdijat,” ungkap Ketua DPP Partai NasDem Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak, Amelia Anggraini dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (10/11).

Irma Suryani, anggota Komisi IX DPR yang juga ketua DPP Garnita Malahayati NasDem menegaskan bahwa Partai NasDem, berkomitmen dalam pembangunan masyarakat Indonesia yang sehat tanpa diskriminatif untuk semua warga negara Indonesia.

“Ini merupakan wujud komitmen Partai NasDem dalam menjalankan nilai-nilai konstitusi terutama Pasal 28H dan Pasal 34 UUD 1945 terkait pemenuhan hak kesehatan kepada rakyat Indonesia,” ujarnya.

Partai NasDem berharap dari test IVA yang dilaksanakan ini dapat menstimulasi lebih banyak lembaga yang mau terlibat dalam upaya pencegahan kanker serviks di Indonesia melalui upaya deteksi dini.

Hal ini senada dengan temuan WHO dan lembaha kesehatan lainnya yang mengatakan bahwa upaya deteksi dini akan dapat mengurangi resiko kematian akibat kanker serviks.

Partai NasDem juga terus mendorong dan mengajak serta masyarakat untuk membudayakan prilaku hidup sehat dan melakuan pemeriksaan kesehatan secara berkala. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...